
sesuai perkataan Ardi kemarin malam... hari ini rumah milik Ardi sudah di sulap dengan dekorasi yg begitu indah tapi minimalis...
Ardi sengaja memerintahkan para pegawai wo menghias dengan berbagai bunga mawar dan juga lili..
acara akad nikah akan di lakukan pada sore hari.. semua begitu mudah bahkan dalam berkas pernikahan karena dengan uang semua lancar..
Kevin juga sudah menyiapkan keamanan yg begitu ketat.. bahkan para awak media tak di perbolehkan masuk ke area perumahan..
Ardi hanya ingin saudara dan teman terdekat yg hadir dan juga beberapa investor... Ardi tak ingin ada kesalahan sedikitpun dalam acara itu..
kini Kirana sedang berbincang dengan Sandra dan Wulan.. karena mereka sedang melakukan perawatan...
" Kirana.. gaun pengantin mu sudah datang lah belum..." tanya Sandra..
" belum aunty... kata Daddy akan datang nanti siang..." jawab Kirana..
" ya Tuhan... aku tak sanggup menghadapi sikap putra mu sayang..." kata sandi yg masuk ke kamar Kirana...
" kenapa pa.." tanya Wulan..
" Ardi masih sibuk bekerja di ruang kerjanya.. padahal aku menyuruhnya untuk menyiapkan semuanya..." kata sandi yg duduk di samping istrinya..
" ya.. mau gimana lagi.. dia menuruni sikap mu papa.... apa sudah lupa dengan pernikahan kita yg hampir gagal karena kamu belum datang di detik detik terakhir..." kata Wulan tersenyum..
" ya kau benar sayang..." jawab sandi...
Kirana merasa bahagia bisa menjadi bagian dari keluarga as Shiddiq.. Kirana di terima begitu baik...
tok.. tok.. tok...
" maaf tuan.. nona.. gaun pengantin anda sudah datang..." kata pak Kim..
" benar kah... suruh bawa masuk pak..." kata Sandra excited...
" hei itu gaun Kirana... bukan milikmu.. kenapa kau yg begitu senang..." tanya sandi..
" aku ingin tau pa.. bagaimana gaun pilihan bang Ardi... dan itu harus wow dong.." jawab Sandra...
" ya kau benar... itu harus gaun terbaik...." jawab Wulan...
tak lama orang butik yg membawa gaun Kirana masuk sambil membawa sebuah kotak yg cukup besar..
saat kotak di buka.. semua orang kagum. dengan gaun berwarna putih itu yg begitu indah..
(photo by Google...)
" wow.. itu begitu indah..." kata Sandra..
Kirana hanya terdiam.. Ardi ternyata menemukan sketsa yg pernah ia buat.. dan sekarang benar benar mewujudkan gaun impiannya...
" maaf nona.. ini juga ada tiara dari tuan... silahkan di lihat.." kata orang butik...
__ADS_1
Kirana menerima kotak bludru berwarna biru itu.. dan saat membuka itu Kirana melihat sebuah mahkota yg begitu indah dari Swarovski...
Sandra kaget melihat mahkota itu yg bertabur Swarovski dan juga batu safir biru.. Wulan tersenyum melihat itu...
" wah.. Abang benar benar mau menjadikan mu ratu sehari Kirana... bahkan ini ada mahkota yg di pesan khusus dan juga berliannya di potong secara khusus.." kata Sandra..
" tapi aunty.. aku merasa tak pantas memakai ini semua..." kata Kirana...
" sayang... ini adalah bentuk cinta Ardi yg ingin melihatmu sempurna di hari pernikahan kalian... jadi kamu harus tampil dengan sempurna oke..." kata Wulan mengelus rambut Kirana..
" benar kata mama... jadi sekarang papa keluar karena kami akan bersiap untuk pernikahan... dan papa gunakan jas yg sama dengan bang Ardan..." kata Sandra..
" iya iya.. kau cerewet sekali... bye mama.. aku tunggu di kamar untuk menyiapkan suami tampan mu ini..." kata sandi mencium kening Wulan..
" papa... jangan membuatku iri..." teriak Sandra yg tak terima melihat kemesraan dari orang tuanya...
Wulan pun pamit untuk membantu sandi dan bersiap.. Sandra dan Kirana sudah bersiap di dandani oleh MUA yg khusus di datangkan Ardi..
" aunty... aku tak mau rambutku di sanggul..." kata Kirana..
" Yeni jangan sanggul rambutnya.. kau bisa membuat kejutan kan..." perintah Sandra .
" tenang atuh nona... jari Yeni pasti buat keajaiban.." kata MUA yg seorang pria melambai itu..
" ya aku yakin itu Yono..." kata Sandra tertawa..
" nona... nama ku Yeni... bukan Yono oke... Yeni... Y.. E.. N.. I.. yeniiiiii...." kata MUA itu mengeja namanya..
" iya iya maaf.. begitu saja kau marah... hahaha..." tawa Sandra...
Kirana sudah selesai di make up.. begitupun Sandra yg juga sudah terlihat cantik dengan gaun berwarna pink yg sama dengan Wulan dan juga istri Ardan...
" sayang.. kami datang.." kata Ema dan Rika..
" wah.. duo rusuh datang... kalian jangan membuat make up Kirana rusak ya.." ancam Sandra
" oke aunty... kami hanya ingin berbincang dengan mempelai perempuan..." kata Ema..
" baiklah.. aunty akan ke bawah karena sebentar lagi acara akan di mulai..." kata Sandra..
" oke aunty..." jawab Ema dan Rika...
Sandra meninggalkan Kirana bersama dua gadis yg juga sudah cantik dengan gaun berwarna ungu yg dikirimkan oleh Ardi..
" kau begitu cantik... " puji Ema..
" terima kasih.. aku begitu gugup..." kata Kirana..
" tenang nona.. kau begitu sempurna.. dan bisa membuat semua orang terpukau akan hal itu.." kata Yeni..
" kau berlebihan..." jawab Kirana..
di bawah sua orang sudah duduk menunggu acara di mulai.. panggilan Skype juga sudah terhubung dengan Arka, James. dan juga Edward.. mereka tak bisa hadir karena sedang berada di luar negri dan pernikahan juga mendadak...
__ADS_1
penghulu sudah hadir di depan Ardi.. Ardi sudah tampan dengan setelan jas berwarna putih... Ardi terus menarik nafas untuk mengurangi kegugupan nya..
Farid Ali dayang sebagai saksi dari pihak Kirana dan Zain datang sebagai saksi dari pihak Ardi...
" semuanya sudah siap.. mari kita mulai akad nikahnya..." kata penghulu menjabat tangan Ardi..
penghulu mengucapkan kalimat akad dan Ardi langsung menjawabnya dengan satu tarikan nafas..
" bagaimana para saksi..." tanya penghulu..
"sah..." jawan para saksi bersama..
ust. Haris Maulana memimpin doa.. dan kini Sandra dan istri Ardan membawa Kirana turun dengan lift..
semua orang takjub melihat kecantikan Kirana yg terbalut gaun pengantin yg begitu indah.. Ema dan Rika mengikuti di belakang..
Ema duduk di samping Alex dan Rika di spring Kevin.. kini Sandra mendudukkan Kirana di samping Adi yg sudah sah menjadi suaminya..
Ardi membacakan doa dan mencium kening Kirana.. kemudian acara berlanjut mulai dari sungkeman dan juga acara resepsi pernikahan yg di adakan di taman rumah..
acara begitu santai karena Ardi memilih pesta taman.. mereka juga tak mengunakan pelaminan agar suasana terasa akrab.. tapi pesta juga tak kalah mewah dan juga meriah...
semua tamu memuji kecantikan Kirana dan juga Ardi yg terlihat begitu serasi.. Ardi terus mengandeng Kirana dan mengenalkan nya pada semua teman dan juga investor..
Sandra menghampiri Kardi dan Kirana... Sandra membisikkan sesuatu pada Ardi agar bisa mengajak Kirana beristirahat..
Ardi pun mengangguk dia tau kondisi Kirana mungkin juga lelah.. apalagi juga sedang kondisi hamil seperti ini...
.
.
.
.
.
.
.
.
.
..
.
.
.
__ADS_1
mohon dukungannya ya dengan cara vote like dan komen 😘😍😘😍😘 terima kasih