Secret Daddy

Secret Daddy
depresi..


__ADS_3

tanpa di ketahui Kirana, Ardi sudah pulang dari urusannya di kantor cabang. bahkan Ardi tak memberi tahu gadis itu.


saat istirahat ospek tanpa di duga Hiro menghampiri Kirana. dan itu menarik semua mata mahasiswa baru.


" selamat siang nona.." sapa Hiro yg menghampiri Kirana.


" siang, eh om Hiro kenapa kemari, apa ada masalah di perusahaan?." tanya Kirana binggung.


" tidak nona, aku hanya ingin meminjam mobil mu karena bos memerintahkan untuk Mengganti mobil milikmu." jawab Hiro.


" Apa.. kenapa ingin Mengganti mobil itu?."tanya Kirana mengejutkan semua teman nya dengan suaranya.


" maaf sepertinya bos ingin memberikan mobil baru dan lebih baik dari mobil itu." jawab Hiro.


" om Hiro.. itu mobil baru dua hari aku pakai masak udah di ganti aja, DADDY.." teriak Kirana sambil menghentakkan kakinya.


" ha-ha-ha.. sabar kali nona muda, maklum Daddy mu punya banyak uang." jawab Rika.


" ahh.. terserah ini bawa sana, asal nanti kamu harus menjemputku.awas aja sampai telat nanti potong gaji.." kata Kirana mengancam Hiro.


" baik nona. kalau begitu saya permisi." kata Hiro sambil membawa mobil milik Kirana pulang.


" ya elah nona muda jangan cemberut seperti ini.. pasti kamu dapat ganti yg lebih, seperti Lamborgini terbaru mungkin atau mungkin Limosin.." kata Rika.


" au ah.." jawab Kirana cemberut. sedang Ema sibuk dengan urusan cemilannya.


Kirana yg kesal dengan keadaannya pun memutuskan menyendiri di bawah sebuah pohon.


tak di duga ada sebuah pesan dari nomer tak di kenal. lagi lagi pesan teror dan juga foto tak jelas.


Kirana Hanya melihatnya sekilas. ia tau tak mungkin Ardi berbuat seperti itu. tapi yg tak habis pikir adalah wanita yg ada di foto itu.


" apa ini.. apa Daddy tak mencintaiku hingga dia terus bertemu wanita itu, bahkan di setiap kunjungan Daddy ke luar negri. tapi aku harus percaya dengan cintaku." batin Kirana.


kini Kirana sedang memejamkan mata sambil menikmati hembusan angin. tanpa Kirana sadari air matanya menetes.


" apa yg kamu sembunyikan dari kami?." tanya Rika yg sampai di samping Kirana.


" tidak ada." kata Kirana menghapus air matanya.


" apa kamu sudah tak menganggap kami ini Kirana, kita bersahabat bahkan dari SD. aku mohon jangan sembunyikan apapun." kata Ema.


" aku harus mulai dari mana. aku bahkan juga binggung dengan hatiku dan juga semua ini." kata Kirana.


" apa maksud mu?." tanya Rika.


" kalian tau jika setelah kejadian itu aku terpuruk, bahkan hidupku tak tenang terus kepikiran tentang bayi ku, tapi aku terus mendapat teror yg menyakitiku.." kata Kirana mulai menangis.


" apa itu?." tanya Sandra yg baru datang menghampiri ketiga gadis itu.

__ADS_1


" aunty kapan datang?." tanya Kirana kaget melihat sosok Sandra yg baru datang.


" jawab Kirana." bentak Sandra.


bukan menjawab Kirana malah menangis histeris dan memeluk Sandra. Kirana tak sanggup menghadapi semua ini sendiri. apalagi kehilangan bayinya juga memperburuk kondisi psikis nya.


" papa.. bisakah meminta izin untuk Kirana pulang." kata Sandra pada sandi.


" baiklah. dan kak dia kedalam mobil.." kata sandi.


" kalian berdua ikut pulang juga."perintah Sandra.


" baik aunty." jawab Rika dan Ema.


kini dua gadis itu juga pulang karena sandi sudah meminta izin pada rektor dan pelaksana ospek.


Kirana baru sedikit tenang dan terus melihat kearah luar jendela mobil yg sedang berjalan. Sandra juga binggung dengan sikap Kirana yg sering berubah.


bahkan gadis yg dulu begitu riang, kini seakan hilang dan berganti dengan gadis yg pendiam dan juga cenderung tertutup.


mobil milik sandi dan Sandra sudah memasuki area rumah besar Ardi, begitupun kedua mobil yg di belakangnya.


tak di duga Kirana langsung turun dan berlari menuju kamarnya. bahkan keberadaan Ardi dan semuanya seakan tak berpengaruh pada gadis itu.


" Kirana..." panggil Sandra


BRAK.. terdengar suara pintu di banting keras. Kirana melampiaskan keputus asaan nya dengan membuang semu barang di kamarnya .


" entah bang. aku juga tak mengerti. tapi tadi aku dengar dia sedang binggung dengan hatinya. dan juga teror yg sempat aku dengar." jawab Sandra.


Ardi langsung bergegas menemui Kirana yg ada di dalam kamar. tanpa di duga Kevin dan Edi sesuatu terjadi. berita online bermunculan tentang kedekatan Ardi dengan sosok wanita. karena Ardi yg masih menyembunyikan pernikahannya.


dok.. dok.. dok.. Ardi terus mengendor pintu kamar miliknya.


" Kirana buka pintu nya.. Daddy mohon.." kata Ardi memohon.


tak ada sautan dari dalam bahkan Kirana sedang meringkuk di lantai sambil menangis.


di bawah tangan Ema bergetar kaget saat melihat berita online. dan menunjukkan pada Rika.


" APA INI.." teriak Rika.


" ada apa.?."tanya Kevin merebut ponsel Ema.


" Sialan.. mereka mulai bergerak ternyata.." gumam Kevin.


kini Kevin menghampiri Ardi yg masih berusaha membujuk Kirana. Kevin membisikkan tentang berita yg berisi tentang kedekatan Ardi dengan wanita yg di duga kekasih nya.


Ardi pun melihat berita itu pun begitu marah karena berita bohong dan mengatakan jika dia punya kekasih misterius bahkan terlihat keluar dari hotel yg sama.

__ADS_1


bukan hanya di Australia bahkan di Jerman. Ardi yakin jika berita itu yg membuat Kirana seperti ini.


" bantu aku mendobrak pintu ini." kata Ardi.


" tapi tuan. kau akan terluka." kata Kevin.


" bantu aku atau aku yg akan menyakitimu." bentak Ardi.


kini Kevin dan Ardi mendobrak pintu kamar. satu kali belum bisa, dua kali juga belum hingga usaha ketiga berhasil.


kini Ardi kaget melihat Kirana yg sudah menangis dan meringkuk di lantai. bahkan kamar itu begitu berantakan. Ardi menghampiri Kirana.


sedang Kevin langsung meminta orang kepercayaan nya untuk menekan semua gosip yg telah tersebar. dan meminta Leo melacak semuanya.


" sayang apa yg terjadi?." tanya Ardi.


" pergi.. pergi.. jangan menyentuhku.. aku membencimu.. pergi dengan wanita itu.." kata Kirana terus mendorong Ardi yg memeluknya.


" apa yg kau katakan. aku hanya mencintaimu itu berita bohong sayang." kata Ardi.


" aku tau aku wanita yg lemah bahkan bayiku saja mati." kata Kirana menangis histeris.


" sayang berhenti menyalahkan dirimu. ini semua takdir tuhan." kata Ardi.


" aku ibu yang buruk. dan juga istri yg tak berguna." kata Kirana.


" apa yang kau katakan." tanya Ardi binggung.


Kirana menangis di pelukan Ardi. tak lama ponsel Kirana berbunyi, Ardi mengangkatnya dan terdengar suara tawa seorang wanita.


" lihat kan nona, sebentar lagi suamimu akan meninggalkan mu gadis pembawa sial dan juga istri tak berguna, dia akan bersamaku, kau lihat saja bahkan dia sudah menikmati malam bersamaku." kata seorang wanita di sebrang sana.


setelah itu telpon terputus. bahkan Ardi di buat binggung. tak lama ponsel Kirana mendapat pesan sebuah gambar Ardi sedang memeluk seorang wanita.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


mohon dukungannya ya dengan cara vote like dan komen 😘😍😘😍 terima kasih


__ADS_2