
Sandra masuk ke dalam kamar dan melihat Kirana yg kaget melihatnya masuk lagi..
" aunty.. maaf kan Kirana..." kata Kirana takut..
" kau lihat kan dia jadi ketakutan..." kata Ardi menoyor kepala Sandra..
" Kya.. Abang... main toyor aja.. ini kepala udah di fitrain tau.." protes Sandra..
Ardi duduk di samping Kirana dan tertawa melihat Sandra yg sudah kesal sambil cemberut...
" huh.. baiklah... Kirana maafkan ulah ku tadi ya.. tadi aku hanya mau menginggat kan mu pada Abang tua ku satu ini jika dia tak bisa hidup jauh darimu.. bucin..." kata Sandra..
" iya aunty.. dan lain kali jangan gitu lagi ya.. Kirana kura aunty benar benar membenciku.." kata Kirana..
" hahaha.. maaf ya.. aku terlalu terbawa emosi..." kata Sandra..
" baiklah aunty..." kata Kirana..
" makasih ya.. Abang dan kakak ipar aku mau ke salon jadi kalian yg baik jangan berantem lagi ya... bye..." kata Sandra sambil ngacir keluar...
" dasar... dari dulu sama saja..." kata Ardi..
Ardi membantu kita a duduk sambil bersandar di kepala bangkar..
" apa kamu menginginkan sesuatu sayang..." tanya Ardi..
" emm.. aku ingin makan telur asin dan nasi hangat..." kata Kirana..
" haaa... kamu yakin.. " tanya Ardi tak percaya..
" iya Daddy.." jawab Kirana..
" bisakah berhenti memanggilku Daddy.. sekarang coba dengan panggilan yg lain..." kata Ardi sambil mengirim pesan pada sang mama...
" panggil apa.. om.." tanya Kirana...
" sekali lagi kamu panggil om.. aku cium..." kata Ardi manyun..
" maaf ya hubby..." kata Kirana tersenyum sambil mengelus pipi Ardi..
" kau pintar sayang... mau makan buah dulu sebelum nasi dan telur mu datang...." kata Ardi..
" mau pisang saja...hubby sudah makan..." tanya Kirana..
" belum.. karena tadi aku di kerjain dua pria bule itu..." kata Ardi yg ikut makan pisang...
sedang Kirana hanya tersenyum mendengarnya.. Ardi bahkan bercerita kesehariannya saat Kirana tak bersamanya.. bahkan mereka tertawa bersama..
tok.. tok.. tok...
Wulan masuk bersama sandi..
" aduh.. lagi cerita apa nih kok kayak nya seru banget..." tanya Sandi..
" gak ada... cuma hal sepele..." jawab Ardi..
" emm... ini pesanan mu Ardi... kalian yakin mau makan gitu aja..." tanya Wulan..
" iya ma.. seperti nya enak..." jawab Kirana..
Ardi sudah membuka dan mengupas telur asin.. kini Ardi menyuapi Kirana dan makan sendiri..
" aduh.. kok jadi inget waktu dulu ya ma.." kata sandi..
" aish.. udah tua pa.. gak usah sok banyak gaya ah..." kata Wulan..
__ADS_1
" hei.. aku masih muda kali.." jawab sandi..
" idih.. udah tua gak mau ngaku..." jawab Wulan dan membuat Kirana dan Ardi tertawa..
" hubby.. kenapa tak makan yg lain saja..." tanya Kirana...
" aku sedang ingin makan ini... entah ini sangat enak.. karena sampai sekarang aku belum bisa nahan seperti biasa..." jawab Ardi...
" kok aneh gitu.." kata Kirana sambil menerima suapan Ardi...
" itu biasa.. yg ngidam ayah bayi sedang ibunya tak merasakan apapun..." kata Wulan...
" yah seperti papa dulu.. sampai Ken di buat binggung dengan tingkah ku yg tiba tiba jadi aneh..." kata sandi..
" ya.. dan sekarang Ardi yg merasakan itu.." kata Wulan..
" benarkah..." tanya Kirana melihat Ardi sedang Ardi mengangkat bahunya...
" pa.. bisa minta tolong menyiapkan pernikahan untuk kami.." kata Ardi..
" kok mendadak..." tanya sandi..
" ya.. aku tak mau kandungan Kirana makin besar tapi kami belum menikah secara hukum.. dan akad nikah bisa di ulang waktu bayinya lahir nanti..." kata Ardi..
" baiklah.. biar papa yg mengatur semuanya untuk kalian.." jawab sandi..
" oke pa..." jawab Ardi..
hari berganti.. kondisi Kirana juga sudah mulai membaik.. bahkan janin mereka juga sehat..
Kirana kini di bawa pulang ke rumah milik Ardi agar ada yg menjaga saat Ardi bekerja... Ardi begitu protektif pada Kirana..
bahkan sekarang Kirana mempunyai dua asisten khusus untuk menjaganya.. ayu dan Tyas...
Kirana hanya bisa bersantai karena dia juga sudah lulus SMA karena ikut kejar paket.. siang itu Kirana menghubungi kedua sahabatnya..
" hallo.. ini siapa..." sapa Rika dari sebrang telpon..
" Rika.. aku kangen... sudah melupakanku ya..." kata Kirana..
" wah... Kirana hai.. aku kangen juga..." kata Rika tak kalah histeris...
" main ke sini dong.. aku di rumah Daddy nih..." jawab Kirana..
" benarkah... ngomong ngomong kamu sela.a ini kemana..." tanya Rika..
" makanya main kesini nanti aku ceritakan deh..." jawab Kirana..
" oke... nanti pulang sekolah aku ke rumahmu.." jawab Rika..
" jangan lupa ajak enek Ema ya..." kata Kirana tertawa..
" siap atuh neng Kirana..." gaya Rika centil..
Kirana tak sabar menanti kedatangan kedua sahabatnya itu.. Kirana rindu bercerita dengan dua gadis bar bar itu..
sedang di sekolah Rika tersenyum bahagia setelah dapat telpon dari Kirana.. sedang Ema hanya benggong karena binggung...
" eh.. Rika kamu kenapa..." tanya Ema
" pulang sekolah kita ke rumah om Ardi yuk.. main.." ajak Rika...
" hah.. ngapain.. kita ke mall aja..." jawab Ema
" kita mau ketemu Kirana di sana.." kata Rika sambil menoyor kepala calon kakak ipar nya itu...
__ADS_1
" huh.. gak usah main kepala dong.. nanti kalau aku bodoh gimana..." kata Ema cemberut..
" emang udah kok.. ya udah nanti kita mampir beli makanan kesukaan Kirana.. trus lanjut ke rumah om Ardi.. gak usah protes .." kata Rika melihat Ema akan protes..
mereka pun kembali ke kelas karena jam istirahat sudah selesai..
sedang di kantor Ardi sedang memeriksa beberapa berkas tentang taman bermain impian Kirana...
" bagai mana perkembangan pembangunan taman bermain nya Kevin..." tanya Ardi..
" semua berjalan sesuai rencana tuan... dan kita nanti sore akan ada rapat dengan tuan Indra jaya tuan..." kata Kevin..
" baiklah.. siapkan semuanya karena aku tak ingin ada kesalahan sekecil apapun..." jawab Ardi..
" baik tuan..." jawab Kevin yg sudah pergi dari ruangan Ardi..
Ardi melihat sebuah pesan di ponselnya.. berisi pemberitahuan dari Kirana...
" *hubby... nanti siang Rika dan Ema akan main ke rumah.. tak masalahkan.. karena aku merindukan mereka..." isi pesan Kirana..
" tentu.. asal kalian tak melakukan hal gila.. ingat ada bayi kita di perutmu..." balas Ardi..
" tentu hubby... terima kasih.. aku mencintaimu..😘😘😘😘" balas Kirana..
" aku juga sangat mencintaimu.. jangan lupa makan siang...💓💓💓💓" balas Ardi..
" kamu juga hubby.. dan nanti siang aku mau makan gado gado...😀😀😀" balas Kirana..
" oke..." jawab Ardi*..
Ardi menelpon Hiro agar masuk ke ruangannya.. Hiro datang dan melihat Ardi..
" iya bos... ada yg bisa di bantu..." tanya Hiro..
" nanti siang belikan gado gado dan jus jeruk ya.." kata Ardi..
" bik bos... apa ada lagi..." tanya Hiro..
" emm.. sama pesan kan kue tiramisu dan red Velvet kirim ke rumah ku.. sudah itu dulu.." tambah Ardi..
" siap bos.. laksanakan.. saya permisi kalau begitu..." jawab Hiro meninggalkan ruangan Ardi...
.
.
.
.
.
.
..
.
..
.
.
.
__ADS_1
.
Mohon dukungannya ya dengan cara vote like dan komen 😘😍😘😍😘😍 terima kasih