
Ardi masih memeluk Kirana. Ardi mengendong Kirana dan menidurkannya ke kamar lain karena kamar mereka akan di bersihkan.
setelah Kirana tenang dan tertidur, Ardi memilih ke ruang kerja bersama Kevin. ternyata Kevin masih mencoba menghentikan berita yg tersebar.
tapi tak mudah karena berita itu menjadi hotline di semua surat kabar online. Ardi geram karena berita bohong itu.
" Kevin kita ikuti alur permainan mereka." kata Ardi.
" tapi tuan bagaimana dengan nona muda. dengan kondisinya yg seperti itu." jawab Kevin.
" aku tau tapi kita tak punya pilihan lain Kevin." jawab Ardi frustasi.
sedang Kirana terbangun dan tak mendapati Ardi di sampingnya. tiba tiba Kirana menangis kembali. dia kira Ardi sudah pergi bersama wanita itu.
Ardi yg baru masuk kaget melihat Kirana yg menangis. Ardi langsung berlari memeluknya.
" sayang.. tenang Daddy di sini." kata ardi.
" Daddy.. Daddy jangan tinggalkan aku. aku tak tak bisa hidup tanpa mu.. ku mohon." kata Kirana memeluk Ardi.
" tenang sayang, Daddy akan selalu bersamamu. tapi Daddy ada sesuatu yg harus kamu ketahui." kata Ardi.
" apa Daddy.?" tanya Kirana.
" bolehkah Daddy mengikuti sua alur orang yg ingin melihat kita bertengkar dan menjatuhkan ku?." tanya Ardi.
" tapi mohon jaga dirimu Daddy. dan aku akan selalu mencoba membantumu dan mempercayaimu." kata Kirana.
" aku tau kamu sangat kehilangan putri kita. tapi percayalah suatu saat kita akan memiliki anak lagi. dan selalu ingat cintaku hanya untukmu." kaya Ardi.
" aku tau. maafkan aku yg sempat jadi lemah, sesaat aku lupa siapa suamiku dan aku harus kuat untuk berdiri di samping suamiku dan mengenggam tangan nya." kata Kirana.
" terima kasih atas pengertiannya, aku tau aku bukan suami yg sempurna." kata Ardi menangis di pangkuan Kirana.
Kirana ikut sedih melihat semua masalah yg menimpa suaminya itu, Kirana tak menyangka Ardi yg terkenal dengan sikapnya yang kejam. dingin dan arogan bisa menangis di pangkuan Kirana.
Kirana mengangkat wajah Ardi dan menyatukan kedua kening mereka. seakan menyalurkan semangat untuk kekuatan cinta mereka dalam menghadapi kemelut di rumah tangga mereka.
"aku mencintaimu. aku akan kuat mendampingi mu. aku harus kuat bersama mu. aku harus kuat untuk berdiri bersama seorang Ardinata Abraham as Shiddiq." kata Kirana tersenyum seraya menghapus air mata Ardi.
" aku mencintaimu Kirana Margaretha Abraham." kata Ardi
mereka pun berciuman dengan mesra. bahkan Ardi sudah tak bisa menahan hasrat nya pada Kirana.
akhirnya Ardi menyentuh Kirana setelah sekian lama. mereka menikmati permainan panas mereka. bahkan Ardi tak bisa berhenti menyentuh Kirana.
mereka pun menyelesaikan kegiatan panas mereka dengan saling berpelukan. bahkan Ardi sekarang bahkan memiliki kekuatan dari Kirana.
" kau siap bermain sayang." tanya Ardi sambil memeluk tubuh telanjang Kirana.
__ADS_1
" tentu Daddy. dan aku akan mengikuti semua permainan yg Daddy lakukan." kata Kirana.
"gadis pintar, apa aku boleh minta lagi." kata Ardi.
" hu.. Daddy aku lelah, Daddy bahkan tak memberiku istirahat tadi." kata Kirana mengerucutkan bibirnya.
" maaf kan Daddy sayang." kata Ardi mencium bibir Kirana.
kini dua orang itu sedang istirahat menikmati waktu sore mereka. sedang Kevin baru menerima sebuah pesan dari nomer yg tak di kenalnya.
ternyata Kevin menerima sebuah video tentang sebuah rencana yg di gunakan untuk menghancurkan keluarga Ardi.
Kevin mengetahui siapa gadis di video itu tapi wajah pria itu tertutup masker. tapi Kevin sempat melihat tatto di leher kiri dari pria itu.
Kevin menyimpan bukti itu. Kevin mencoba menyuruh anak buahnya untuk melacak siapa pengirim video itu tapi tak bisa.
Kevin yakin jika mendapat bantuan entah siapa, tapi itu membuat pekerjaan nya sedikit terbantu.
saat tengah tertidur Ardi mendapat sebuah panggilan telpon dari Alea yg tiba tiba menelponnya.
" ada apa Daddy?." tanya Kirana yg ikut terganggu karena telpon milik Ardi.
" ini Alea menelpon ku, tapi sepertinya ada yg aneh." jawab Ardi tetap memeluk Kirana.
" rekam saja Daddy pembicaraan kalian." kata Kirana.
Ardi pun menuruti perkataan Kirana, dan benar saja baru di angkat sudah terdengar suara tangisan dari Alea. Ardi merasa binggung.
" tuan Ardi tolong bantu aku, aku tengah berada dalam masalah." kata Alea.
" kenapa kau menelpon ku, kau bisa menelpon ayah mu atau anak buahnya." jawab Ardi cuek.
" aku mohon.. nomer telpon mereka tak ada yg aktif." kata Alea.
" kamu di mana, buat aku menyusulmu." kata Ardi mematikan telpon dan melihat Kirana yg memainkan jarinya di dada Ardi.
" kenapa Hem. kamu berubah pikiran?." tanya Ardi.
" entah aku hanya tak suka Daddy berbicara dengan wanita lain." jawab Kirana.
" kau cemburu Hem.." kata Ardi.
" enggak. udah sana cepet biar kita tau apa maksud semua ini." kata Kirana.
" tapi bagaimana aku pergi kau bahkan terus memelukku seperti ini." kata Ardi.
Kirana pun melepas pelukannya pada Ardi. kini Ardi mandi, begitupun Kirana yg memilih mandi di kamar milik mereka.
Kirana selesai terlebih dahulu. ternyata di bawah masih ada Rika dan Ema yg sedang berbincang dengan Wulan dan Sandra.
__ADS_1
" mau kemana Kirana?." tanya Sandra.
" emm.. ada urusan dengan dua gadis ini dulu ya ma dan aunty. nanti kalau Daddy mencarimu bilang kami mau main ke rumah ema." kata Kirana sambil menyeret dia sahabatnya itu.
setelah tiga gadis itu berpamitan. kini giliran Ardi yg datang dan menanyakan Kirana, setelah itu dia berpamitan pada sang mama.
Kevin akan mengawasi dari jauh sedang Ardi yg menghampiri Alea sendiri di tempat yg di beritahu oleh alea tadi.
sedang kini tiga gadis itu juga sudah bersiap terlebih dahulu dengan mengambil motor milik Alex di rumah Rika.
tiga gadis itu menyamar dengan menggunakan motor sport, bahkan mereka juga dengan senang hati membantu Kirana.
Ardi sampai di sebuah taman yg sepi, terlihat Alea tengah menangis di sana, Ardi menghampiri gadis itu.
" kenapa kau menangis di sini?." tanya Ardi.
tanpa menjawab Alea langsung memeluk Ardi dengan Isak tangis. tak di duga mereka sudah di rekam oleh seorang wartawan.
" aku di aniaya oleh kekasihku." kata Alea.
" terus kenapa kau mencarimu dan bukan ayahmu." jawab Ardi yg bahkan tak membalas pelukan itu.
" aku tak ingin membuat ayah ku sakit dengan melihatku seperti ini. karena beliau sedang ada di luar negri untuk pengobatan jantung nya." jawab Alea.
saat itu Kirana datang dengan mengunakan masker dan langsung menampar pipi Alea dengan keras.
Ardi kaget dengan kedatangan Kirana yg mengunakan masker dan menggerai rambut panjangnya.
" dasar wanita tak tau malu, berani kau menggoda suamiku. dasar kau perempuan menjijikan. dan kamu mas kenapa kau mau saja di peluk seperti tadi." kata Kirana.
" sayang kau salah paham. ini bukan seperti itu." kaya Ardi.
" kenapa kau tak mengakuinya kalau kau sudah kecewa dengan istrimu ini.. dan lebih memilihku." kata Alea.
Ardi pun geram. sedang di sebuah mobil ada seseorang yg tersenyum melihat pertengkaran antara tiga orang itu. bahkan dia tak menyangka jika Kirana akan melihat semua itu sendiri.
" kehancuran mu di mulai saat ini Ardinata, kau akan merasakan bagaimana rasanya di tinggalkan dan di buang oleh orang yg kau kasihi seperti ku dulu." gumam Bram.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
mohon dukungannya ya dengan cara vote like dan komen 😘😍😘😍 terima kasih