Secret Daddy

Secret Daddy
periksa...


__ADS_3

hari ini Ardi dan Kirana tengah menuju ke rumah sakit di antar oleh Kevin.. Ardi yg begitu antusias karena ingin tau perkembangan bayi yg sedang tumbuh di perut Kirana..


ya sekarang kandungan Kirana masuk bulan ke 6 dan sudah terlihat membuncit.. karena tubuh Kirana yg kecil..


" Daddy.. kenapa terus menebar senyum..


" tanya Kirana...


" entahlah.. aku begitu senang ingin melihat nya.." kata Ardi mengelus perut Kirana..


tak lama mereka pun sampai di rumah sakit milik keluarga Prayoga... mereka sudah di tunggu oleh dokter..


Ardi dan Kirana masuk di temani Deren sedang Kevin menunggu di luar..


"selamat datang tuan Ardinata dan nyonya..." sapa dokter ivan...


", iya dok.. " jawab Ardi..


" ada keluhan nyonya Kirana.." tanya dokter Ivan..


" tidak dokter..." jawab Kirana..


" baiklah kalau begitu biar saya melakukan USG untuk mengecek keadaan janinnya.." kata dokter Ivan..


kini Kirana di bantu oleh seorang perawat untuk berbaring.. kemudian perut Kirana di beri gel khusus..


dokter Ivan mulai melakukan prosedur USG.. dan nampak janin yg begitu sehat.. dan ukuran nya normal...


Ardi terbaru melihat baby yg sehat dan bergerak.. Ardi menangis saat mendengar detak jantung baby-nya itu...


setelah pemeriksaan dokter menyampaikan semuanya pada Kirana dan Ardi.. Kirana keluar bersama Deren karena harus menebus obat..


sedang Ardi masih di dalam bersama dokter Ivan karena ada yg ingin di beritahukan...


" maaf tuan.. ada hal penting yg harus saya sampaikan pada anda.." kata dokter Ivan..


" ada apa dok..." tanya Ardi..


" tuan nyonya mengalami pre-eklampsia dan saya takut nyonya tak bisa melahirkan secara normal.." kata dokter Ivan..


" maksud dokter.." tanya Ardi..


" bisa bisa bayi lahir prematur.. dan juga nyonya tak boleh stres untuk mengurangi resiko.." kata dokter Ivan..


" apa yg harus saya lakukan..." tanya Ardi..


" tuan cukup jaga suasana hati nyonya.. dan jangan biarkan dia terlalu stres atau tertekan.. jangan pernah biarkan nyonya merasa sendiri.." kata dokter Ivan..


" baik dokter.. nanti saya akan melakukan apa yg dokter sarankan..." kata Ardi sambil pamit..


kini Ardi menghampiri Kirana yg tengah bersama Deren dan Kevin.. Deren mengerti suasana hari Ardi yg tengah gundah..


" tenang bang.. aku sudah minta bantuan kak James dan kak Edward...untuk menyiapkan semua kemungkinan yg terjadi.. bahkan mereka juga sudah menyiapkan semua jika terjadi kemungkinan terburuk..." kata Deren..

__ADS_1


" kau bukan menghibur ku malah membuatku kepikiran... dasar sepupu laknat kau..." kata Ardi sudah mengeplak kepala Deren..


" pease bang... aku kan hanya menyiapkan semua kemungkinan..." kata Deren..


" ya.. kau memang sepupu terbaik.." kata Ardi..


" Daddy.. bisakah aku ikut bersama mu ke kantor..." pinta kirana .


" tentu.. tapi nanti kau akan bosan..." kata Ardi


" tak apa apa.. ada om Hiro yg bisa menemaniku di sana... atau mungkin asisten yg lain..." kata Kirana..


" ya.. biar Tasya yg menemanimu.. karena Hiro begitu banyak pekerjaan..." kata Ardi..


" oke Daddy..." jawab Kirana...


kini Kevin datang sambil membawa vitamin milik Kirana.. kini mereka pamit karena Ardi ada rapat dengan client dan beberapa berkas yg menunggunya..


mobil kembali menuju gedung Shiddiq Grub.. mereka bertiga di sambut hormat oleh semua karyawan.. Ardi dan Kevin memasang wajah datar sedang Kirana tersenyum membalas sapaan dari karyawan..


mereka sampai di lantai paling atas gedung itu.. Ardi berhenti di depan meja Hiro.. Hiro dan satu asisten perempuan bangun dan memberi hormat.. sedang Kirana melambai pada Hiro..


" hallo om Hiro.." kata Kirana tersenyum..


" khem.. bisa jangan tersenyum seperti itu..." kata Ardi menatap Kirana.. sedang Kirana langsung cemberut...


" Hiro... minta Tasya datang untuk menemani istriku.. dan minta dia bawa beberapa kue kesukaan istriku..." kata Ardi..


" baik tuan.." jawab Hiro..


" hai baby... kamu sehat sehat terus di dalam ya.. Daddy di sini menunggu mu bersama mommy..." kata Ardi..


" akh.." kata Kirana merasakan tendangan.. sedang Ardi juga merasakan nya..


" baby.. kau bisa mendengar Daddy.. apa kau begitu aktif di dalam.." tanya Ardi lagi lebih senang..


tiba tiba bayi mereka menendang Ardi begitu bahagia merasakan tendangan itu.. Ardi sampai meneteskan air mata bahagia tak menyangka sebentar lagi dia akan menjadi seorang ayah...


" baby menyukai suaramu Daddy.. jadi Daddy harus sering sering mengajaknya mengobrol.. dan juga mengajak mommy nya untuk bersenang senang..." kata kira a sambil menghapus air mata Ardi..


" pasti.. pasti itu mommy... aaahh... aku tak menyangka akan menjadi ayah dan itupun memiliki bayi dengan wanita yg aku cintai ini... terima kasih sayang..."kata Ardi mencium kening Kirana...


" aku yg harus berterima kasih padamu Daddy.. karena mu aku merasakan kebahagiaan ini.. " kata Kirana..


" baiklah.. kamu bisa istirahat di dalam.. karena Daddy harus mencari uang.." kata Ardi..


" tentu.. tapi aku mau di sini dulu.. sambil lihat Daddy bekerja... " kata Kirana tersenyum manis .


" baiklah kalau itu mau mu... mungkin sebentar lagi Tasya akan datang..." kata Ardi sambil duduk di kursi kebesaran nya...


Kirana sedang berselancar di dunia Maya hanya sekedar mengenai boyband kesukaan mereka..


Ardi yg terlalu fokus hingga mengalihkan pandangannya dan melihat Kirana yg sedang tertawa kecil.. Ardi hanya tersenyum dan melanjutkan pekerjaannya..

__ADS_1


tok.. tok.. tok...


" tuan.. kita harus rapat karena semua manager sudah menunggu kedatangan anda.." kata Kevin..


" baiklah.. dan tanya Hiro.. kenapa Tasya belum datang... karena aku tak ingin meninggalkan istriku sendirian di sini..." kata Ardi..


" baik tuan.. " jawab Kevin.. seraya meninggalkan ruangan Ardi..


" Daddy.. aku tak masalah sendirian di sini.. lagian di luar juga ada asisten om Hiro.." kata Kirana..


" tidak sayang.. aku tak bisa meninggalkan mu sendirian.." kata Ardi..


tak lama Tasya datang sambil membawa beberapa bungkusan.. Kirana pun bahagia melihat mantan asisten pribadinya itu...


" maaf tuan.. saya tadi harus mengantar Ken dulu.." kata Tasya..


" baiklah.. sekarang aku harus pergi.. dan tolong jaga Kirana dan jangan biarkan dia melakukan pekerjaan berat..." kata Ardi..


" baik tuan..." jawab Tasya..


" oke sayang.. aku tinggal rapat dulu ya.. dan baik baik di sini bersama Tasya.. ingat makan siang tepat waktu.. dan harus makanan sehat..." kata Ardi..


" iya Daddy.. sudah sana.. pasti mereka sudah menunggu kedatangan mu..." kata Kirana..


" tak masalah.. karena aku bos nya disini..." kata Ardi sambil mencium kening Kirana...


kini Ardi keluar dari ruangannya... Kevin dan Hiro sigap langsung mengikuti langkah Ardi...


sedang Kirana dan Tasya langsung berpelukan menumpahkan rasa rindu karena cukup lama tak bertemu..


.


.


.


..


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


mohon dukungannya ya dengan cara vote like dan komen 😘😍😘😍😘 terima kasih


__ADS_2