
setelah menyelesaikan segalanya. dan memberi penjelasan tentang kesalahpahaman kini Ardi meminta sandi membawa para wanita itu kembali ke rumah yg sudah di tunggu oleh Wulan.
sedang kini Ardi bersama Alex serta beberapa pengawal menuju ke markas milik mereka.
Kevin hanya mengawasi Bram yg sudah terikat dan tak bisa berbuat apa apa. Bram terus menyumpahi Kevin tapi tak berpengaruh apapun pada nya.
pukul jam 10 malam Ardi dan Alex baru sampai di markas mereka. kini Ardi sudah menemui Kevin.
Ardi duduk sambil melihat Bram yg masih memberikan sumpah serapah. Ardi malah tersenyum menyeringai melihat keadaan dari Bram.
" lihat ini yg kau dapat jika kau ingin menghancurkan ku, bahkan kau tak pernah sadar di mana dirimu ketika ingin menantang orang yg jauh di atas mu." kata Ardi dingin.
" kau hanya seorang pria ******** Ardi. kau membuatku di buang oleh semua orang." kata Bram.
" itu bukan kesalahan ku tapi itu karena ulah mu sendiri." kata Ardi.
" aku tak bersalah. seandainya adik mu yg tak tau malu itu tak jatuh hati padaku maka hidup ku tak akan seperti ini." jawab Bram dengan berteriak.
" seharusnya dulu aku membiarkan Rissa membereskan mu. bahkan ku tak jera meski James sudah membuatmu hancur." kata Ardi.
" ya aku tau kau juga menjual adikmu itu untuk menyelamatkan keluarga mu yg akan bangkrut di tangan Omar kan. hahaha" tawa Bram
" setidaknya dia bahagia begitu pun Sandra yg untungnya memiliki suami yg bahkan begitu mencintainya." kata Ardi.
" kau akan mati Ardi. aku bersumpah akan membunuhmu." kata Bram.
" maka aku tunggu.. tapi sebelum itu coba kau lepaskan dirimu dulu dari mereka. baru bisa kau menyentuhku." kata tadi berjalan keluar di ikuti oleh Alex.
" Ardi kembali jangan jadi pengecut.. hadapi aku jika kau memang berani." kata Bram.
" aku terlalu sibuk mengurus tikus macam dirimu. kalian semua selesaikan dan jangan meninggalkan jejak sedikit pun." kata Ardi.
" baik tuan." jawab para bodyguard Ardi.
kini Kevin yg mengawasi semua balasan yg di terima oleh Bram untuk kejahatan yg berani membuat bayi Ardi meninggal. maka tak ada hukuman yg lebih buruk selain mati dengan mengenaskan. bahkan Ardi tak membiarkan seseorang mengenang nya.
kini Alex mengemudikan mobil menuju rumah Ardi. sesekali Lex melirik Ardi yg tengah menatap ke arah jalanan malam yg sepi itu.
" bicaralah..." kata Ardi.
" semua sudah selesai Ardi. tapi bagaimana dengan Alea. apa kau tau hidupnya juga hancur di tangan Bram." kata Alex.
" aku harus berbuat apa. aku sudah membantunya membersihkan namanya." kata Ardi
" bisakah kau melakukan sesuatu untuknya. seperti mencarikan pria yg pantas dengan nya." kata Alex.
__ADS_1
" Alex menjodohkan orang tak semudah kau katakan. aku yakin Alea pasti bisa melewati semua ini. dan untuk jodohnya pasti Tuhan akan memberikan yg terbaik untuknya." kata Ardi.
" ya kau benar. apa aku boleh bertanya lagi padamu." tanya Alex.
" hemm.." jawab Ardi.
" apa kau tak pernah tergoda sedikit pun pada Alea. karena aku lihat dia juga memiliki wajah yg begitu cantik dan body yg tak kalah seksi dan sempurna. persis dengan selera mu dulu bung.." kata Alex
" asal kau tau. tubuhku bahkan tak bisa bereaksi sedikit pun saat melihat wanita. meski wanita itu sempurna." kata Ardi.
" apa kau punya gangguan sexual?." tanya Alex.
" kau gila ya. aku masih normal bahkan begitu hebat di ranjang. hanya saja tubuhku hanya bereaksi saat aku bersama Kirana." jawab Ardi seraya memukul kepala Alex.
" hahaha ku kira punyamu sudah lelah karena dulu suka sekali berganti pasangan." kata Alex
" setidaknya aku memakai pengaman dan main cantik. sedang aku kasihan pada sahabat istriku yg harus memiliki calon suami yg suka main tiga sekaligus." kata Ardi meledek Alex.
" ah.. sialan loe.. setidaknya dia tau jika calon suaminya itu begitu hebat dalam berhubungan di ranjang." jawab Alex sombong.
tak di duga saat si sebuah lampu merah tak sengaja mobil mereka melihat Kirana yg berboncengan dengan Rika.
Alex pun mengikuti motor dari Rika itu. sedang Ardi juga terkejut saat melihat Kirana yg sedang di bonceng si atas motor.
dari jauh terlihat jika motor itu berhenti di depan rumah Ema. tapi terlihat Kirana turun dan langsung memeluk Ema.
tak lama Rika pun bergabung memeluk Ema yg terlihat menangis di pelukan kedua sahabatnya itu. Ardi melihat kearah Alex yg fokus melihat ketiga gadis itu.
ternyata tak lama ponsel Alex berbunyi dan tertera nama Rika di sana. Alex pun mengangkat nya.
" iya dek ada apa?." tanya Alex.
" bang cepet ke rumah Ema. bantu kami kak Alex.." kata Rika dan terdengar tangisan Ema.
" iya tunggu sebentar." kata Alex.
kini mobil Alex menghampiri tiga gadis itu. Ema yg melihat kedatangan Alex bukan memeluknya malah berjalan mundur.
" pergi dariku.. aku tak ingin melihat mu.." kata Ema sambil berusaha lari.
tapi dengan sigap Alex langsung menarik Ema ke dalam pelukannya. Ema terus berontak di pelukan Alex.
" ada apa dengan mu. tadi kita bertemu kamu masih baik kenapa sekarang kamu seperti ini. jawab ema.?." kata Alex.
" jangan mendekatiku. aku tak pantas dengan mu. aku tak pantas bersama mu." kata Ema menangis.
__ADS_1
" katakan ada apa. kita akan jadi suami istri jadi masalah mu adalah masalahku sekarang." kata Alex.
" aku tak pantas untukmu kak, karena aku hanya anak pungut keluarga Suseno.." kata Ema menangis menjadi.
sedang Ardi dan yg lain terkejut mendengar perkataan dari Ema. berbeda dengan Alex yg nampak biasa saja.
" aku sudah tau itu. bahkan kedua orang tuaku juga sudah mengetahui semuanya Ema. dan aku juga sudah bisa menemukan keluarga mu sayang. jadi kamu jangan sedih." kata Alex.
" maksud kakak." kata Ema binggung.
" sebenarnya aku curiga dengan kedua orang tuamu yg bisa memintaku menikahimu demi karir politik pak Malik karena dukungan ayah ku sangat penting baginya.
aku menerima tapi aku mulai menyelidiki latar belakang nya meminta ku menikahimu dan bukan putri tertuanya yg umur nya sama dengan ku. dan ternyata aku baru tau jika kamu putri yg di rawat dari kecil karena orang tuamu ada di luar negri." jelas Alex.
" tapi mereka tak mencarimu kak." kata Ema.
" mereka bukan tak mencarimu. pada usia mu yang ke 10th mereka datang ke Indonesia tapi sayang pak Malik mengatakan jika kamu mati dalam kecelakaan mobil. mereka bahkan melihat kuburan mu yg sengaja di buat saat itu." kata Alex.
" bawa aku pergi kak.. aku tak ingin di sini lagi." kata Ema.
" baiklah sekarang Rika dan Ema ikut Alex. biar aku yg bawa motor bareng Kirana." kata Ardi.
" terima kasih bro. maaf ya.." kaya Alex.
" tak masalah. jika butuh bantuan kau bisa menghubungiku oke." jawab Ardi.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
mohon dukungannya ya dengan cara vote like dan komen 😘😍😘😍😘 terima kasih
__ADS_1