
Rika langsung menghubungi kedua sahabatnya, Kirana dan Ema juga sudah tau semuanya.
Hakim sudah meminta anak buahnya untuk mencari keberadaan dari Alex, karena dari Waleed yakin jika kakak iparnya itu tak sebodoh itu.
bahkan Rika sudah bersikap seolah dia begitu kuat, "papa, kemana suamiku?" tanya Rika.
"dia sedang mencari keberadaan dari Yusman dan juga menyelidiki kebenaran dari pria itu," jawab tuan Anggara.
"baiklah, aku akan pergi sebentar, bilang aku pergi bersama Ema dan Kirana," kata Rika membawa helm full face miliknya.
"Rika tunggu jangan pergi," panggil ibu Rita.
mendengar teriakkan itu, Diana yang menemani intan langsung berlari turun, tapi dia sudah terlambat.
kini ketiga wanita itu sudah mengendarai motor menuju ke hutan yang di maksud oleh Leo, bahkan ketiganya mengikuti arahan Leo.
Kirana membuka jalan untuk mereka, tak di sangka mereka malah bertemu dengan seekor ular yang membelit di pohon.
Rika mengenggam tangan yang ma untuk terus berjalan, hingga mereka cukup jauh berjalan ke tengah hutan.
__ADS_1
"Rika kita sudah begitu jauh, tapi tak ada tanda kehidupan, ini lagi pula sudah hampir gelap," kata Kirana.
"jika kalian keberatan, kalian bisa pulang, biar aku yang mencari kak Alex," kata Rika.
"tidak, kita akan terus bersama," jawab Kirana.
mereka pun melanjutkan perjalanan, ternyata mereka bertemu seorang bocah yang tersenyum kearah ketiganya.
tapi saat aksn didekati, bocah itu malah lari menjauh, mereka pun sampai di gubuk yang di maksud.
tapi saat merek masuk, mereka melihat gubuk itu kosong, tapi saat masuk lebih dalam, Ema terkejut melihat sosok yang dulu pernah singgah di hidupnya.
"kak Alex," kata Ema saat melihat Alex yang terbaring disebuah ranjang bambu.
ketiganya pun menunggu Alex sadar, dan juga bantuan dari Leo, sedang kini dua pria sedang khawatir dengan keadaan istri mereka.
apalagi Rika sedang hamil muda, dan kondisinya yang sering drop, sedang Kirana juga pergi tanpa pamit.
saat Leo memantau ketiga wanita itu, rumahnya malah di satroni oleh Ardi dan Waleed yang marah.
__ADS_1
"kamu mau mati, mengirim mereka kesana!" teriak Ardi murka.
"tenang bro, anak buah ku sudah menuju ke sana, dan kau bisa lihat bagaimana istrimu yang bahagia itu," jawab Leo.
di layar itupun terlihat Rika yang sedang menggenggam tangan Alex, dan juga Kirana.
"kamu memantau mereka dengan camera?" tanya Waleed.
"kamu pikir, aku akan sebodoh itu membiarkan ketiga gadis itu sendirian, bahkan aku juga tau keberadaan mereka dari alat lacak ini," kata Leo.
Waleed langsung melihat alat itu, dan berlari mengajak Hakim untuk menjemput Rika. Ardi pun ikut karena dia tak bisa melihat Kirana terluka.
sesampainya di hutan itu, sudah terlihat beberapa mobil dan juga motor yang ada di sana.
"kalian semua ingat buat sinyal saat menemukan nyonya besar," kata Hakim.
"baik asisten hakim," jawab semua anak buah Waleed.
sedang Waleed dan Ardi pun ikut mencari, tapi mereka sedikit kesulitan karena hutan itu sangat lebat.
__ADS_1
setelah dua jam berjalan, akhir nya mereka sampai di gubuk yang ada di alat pelacak. tapi saat akan masuk.
mereka melihat seorang pria berbaju ninja seperti menjaga tempat itu. Ardi dan Waleed sudah bersiap bertarung dengan pria itu.