Secret Daddy

Secret Daddy
aunty..


__ADS_3

kini Ardi dan dua gadis itu menertawakan Rika, ya Kirana mengetahui jika Rika menyukai Kevin dari dulu, meski Kevin cuek pada Rika.


"baiklah princess, Daddy balik ke kantor dulu ya, oh ya tadi Aunty Rissa bilang dia sudah mendarat, mungkin nanti di menunggu mu di apartemen," kata Ardi.


"benarkah, wah.. aku senang sekali akan bertemu dengannya," kata Kirana dan tanpa sadar mencium pipi Ardi.


" baiklah, Daddy pergi dulu ya sayang, ingat jangan membuat ulah lagi," kata Ardi mencium kening Kirana.


" bye Daddy.. hati hati di jalan," kata Kirana melambai kan tangannya.


Kirana begitu senang mendengar Rissa datang, sedang Rika dan Ema binggung melihat tingkah sahabatnya itu.


" ehh... non loe kenapa? seneng banget? menang lotre loe?" tanya Rika.


" aunty Rissa datang, dia itu adik terkecil Daddy," kata Kirana.


" tapi kenapa kamu begitu bahagia?" tanya Ema.


" karena... karena.. karena... rahasia ha-ha-ha," kata Kirana sambil berlari ke kelas.


" Kirana!" teriak Ema dan Rika bersamaan.


' aunty terima kasih mau datang, aku bahagia karena satu-satunya orang yang tau perasaan ku pada Daddy, aunty sekarang datang dan aku bisa mengungkapkan semua pada aunty,' batin Kirana.


tak lama ponsel Kirana bergetar ada pesan masuk, pesan itu dari Rissa.


" sayang aunty, nanti kita ketemu di mall xxx ya, aunty ingin makan siang bersamamu, dan juga bersama dua pangeran tampan aunty," isi pesan Rissa.


" tentu aunty," balas Kirana dengan gembira.


Kirana begitu semangat mengikuti pelajarannya, siang hari Kirana sudah berpamitan pada kedua sahabatnya untuk pulang duluan, karena ingin bertemu Rissa.


Rissa sudah berada di mall bersama kedua putranya, Ken dan Lui tengah bermain di Timezone.


meski sudah berusia 10 tahun, Rissa selalu memanjakan kedua putranya itu, meski James telah menyiapkan mereka sebagai pewaris, tapi berbeda dengan Rissa yang selalu meminta kedua putranya untuk memilih hobi atau kesukaan mereka.


Rissa menelpon Kirana untuk bertanya sudah sampai mana, tak lama Rissa melihat seorang gadis memakai seragam SMA di balut jaket melambai padanya.


" Kirana!" panggil Rissa.


" aunty!" teriak Kirana berlari memeluk Rissa begitu erat.


" huh, aunty kangen banget padamu," kata Rissa.


" Kirana juga, mana nih dua pangeran Kirana yang tampan?" tanya Kirana mencari Ken dan Lui.


" tuh lagi lomba main," kata Rissa.


" prince Ken.. prince Lui..." panggil Kirana.


" hai kak," sapa Lui, sedang Ken hanya tersenyum.


Kirana ikut bermain bersama Ken dan Lui, sebenarnya ada sedikit yang di sembunyikan oleh Rissa tentang sesuatu.

__ADS_1


mereka sedang makan siang di sebuah restoran Korea, Rissa memilih tempat VIP untuk kenyamanan.


kini mereka berempat sudah makan bersama hingga Rissa membuka suara.


" ada yang ingin mommy katakan pada kalian bertiga," kata Rissa.


" apa mommy?" tanya Ken.


" jika terjadi sesuatu pada mommy, Ken dan Lui temui uncle Leo, dan untuk Kirana aku titip dua putraku," kata Rissa.


" emang ada apa aunty? kok seperti nya aunty menyembunyikan sesuatu?" kata Kirana.


" tidak ada, aunty hanya mau berpesan seperti itu saja, jangan di pikirin ya," jawab Rissa tersenyum.


Ken menyadari sesuatu, tapi dia tau tak mungkin memaksa Rissa mengatakan masalah yang tengah di sembunyikan itu.


" oh ya aunty, tumben aunty Sandra tak pulang bersama aunty Rissa?" tanya Kirana.


" dia kan ikut kak Edward pindah ke Austria sayang," kata Rissa.


" oh ya aku lupa," jawab Kirana.


" udah ah, ayo kita shopping mom," ajak Lui.


" baiklah Lui, habiskan dulu makanan kalian oke, baru kita shopping," kata Rissa.


mereka telah mengitari seluruh mall tersebut, Kirana pamit pulang dan berpisah dengan Rissa, karena dia dan kedua putranya juga sudah di tunggu oleh orang tuanya.


Ardi melihat Rissa yang tengah melamun di taman samping, Ardi merasa ada sesuatu yang di sembunyikan oleh Rissa.


" ada apa dek?" tanya Ardi.


" entah lah bang, aku merasa akan pergi jauh dari kalian semua," kata Rissa bersedih.


" apa maksud mu?" tanya Ardi.


" Abang tau jika kak James punya begitu banyak musuh, aku takut mereka melukai kak James atau bahkan aku, aku harap seandainya itu terjadi, aku titip dua putraku terutama Lui, karena dia ingin menjadi seorang musisi, tapi kak James tak memperbolehkannya," kata Rissa mengenggam tangan Ardi.


" baiklah dek, tapi bagaimanapun aku akan berusaha melindungi mu," kata Ardi.


" aku tau itu, dan aku lebih ikhlas kakak bersama Kirana di banding wanita lain." kata Rissa.


" apa maksud mu Rissa, dia putriku, dan aku harus menikah, Karena terus di desak orang tua kita," kata Ardi.


" jangan lihat dia sebagi putrimu bang, lihat dia sebagai gadis dewasa," kata Rissa.


Ardi terdiam, Rissa tau jika hati Ardi sedikit terbuka untuk Kirana.


" jika Abang ragu, tutup mata dan rasakan, hati Abang akan memberi jawaban atas semuanya, dan jawaban hati tak pernah salah," kata Rissa.


" udah cukup, kamu ngomong apa sih," kata Ardi memeluk Rissa.


" aku titip putra putraku ya," kata Rissa memeluk Ardi.

__ADS_1


" Hem.." jawab Ardi.


Ardi dan Rissa berpisah dan masuk ke kamar masing-masing.


pagi pun datang, Ardi sudah sarapan bersama dengan Rissa dan kedua keponakannya, Rissa terlihat begitu tertekan, Ardi tau jika ada sesuatu yang terjadi.


Ardi berangkat menuju perusahaan, sedang Rissa sudah berangkat ke Surabaya untuk bertemu dengan kedua orang tuanya.


Kirana kini sudah di sekolah, seperti biasa gadis cantik ini menjadi pusat perhatian kaum laki laki.


Kirana masuk ke dalam kelas dan menghampiri dua temannya itu, tapi Rika terlihat begitu sedih.


" kenapa?" tanya Kirana pada Ema.


" patah hati, om Kevin nolak dia," jawab Ema.


" what.. kamu udah nembak om Kevin!" kata Kirana kaget.


" Hua.... kamu keterlaluan Kirana," kata Rika.


" aduh maaf... maaf... kenapa bisa?" tanya Kirana.


" tadi.. tadi.. waktu aku mu memberi sarapan pagi padanya, oppa Kevin sedang berbincang mesra dengan seorang wanita,hiks.. hiks.." kata Rika.


" buahahahaha," tawa Kirana pecah, Ema dan Rika binggung melihat Kirana.


" ahh.. kamu tega," kata Rika sambil merengek.


" aduh.. aduh... maaf habis kamu lucu deh, dia bukan pacar om Kevin, tapi itu adalah kak Tasya, adik om Kevin yang dari dulu mengasuhku, karena kalian jarang bertemu dengannya, tapi kalau suaminya sering, tuh om Hiro suami kak Tasya," jawab Kirana panjang lebar.


" untung lah," kata Rika mulai tersenyum.


" trus.. aku sama siapa?" tanya Ema.


Kirana dan Rika melihat Ema binggung.


.


.


.


maaf ya ini sedikit membahas tentang Rissa karena nanti berhubungan dengan kesabaran cinta ..


karena mendekati tamat...


.


.


.


mohon dukungannya ya dengan cara vote like dan komen 😘😍😘😍😘 terima kasih

__ADS_1


__ADS_2