
pagi hari Ardi bangun terlebih dahulu.. Ardi tersenyum melihat Kirana yg masih di pelukannya..
Ardi keluar kamar dan membuat sarapan untuk mereka berdua.. setelah selesai Ardi mandi dan berganti pakaian.. sedang Kirana baru bangun langsung menuju kamar mandi dan sudah rapi dengan celana selutut dan kaos oblong..
" pagi Daddy..." sapa Kirana..
" pagi sayang.. ayo sarapan..." kata Ardi
" wah.. Daddy hari ini kita mu kemana... " tanya Kirana..
" kita akan keliling di sekitar sini saja.. dan melihat kebun teh... apa kamu mau naik kuda..." tanya Ardi beruntun..
" aku mau kita joging santai saja Daddy.. dan menikmati suasana pedesaan seperti nya menyenangkan..." kata Kirana..
" baiklah.. selesaikan sarapannya.. kemudian kita akan berkeliling..." kata Ardi..
mereka pun sudah siap.. Kirana mengunakan jaket sepatu dan juga topi bahkan mereka mengunakan baju kembar warna biru..
warga desa yg tau jika Ardi tengah joging pun menyapa.. bahkan warga desa mengira jika Kirana adl istri Ardi karena kekompakan mereka...
mereka sampai di sebuah sungai besar yg banyak bebatuan.. Ardi mengeluarkan ponsel nya dan mulai memotret Kirana..
Kiran yg sadar dirinya sedang di foto menghampiri Ardi dan memeluk Ardi dari belakang seraya mengambil ponsel Ardi...
" kita foto berdua... satu... dua.. tiga..." kata Kirana mengubah posisinya hingga mencium pipi Ardi..
" kamu nakal ya..." kata Ardi..
" hahaha maaf Daddy... baiklah kita coba lagi... satu.. dua.. tiga..." kata Kirana dan kini Ardi yg mencium pipi Kirana..
" kita impas Princess.." kata Ardi..
sedang Kirana sudah memerah saat Ardi mencium pipinya.. Ardi meminta tolong pada orang lewat untuk mengambil foto mereka..
kini Kirana nik di punggung Rafi dan mereka tertawa bersama.. bahkan orang yg di mintai tolong sampai malu melihat tingkah Ardi dan Kirana...
" Daddy ayo kita kembali.. ini mulai siang.. Kirana mu berenang saja..." kata Kirana..
" baiklah.. ayo kita kembali..." jawab Ardi..
mereka pun kembali ke villa yg berada di tengah kebun itu.. suasana sangat sepi.. mang Ucup juga tak akan datang jika Ardi tak meminta nya...
" kamu ganti baju princess.. Daddy juga.." kata Ardi..
" oke Daddy..." kata Kirana
Ardi sudah masuk ke dalam kolam hanya dengan mengunakan boxer.. tak lama Kirana juga ikut berenang.. Kirana mengunakan hotpants dan tangtop tapi terlihat begitu seksi...
Kirana mulai berenang di samping Ardi.. Ardi pun berhenti dan melihat Kirana.. Ardi terbelalak melihat Kirana yg begitu seksi saat basah...
Ardi langsung baik dan menuju ke kamar mandi.. jiwa laki laki Ardi bangun dan membuat Ardi harus menenangkannya...
" Daddy kenapa pergi... Kirana baru berenang..." teriak Kirana..
" kau berenang saja princess... Daddy akan menyiapkan makan siang..." jawab Ardi sambil berlalu meninggalkan Kirana..
__ADS_1
Kirana pun melanjutkan berenang.. Ardi mengumpat habis habisan di kamar mandi.. Ardi tak mengerti kenapa jiwanya selalu bangun saat melihat Kirana saat berpenampilan seksi..
Kirana sudah merasa lelah... akhirnya ia memilih untuk berhenti.. Ardi juga baru keluar dari kamar mandi Kirana iseng langsung memeluk Ardi begitu mesra..
Ardi kaget saat melihat Kirana hanya mengunakan kimono putih setelah berenang.. Ardi melihat kearah lain agar tak kembali tergoda..
" sekarang kamu mandi dan ganti baju.. Daddy tunggu di dapur ya..", kata Ardi berlalu..
" oke Daddy.. masak ayam goreng crispy dan saus pedas merah ya..." kata Kirana..
" ya asal kau cepat datang..." jawab Ardi...
' ya Tuhan kenapa tubuhku sekarang hanya bisa merasa bangun saat melihat tubuh gadis ini.. ahh... kenapa dengan ku...'. batin Ardi
kini Ardi mulai memasak di dapur.. Kirana turun dengan gaun selutut dan rambut di kuncir kuda..
" sudah matang Daddy..." tanya Kirana..
" tunggu sebentar ya.. tinggal buat saosnya..." kata Ardi sedang menumis
Kirana juga membuat jus jeruk.. agar pekerjaan Ardi sedikit berkurang.. Kirana juga menata meja..
Ardi sudah selesai..kini mereka makan bersama.. Ardi hanya geleng geleng melihat Kirana yg begitu menyukai ayam crispy dengan saus pedas..
" princess makan nasinya..." perintah Ardi..
" baiklah.. tapi Daddy mau membuatku gemuk.. aku tak mau merusak tubuh indahmu..." jawab Kirana..
" hei kau masih dalam masa pertumbuhan jadi ini baik sayang..." kata Ardi..
" huh.. no.. itu membuatku bulat apalagi pipi ku sudah tembem.." kata Kirana mengerucutkan bibirnya..
" no.. Kirana tak mau terlihat jelek saat berjalan bersama Daddy.. okey.. " jawab Kirana..
" baiklah baiklah...besok kita akan kembali karena tadi Kevin mengatakan ada sesuatu yg penting harus Daddy lakukan.. maaf ya..." kata Ardi..
" tak masalah.. Kirana juga sudah sangat bahagia bisa berdua saja bareng Daddy..." kata Kirana..
" kau memang gadis yg baik..." jawab Ardi..
" itu memang benar..." kata Kirana..
mereka berdua menghabiskan sisa liburan mereka hanya dengan bersantai sambil bermain di villa..
mang Ucup juga sudah di beri tahu oleh Ardi Jia besok mereka akan pulang.. malam hari mereka melakukan barbeque meski hanya berdua..
setelah itu mereka tiduran di taman belakang sambil melihat langit malam.. Kirana sedang mengirim foto yg tadi pagi mereka abadikan..
tak terasa Ardi begitu menikmati waktu bersama Kirana.. tak terasa hingga gadis itu tertidur di dadanya..
Ardi mengendong Kirana dan menidurkan di ranjang.. kemudian Ardi juga ikut tidur di sampingnya..
pagi pun datang.. mang Ucup sudah datang bersama sang istri yg menyiapkan sarapan...Ardi dan Kirana sudah turun dan sudah siap untuk pulang..
" walah.. cantiknya.. makanya warga desa bilang tuan Ardi punya istri cantik..." kata istri mang Ucup berbisik..
__ADS_1
" ssttts... diam nanti tuan marah..." kata mang Ucup..
Ardi dan Kirana sarapan bersama mang Ucup dan istri . setelah itu mereka pun pamit..
kini mereka berkendara beberapa jam...
pada siang hari mereka sampai di apartemen.. Kirana yg tertidur begitu nyenyak hingga Ardi tak tega membangunkannya..
akhirnya Ardi mengendong Kirana menuju ke apartemen.. dan bik Ina yg mengambil semua barang barang Ardi dan Kirana..
" bik.. aku pergi ke rumah utama dulu... dan jika Kirana bangun bilang aku pergi menemui orang tuaku.." kata Ardi
" iya tuan.." jawab bik Ina..
bik Ina sebenarnya sudah mengatakan pada Wulan jika Ardi tinggal bersama Kirana.. bik Ina menceritakan semuanya pada nyonya besarnya..
dan Wulan merasa kecewa pada Ardi yg tak jujur padanya.. dan juga Wulan mengerti jika putranya tak jujur karena sandi yg begitu sulit untuk menerima jika Ardi sembarangan mencari wanita.. apalagi perbedaan mereka juga begitu jauh...
Ardi dengan perasaan was was saat sampai di rumah utama Shiddiq... Ardi merasa jika ada masalah besar yg sedang menanti di dalam..
benar saja saat Ardi masuk ke dalam rumah.. sandi dan Wulan serta saudara kembarnya sudah menatap tajam padanya...
Ardi dengan santai menyapa Wulan seakan tak melihat tiga pria yg berada bersama Wulan...
" sore mana tersayang...." kata Ardi..
" hallo pangeran mama.." kata Wulan memeluk Ardi...
" khem.. kau tak melihat kami bang..." kata Ardan..
" cih.. kalian yg seharusnya menyapaku karena aku lebih tua.." kata Ardi...
" kau sadar sudah tua.. kenapa belum mau menikah.." kata sandi datar.
" aku masih belum menemukan seorang wanita yg cocok..." kata Ardi dingin..
" begitu banyak wanita yg papa kenalkan apa tak ada satupun yg berkesan di matamu..." kata sandi..
" aku cari istri bukan rekan bisnis.. dan aku tak ingin menikahi gadis yg hanya mencintai harta ku.." kata Ardi...
sandi terdiam.. sandi tak menyangka jika Ardi masih belum ingin menikah.. saat akan buka suara sandi sudah mendapat pelototan dari Wulan..
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
mohon dukungannya ya dengan cara vote like dan komen 😘😍😘😍 terima kasih