Secret Daddy

Secret Daddy
keberangkatan ardi


__ADS_3

kini Ardi sedang menemani Kirana yg makan sate yg di belikan oleh Ardi.. Kirana makan sambil menonton film horor kesukaannya..


Ardi sendiri sedang kepikiran dengan kata kata yg di ungkapkan oleh Alea tentang seseorang yang ingin merebut Kirana..


" Daddy kenapa melamun begitu.." tanya Kirana..


" Hem... oh Daddy cuma kepikiran bagaimana bisa tidur tanpa memeluk wanita yg ku cintai ini.." bohong Ardi..


" kalau begitu jangan lama lama di luar negerinya.. aku juga tak bisa berpisah lama dari Daddy..." jawab Kirana..


" iya mommy... dan ayo tidur.. itu satenya juga sudah habiskan..." kata Ardi..


" baiklah..." jawab Kirana...


tadi Kirana sudah di bantu mama mertuanya untuk menyiapkan semua pakaian Ardi yg akan di bawa ke Australia..


kini mereka tidur saling berpelukan.. sedang Leo terus mengawasi semua pergerakan dari perusahaan Shiddiq Grub maupun ASG internasional..


Leo tau jika ada sesuatu yg tak beres dengan pergerakan saham milik Shiddiq Grub.. seperti ada seseorang yg sengaja mengacaukan sistem..


Leo langsung menghubungi Kevin.. karena dia tak ingin berurusan dengan Ardi.. setelah dua kali panggilan akhirnya Kevin mengangkat telpon dari Leo..


" hallo Kevin..." kata Leo..


" malam Leo.. ada apa hingga kau menghubungiku malam malam begini.." tanya Kevin..


" aku melihat kejanggalan pada sistem milik perusahaan mu.. bahkan saham kalian turun meski tak signifikan.. tapi aku takut itu bisa mempengaruhi perusahaan Shiddiq Grub yg ada di luar negri..." kata Leo..


" baiklah.. biar tim keamanan IT perusahaan ku yg bergerak.. mungkin itu berurusan dengan cabang yg ada di Australia yg tengah bermasalah akibat korupsi." kata Kevin..


" baiklah.. jika kau membutuhkan sesuatu aku bisa membantu.. jangan sungkan sungkan..." pesan Leo..


" baiklah Leo.. terima kasih..." jawab Kevin seraya menutup telponnya...


kini Kevin pun tak melanjutkan tidurnya meski di jam dindingnya tertera jam 2 pagi.. Kevin memilih melihat keadaan keamanan yg di maksud Leo..


Kevin langsung memerintahkan anak buah kepercayaan nya untuk mengatasi semua masalah ini..


Kevin tak kan membiarkan perusahaan yg menaunginya bermasalah.. Kevin juga menyiapkan semua anak buah nya untuk mencari dalang dari semua yg terjadi dan yg mencoba menghancurkan Ardi dan juga kelurganya..


Kevin mendapat kabar jika masalah IT sudah terselesaikan.. kini tinggal mencari pelaku yg berani menantang Shiddiq Grub di bawah kepemimpinan seorang Ardinata Abraham as Shiddiq...


pukul 4.30 pagi Kirana bangun dan menuju ke kamar mandi.. tapi dia terkejut saat dia mengalami flek.. tapi Kirana tak merasakan apapun..


Kirana menyimpan itu sendiri karena tak mungkin memberitahu Ardi karena Kirana tak ingin membuat Ardi membatalkan kepergian nya hanya karena masalah ini...


Kirana segera mandi dan berganti pakaian dan turun.. di dapur Kirana sudah melihat sang mama mertua sudah sibuk membuat sarapan untuk merek semua...


" pagi mama..." sapa Kirana..


" wah.. pagi sayang..." jawab Wulan tersenyum..


" mama masak apa ini.. kok seperti nya begitu enak..." tanya Kirana...


" ini mama buat rendang dan sayur sehat untuk mu.." kata Wulan..

__ADS_1


" aku sedang ingin makan salad sayur ma.. dan lagi tak ingin memakan sayuran yg di masak..." jawab Kirana


" untuk belum mama masak.. baiklah hari ini mama akan buatkan permintaan menantu ku dan juga calon cucu ku ini..." kata Wulan mengelus perut Kirana..


" terima kasih ma.. sudah mau ku repotkan..." jawab Kirana...


" kenapa ngomong seperti itu... mama kan juga orang tua mu sayang.. jadi mama tak merasa di repotkan kok.. karena mama juga suka melakukannya..." jawab Wulan..


" terima kasih ma..." jawab Kirana sambil memeluk Wulan..


" aduh.. kok jadi Melo gini sih... sekarang kamu jalan jalan biar di temani oleh ayu dan Tyas.. tapi jangan capek ya.." perintah Wulan..


" baik ma..." kata Kirana berjalan menuju ke taman mansion...


kini ayu dan Tyas sedang menemani Kirana yg berjalan jalan di taman mansion... Kirana memilih tak mengunakan alas kaki.. karena ingin merasakan embun pagi di rerumputan taman....


tak lama sebuah mobil jaguar hitam masuk ke mansion dan berhenti di depan rumah.. terlihat sosok Sandra yg turun dari mobil yg baru saja datang itu..


di lihatnya Sandra langsung masuk ke dalam mansion.. Kirana merasa sudah lelah akhirnya memilih masuk ke dalam.. di dalam dia melihat Ardi yg baru saja turun dari lantai dua..


" sayang.. ku pikir kamu kemana dari tadi aku mencarimu.." kata Ardi menghampiri Kirana...


" maaf aku hanya sedang berjalan jalan santai untuk melatih otot.." jawab Kirana...


" kenapa tak membangunkan ku.. kan aku bisa menemanimu.." kata Ardi mengelus rambut panjang Kirana...


" aku hanya tak ingin menganggu tidur Daddy..." jawab Kirana...


" ya Tuhan... ada apa dengan panggilan mereka ini yg masih saja seperti ayah dan anak..." kata Sandra yg datang ke meja makan sambil membawa jus jeruk..


" hei singa betina udah datang.. sekarang aku titip istriku ya.. selama aku pergi ke luar..." kata Ardi


pagi itu setelah kedatangan Kevin semu sedang sarapan bersama sebelum kepergian Ardi..


kini Ardi sedang berpamitan pada kedua orang tuanya, Sandra dan juga Kirana.. Ardi tak mengizinkan mereka mengantar ke bandara...


setelah kepergian Ardi.. Hiro datang menjemput sandi untuk ke kantor dan tak lama Tasya datang dengan motor sport miliknya...


kini semu sedang berkumpul.. tiba tiba Kirana merasa kram di perutnya.. tapi rasa sakit itu berangsur hilang..


" nyonya kenapa.. apa ada yg sakit.." tanya Tasya melihat Kirana yg memegangi perutnya...


" emm.. gak papa udah hilang kok.. tapi aku boleh bertanya pada kalian semua.." tanya Kirana sedikit takut...


" apa sayang..." tanya Wulan yg duduk di samping menantunya itu..


" ma.. apa berbahaya jika mengalami flek saat hamil..." tanya Kirana...


" kita ke rumah sakit..." jawab Tasya..


" tapi..." kata Kirana


" maaf lebih baik mengetahui tentang keadaan nyonya muda.. karena ini perintah dari tuan..." kata Tasya memerintah kan pak Edi menyiapkan mobil...


" tapi hanya flek..." kata Kirana..

__ADS_1


" sayang kapan kamu mengalami nya..." tanya Wulan..


" tadi pagi ma.. saat bangun tidur.." jawab Kirana..


" sekarang kita ke rumah sakit.. benar pa yg di katakan Tasya.. karena usia mu yg masih muda itu di khawatir kan berpengaruh pada kesehatan mu dan bayimu sayang..." kata Wulan mengandeng Kirana menuju mobil bersama Sandra..


kini Tasya melajukan mobil menuju rumah sakit Al Azis bersama Sandra dan juga Wulan yg terus menenangkan Kirana yg juga mulai cemas karena kebodohan nya...


setelah sampai mereka langsung masuk ke ruangan dokter obgyn.. Deren yg baru datang pun menghampiri Wulan dan yg lain..


Kirana sedang di periksa oleh dokter.. tak lama dokter menghampiri Wulan dan juga Sandra..


" bagaimana dok keadaan menantu saya dan juga bayinya..." tanya Wulan..


" tenang Bu.. semuanya baik baik saja... nyonya muda hanya kelelahan dan juga kemarin nyonya tidak menjaga makan.. dan mulai sekarang tolong jaga makanan yg di makan karena itu bisa berpengaruh.." kata dokter Ivan


" baik dokter.. terima kasih..." jawab Wulan mengajak Kirana keluar untuk menebus obat..


sedang Sandra dan Deren masih di ruangan dokter Ivan untuk bertanya keadaan yg sebenarnya...


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


mohon dukungannya ya dengan cara vote like dan komen 😘😍😘😍 terima kasih


__ADS_2