Secret Daddy

Secret Daddy
BC_ resepsi pernikahan


__ADS_3

hari bahagia milik Ema dan Leo pun datang, Ema sudah begitu cantik dengan gaun yang sudah di persiapkan, bahkan ballroom hotel Abraham sudah disulap bak pesta dansa Cinderella.


kedua pengantin datang dengan begitu elegan, Leo yang tampan dengan baju khas pangeran kerajaan serta Ema yang cantik dengan gaun warna biru.


Kirana cantik dalam balutan warna pink senada dengan putri kecilnya, sedang Ardi tampan dengan balutan jas.


Kevin dan Wanda juga serasi dengan gaun dan jas dengan warna yang sama, kini pengantin tengah berdansa.


"boleh minta perhatian sebentar," kata MC pada semua tamu.


"hari ini ada seseorang yang ingin memberi ucapan pada pasangan pengantin yang tengah berbahagia," tambah MC.


sebuah video di putar, terlihat Ema yang tengah bermain di pinggir sungai bersama ketiga temannya.


"mereka berteman sudah dari SD, SMP, bahkan kuliah mereka selalu bersama, bahkan mencintai tiga sahabat, dan mempunyai mimpi pernikahan yang sama.


tapi itu hanya mimpi pernikahan terjadi di Kirana dan Ardi ( foto resepsi megah Ardi dan Kirana ), tapi aku bahkan melukai wanita yang mencintai ku begitu tulus.


maaf Ema aku mematahkan dan melukai mu, aku yakin Leo akan menjadi suami yang baik untukmu. ( foto prewedding dari Leo dan Ema terpampang nyata.)


dan untuk Kevin maaf aku membuat gadis yang mencintai menikah dengan rekan bisnis kami.( foto ijab qobul dari Ema dan Waleed)


selamat atas pernikahan kalian ini dia terbaik untuk kalian semoga pernikahan kalian selalu di beri perlindungan Tuhan dan kebahagiaan.


maaf aku telah melukai kalian semua, sekarang aku sudah bahagia dengan kehidupan kami jauh dari kalian semua, sekali lagi maafkan aku atas segalanya..


Alex Anggara dan intan Anggara..." isi video yang di putar.


Ardi memeluk pinggang Kirana yang mengendong putri mereka, Ema memeluk Leo, sedang Kevin mengenggam tangan Wanda.


"terima kasih kau telah memberi kekuatan padaku untuk menghadapi semu ini," kata Kevin.


"tentu mas, aku akan selalu mengenggam tangan mu dan membantu mu bangkit saat kau terjatuh," kata Wanda.


semu sedang larut dalam pesta, saat sebuah pesawat Boeing pribadi mendarat di bandara Halim.


pengawalan super ketat karena rombongan seseorang yang tak ingin istrinya lecet sedikitpun.


karna hari makin malam Andhara sudah di bawa ke kamar bersama kedua pengasuhnya. ya mereka menginap di hotel karena Ardi pemiliknya.


"Daddy seperti nya Rika dan suami tak hadir di pesta Ema.." lirih Kirana.


"mungkin mereka sibuk sayang, mau gimana lagi," jawab Ardi.


"mau menyumbang lagu?" tanya Kevin.


" tapi kalian bertiga yang harus mengiringi, kalau ya aku mau," jawab Kirana.


" tentu, ayo," ajak Wanda.

__ADS_1


kini keempat orang itu pun naik ke atas panggung, Ardi sudah dengan gitar di tangannya, Kirana mengambil biola, Kevin di bagian drum dan Wanda di piano.


"selamat malam semua, kami ingin menyumbangkan lagu untuk sahabat kami yang tengah berbahagia," kata Kirana.


mereka pun mulai memainkan lagu Sempurna milik Andra and the backbone, serta lagu perfect.


setelah lagu selesai semu orang bertepuk tangan, saat Kirana menghampiri Ema dan memeluknya, begitu pun Ardi yang memeluk Leo.


tak di sangka rombongan spesial itu datang dengan pengawalan super ketat, hakim membuka pintu mobil untuk Waleed dan Rika.


bahkan mereka begitu serasi dengan gaun dan jas berwarna maroon. hakim dan Diana berjalan di belakang Waleed dan Rika.


"selamat menempuh hidup baru sahabat ku," kata Rika.


mendengar ucapan itu Kirana dan Ema melepas pelukan mereka dan menoleh ke arah asal suara.


refleks Kirana dan Ema menutup mulut mereka melihat Rika yang datang bersama suaminya.


Rika melihat Waleed dan mengangguk, refleks Rika pun berlari menuju kearah kedua sahabatnya itu begitupun Ema dan Kirana.


kini ketiganya pun berpelukan sambil menangis karena sudah hampir sebulan lebih ini tak bisa bertemu.


"sayang aku merindukan kalian," kata Rika sambil menangis.


"aku juga sayang, kau bahkan tidak bisa di hubungi maupun di lacak," kata Kirana sambil terus menangis.


" kau gadis lucu Ema, sahabat selamanya," kata Rika mengulurkan.


"sahabat selamanya,"jawab Kirana dan Ema menumpuk tangan mereka.


"aduh kalian bertiga berhenti berdrama oke, dan Rika kau tak ingin mengenalkan kami pada suamimu?" kata Ardi yang mendekat kearah Kirana, begitupun Leo yang berdiri di samping Ema.


" tentu, kalian harus kenal suamiku," kata Rika yang menghampiri Waleed dan mengandengnya.


kini Rika sudah tersenyum begitupun Waleed, kini mereka berdiri berhadapan.


"perkenalkan ini suamiku, namanya Abdullah Al Waleed," kata Rika.


"senang bertemu dengan anda tuan Ardinata dan tuan Aditama," kata Waleed mengulurkan tangan nya.


"kami yang tersanjung bisa berkenalan dengan anda tuan Waleed," kata Ardi yang menjabat tangan Waleed bergantian dengan Leo.


Rika menoleh dan mendapati Kevin yang tengah bersama Wanda bahkan Wanda mengenggam tangan Kevin memberi kekuatan pada lelaki itu.


Kirana pun tersenyum dan memanggil Wanda, Kevin pun terpaksa mengikuti Wanda dan kini mereka bergabung bersama.


Waleed bahkan memeluk Kevin saat bertemu, Ardi dan Leo kaget melihat Waleed yang memeluk Kevin.


"terima kasih sudah menjaga Rika selam ini, dan maaf aku yang memilikinya saat ini," kata Waleed saat memeluk Kevin.

__ADS_1


"berarti Rika jodohmu tuan, dan tolong jangan buat dia menangis lagi, sekarang aku harap kau bisa membuatnya selalu bahagia," kata Kevin.


"tentu," jawab Waleed.


malam itu resepsi paling indah, karena kedatangan Rika dan suami, bahkan Waleed mudah sekali akrap dengan Ardi dan Leo yang sesama pengusaha.


sedang Kevin dan Wanda bersama hakim. dan Diana, dan jangan di tanya di mana tiga gadis itu yang tengah mempersiapkan kejutan untuk para suami mereka.


undangan sudah berangsur pulang, tinggallah mereka berenam dan orkestra, serta para pengawal bertugas mengamankan acara khusus itu.


awalnya lampu sedikit di redup kan, orkestra mulai memainkan lagu dansa salsa, dan tiga pria itu di hampiri seorang guru penari dari tiga gadis itu.


"maaf tuan bisakah kalian bertiga berdiri di lantai dansa," tanya guru itu.


"tentu," jawab Ardi yang mengikuti guru dansa itu.


mereka tepat berdiri di lantai dansa saat tiga orang gadis keluar dengan mengunakan topeng.


tak lama tiga orang gadis itu menari di depan para pria, tak lama mereka pun mengajak tiga pria itu berdansa.


keinginan mereka terkabul dengan dengan mengadakan pesta dansa bersama dengan suami mereka, malam itu menjadi malam terindah bagi mereka semua.


Kirana bahagia bersama Ardi dan putri kecilnya.


Rika bahagia bersama Waleed suaminya.


Ema bahagia bisa bersama Leo yang menjadi suaminya saat ini.


"terima kasih sudah hadir di hidupku, dan terima kasih sudah mengubahku menjadi pribadi yang makin baik," kata Ardi pada Kirana.


"aku yang bersyukur pada Alloh telah mengirim Daddy yang begitu bik untuk ku, bahkan aku tak menyangka hidup ku bisa sebahagia ini menjadi istrimu Daddy. I LOVE YOU DADDY .." kata Kirana.


kini mereka bertiga berciuman dengan pasangan masing masing. dan turunlah taburan kelopak bunga mawar merah...


.


.


.


.


.


.


.


Tamat.... sampai jumpa di novel selanjutnya.

__ADS_1


__ADS_2