Secret Daddy

Secret Daddy
kekasih..


__ADS_3

kini Kirana sedang melihat Ardi yg dengan cekatan memasak makan malam.. bahkan Kirana makin terpesona melihat Ardi yg begitu tampan saat memasak..


Kirana tau jika dia sudah jatuh cinta dengan pria yg menolongnya itu.. bahkan cinta itu sudah begitu dalam..


tapi Kirana tau jika cinta itu tak mungkin terbalas.. apalagi perbedaan status mereka.. apalagi keluarga Ardi yg begitu kaya..


Ardi menjentikkan jarinya di dahi Kirana saat gadis itu melamun.. Kirana mengaduh sedang Ardi malah tersenyum...


" sakit..." kata Kirana..


" maaf ya princess.. habis Daddy panggil dari tadi kamu tak jawab malah ngelamun..." kata Ardi tersenyum...


" Daddy mah suka gitu..." kata Kirana


" iya maaf dech... sini Daddy tiup biar hilang sakitnya...." kata Ardi berdiri di depan wajah Kirana..


Ardi mulai meniup dahi Kirana yg di sentil.. sejenak Kirana merasa jantungnya seakan akan melompat keluar..


sedang tanpa sengaja Ardi menatap mata Kirana dan kini jantungnya juga berdetak tak karuan..


" sudah.. sekarang ayo makan..." kata Ardi mengalihkan perhatian nya..


kini mereka sedang makan.. dan Ardi teringat dengan permintaan dari orang tuanya.. apalagi sandi yg terus mendesak agar Ardi cepat menikah karena usianya..


Ardi binggung akan memberi tahu pada Kirana tentang permintaan orang tuanya... karena bagi Ardi Kirana adl hal terpenting dalam hidupnya...


" princess.. apa Daddy bisa mengatakan sesuatu..." tanya Ardi..


" tentu Daddy.. apa yg ingin Daddy tanyakan..." kata Kirana..


" apa kamu keberatan jika Daddy punya kekasih.. apalagi sampai menikah...." tanya Ardi..


" kenapa Daddy bertanya seperti itu..." kata Kirana


" karena orang tua Daddy sudah mendesak Daddy untuk menikah.. tapi Daddy tak bisa hidup jauh darimu.. jadi Daddy minta pendapatmu..." kata Ardi..


" tentu Daddy... asal dia menerima Daddy bukan karena harta dan ketampanan Daddy..." kata Kirana sambil tersenyum..


" baiklah..." jawab Ardi sedih..


entah kenapa Ardi merasa sedih saat Kirana menjawab seperti tadi.. entah kenapa Ardi berharap Kirana menolak atau bahkan murah..


tapi tanpa Ardi sadari Kirana juga terluka dengan ucapan nya sendiri.. Kirana merasa jika dia harus bersiap-siap pergi dari samping Daddy nya itu... bahkan Kirana menutupi kesedihannya dengan senyumannya..


mereka pun menyelesaikan makan malam... Ardi sedang di kamar sedang Kirana mencuci piring..


Ardi mengingat pesan dari Rissa saat dia tengah bersama untuk terakhir kalinya... Ardi mencoba kata yg pernah di ajarkan Rissa..


' ya Alloh.. tunjukkan siapa orang yg sedang aku cintai dan yang Engkau ciptakan untukku.. karena aku tak ingin mengalami kegagalan dalam menjalankan pernikahan nantinya...' kata Ardi sambil menatap langit malam..


Ardi memilih duduk dan memejamkan matanya di sebuah kursi santai.. dia mulai melihat seseorang sedang berdiri di kejauhan dengan gaun putih sambil melambai padanya..


Ardi berjalan mendekat kearah gadis itu.. tapi saat Ardi hampir sampai gadis itu malah berlari menjauh darinya.. bahkan Ardi belum sempat melihat wajah gadis itu...

__ADS_1


" Daddy... kenapa tidur disini..." kata Kirana duduk di samping Ardi..


" emm.. oh Daddy ketiduran.. ada apa Princess..." tanya Ardi..


" bisakah Daddy membacakan cerita seperti Kirana kecil dulu..." minta Kirana..


" tumben..." kata Ardi..


" Kirana rindu mendengar cerita dari Daddy..." kata Kirana..


" baiklah.. ayo kita ke kamar... dan Daddy akan membacakan cerita untukmu..." kata Ardi..


kini mereka berdua tidur dan Ardi mulai menceritakan tentang cerita tentang Rapunzel..


tanpa Ardi sadari Kirana sudah tertidur.. saat Ardi akan bangun dari ranjang Kirana.. tak sengaja Ardi mendengar Isak tangis Kirana dalam tidurnya...


" jangan pergi... maafkan aku... aku mohon..." kata Kirana dalam tidurnya..


Ardi kaget karena dia baru tau jika Kirana mengalami trauma yg dalam akibat masalah kemarin...


" jangan sakiti aunty... aku mohon.. Daddy tolong Kirana..." kata Kirana mulai berkeringat..


Ardi yg tak tega memilih memeluk gadis itu... Ardi bahkan merasa begitu sedih saat tau jika Kirana juga terluka..


" tenang Kirana.. Daddy di sini.. Daddy selalu di sampingmu..." kata Ardi..


" Daddy.. jangan tinggalkan Kirana... " gumam Kirana..


kini mereka tidur berpelukan.. Kirana malam itu bisa tidur dengan nyenyak karena pelukan Ardi..


di dalam mimpinya Ardi kembali melihat seorang gadis yg tengah memetik bunga lili.. Ardi menghampiri gadis itu..


" anda kenapa mencari ku..." tanya gadis itu..


" aku hanya ingin melihat mu.. karena aku ingin tau kenapa kau selalu hadir saat aku minta di tunjukkan jodohku..." kata Ardi..


" aku ada di setiap detak jantungmu.. aku selalu ada di sekitarmu.. bahkan aku selalu berdoa untuk mu.. bahkan aku sedih saat melihat mu terluka..." kata gadis itu seraya meninggalkan Ardi..


" tunggu boleh aku tau namamu..." tanya Ardi..


" bahkan kau sangat mengenalku..." jawab gadis itu seraya berlari menjauhi Ardi tanpa menoleh...


Ardi terbangun dan melihat Kirana yg tidur dengan nyenyak.. Ardi memutuskan untuk kembali tidur..


sedang di apartemen.. Kevin tengah menerima dua berkas dari penyelidikan tentang Farid Ali dan juga ibu Eka...


Kevin tak menyangka kalau orang tua Kirana sudah menyiapkan semua keperluan Kirana dan di titipkan pada Farid..


sedang Kevin akan membuat pelajaran dengan Bu Eka yg sudah berani mengusik gadis yg ada di perlindungan Ardi..


saat tengah membaca semua berkas tak sengaja Kevin mendapat kan pesan dari Alex..


' bro main ke club' gue.. sial nya lagi bete gue nih..' isi pesan Alex..

__ADS_1


' oke tunggu tiga puluh menit lagi gue Sampek...' balas Kevin..


Kevin memutuskan untuk menuju ke club' malam milik Alex.. sesampainya di sana tak di sangka Alex tengah berada di meja bar.. Kevin menghampiri Alex..


" kenapa bro.. loe putus cinta.." tanya Kevin..


" gue gak sengaja tidurin Ema..." kata Alex frustasi..


" shit... loe gila.. dia kan masih gadis di bawah umur..." umpat Kevin..


" habis kemarin kita sama sama mabuk berat.. dan gue tergiur lihat tubuh seksinya.. ya jadilah..." kata Alex..


" trus sekarang gimana.. loe mau lari.." tanya Kevin sambil minta minuman seperti biasa pada bartender...


" entah.. tapi gue harus bertanggung jawablah... tapi untung tuh cewek gak bilang sama adek gue.. bisa di bunuh gue sama Rika..." kata Alex..


" emang kenapa sih.. kok loe sebegitu takut banget sama adek loe.." tanya Kevin..


" loe gak tau aja kalau Rika itu nyeremin bahkan kejem kalau lagi ngamuk..." kata Alex bergidik..


" tapi gue lihat adek loe manis aja tuh..." jawab Kevin..


" eh.. loe mau jadi pedofil juga.. udah gue dan Ardi sekarang loe juga mau ikutan.. hah.." kata Alex ..


" cih.. gue sih gag mau harus punya pasangan bocah apalagi adek loe itu..." jawab Kevin..


" alah.. awas aja kalau sampai loe cinta ma adik gue.. gue tindas loe.." kata Alex tertawa..


" emang berani loe tindas gue.. yg ada gue yg bakal ngehabisin loe..." kata Kevin santai..


" cih.. dasar gunung es..." kata Alex mencibir Kevin..


sedang Kevin hanya tersenyum menikmati minumannya dan juga tak menggubris omongan Alex ..


.


.


.


.


.


.


.


.


.


mohon dukungannya ya dengan cara vote like dan komen 😘😍😘😍😘 terima kasih

__ADS_1


__ADS_2