Secret Daddy

Secret Daddy
kesal...


__ADS_3

kini mobil milik Ardi menuju ke sebuah taman... karena bukan hari libur taman itu sangat sepi.. mereka sedang berkeliling sambil menikmati pemandangan..


" sayang... kapan kamu periksa lagi..." tanya Ardi..


" Minggu depan saat masuk usia kehamilan 6bulan Daddy.. karena kata kak Deren aku harus mulai mendapat penanganan khusus.." kata Kirana..


" apa begitu menyusahkan kehamilan ini..." tanya Ardi..


" tidak.. ini begitu menyenangkan mungkin karena umur ku dan juga aku pernah pendarahan jadi perlu penangan khusus agar ibu dan bayinya sehat..." kata Kirana menenangkan Ardi...


" maafkan aku... aku pria yg buruk... seharusnya aku selalu ada di samping kalian..." kata Ardi..


" sstt.. jangan bilang seperti itu.. aku bahagia bisa punya kesempatan mengandung benih milik Daddy.. jadi jangan pernah ngomong seperti itu lagi..." kata Kirana...


kini Ardi pun merangkul Kirana dan Kirana menyandarkan kepalanya pada dada Ardi.. mereka pun terus berbincang..


tak lama ponsel Rafi berdering dan tertera nama Kevin di layar.. Ardi pamit untuk menerima telpon dari Kevin..


setelah menjawab telpon Ardi menghampiri kirana tapi Ardi tak bisa menemukannya.. saat Ardi mencarinya dia melihat seorang gadis sedang membeli telur gulung..


" sayang.. kamu lapar..." tanya Ardi saat menghampiri Kirana..


" hanya pingin makan ini saja.. dan tolong belikan rujak buah yg di sana yg di sana ya..." pinta Kirana


" baiklah... tapi habis itu ikut aku ke perusahaan karena ada client besar yg ingin bertemu dan Kevin tak bisa menghendel ya.. " kata Ardi..


" baiklah..." jawab Kirana masih sibuk makan telur gulung miliknya..


setelah semua permintaan nya di kabulkan kini mereka sedang menuju ke perusahaan Shiddiq Grub..


semua kaget melihat Ardi yg datang bersama Kirana dan juga membawa beberapa kantong makanan.. mereka langsung naik mengunakan lift khusus..


Ardi dan Kirana berada di ruangan Ardi karena Ardi harus berhenti pakaian.. sedang Kirana sedang membalas pesan dari Leo..


" sayang aku tinggal rapat sebentar.." pamit Ardi..


" iya Daddy.. oh ya nanti om Leo mau kesini apa Daddy tak keberatan..." tanya Kirana..


" tentu.. dan jika perlu sesuatu minta saja pada Hiro dan jangan meninggalkan ruangan ini... mengerti.." kata Ardi.


" tentu..." jawab Kirana


kini Ardi menuju ke ruang rapat untuk bertemu client yg membuat Kevin menganggu liburannya...


" selamat siang semuanya..." saat Ardi masuk dan menyapa semua orang...


" selamat siang.. maaf jika saya harus menganggu waktu liburan anda tuan Ardi..." kata Bram..


" tak masalah tuan Juliano Bramantyo..." kata Ardi sambil menyalami tangan Bram..


kini mereka sedang membahas tentang kesepakatan bersama tentang investasi yg akan lakukan...


Kirana lupa dengan janji nya agar tak meninggalkan ruangan milik Ardi.. Kirana turun tanpa di ketahui oleh Hiro yg sedang sibuk..

__ADS_1


dia menunggu Leo di sebuah kafe dan ada seseorang yg tersenyum melihat hal itu.. ya Ella dari tadi menunggu kesempatan untuk mencelakai Kirana...


tak lama leo datang dan tersenyum melihat ke arah Kirana... kini mereka memesan minuman..


" ada apa om.. kenapa seperti nya ada yg penting..." tanya Kirana..


" ya .. ini adalah sesuatu yg di siapkan oleh Rissa untuk mu.. dan karena kmu sudah menikah dengan Ardi maka kau sudah harus aku semua nya..." kata Leo memberikan iPad miliknya pada Kirana...


Kirana melihat semua bukti tentang Ardi dari saat kuliah hingga bertemu kirana... bahkan Rissa meminta Kirana hris menjdi wanita yg kuat dalam mendampingi Ardi.. Kirana menyerahkan nya kembali pada Leo..


" aku tau itu om.. aku tak masalah.. karena itu masa lalu Daddy..." kata Kirana..


" kau memang gadis baik.. " kata Leo..


mereka sedang berbincang dan tertawa bersama.. Leo menyadari ada seseorang yg tengah memperhatikan mereka..


Leo mengirimkan pesan pada Kevin kalau mereka sedang di ikuti..


' Kevin kirim orang untuk melindungi nyonya muda mu karena seperti nya kami sedang di ikuti.. kami ada di kafe depan gedung Shiddiq Grub...' isi pesan Leo..


Kevin yg tau langsung mengerahkan pengawal tapi hanya jika Kirana dan Leo terancam baru mereka bergerak..


" om.. ayo ke kantor Daddy.. aku takut Daddy marah nanti karena tadi aku keluar saat Daddy masih rapat.." kata Kirana..


" baik lah... ayo.." jawab Leo..


saat mereka akan keluar Ella menghadang Kirana sedang Leo sudah di ringkus oleh orang Ella..


" Ella lepaskan dia..." bentak Leo..


" kau gila.. Syarif saja sudah mati.. kenapa kau tak menyusulnya..." bentak Leo yg mendapat pukulan di wajahnya..


Kirana di acungi pisau oleh Ella.. Kirana tak tinggal diam dia melawan dengan memuntir tangan Ella hingga pisau itu terjatuh dan Kirana mendorong Ella hingga menabrak beberapa meja dan kursi.. saat anak buah Ella akan menyerang Kirana.. para pengawal sudah mengepung tempat itu.. bahkan Ella akan kabur sudah di cegat oleh Kevin dengan wajah marah...


" bawa mereka semua ke markas besar... dan kau sudah terlalu lama bermain.. sekarang permainan mu berakhir..." kata Kevin


" lepaskan kau biadab.. kalian membunuh Syarif.." teriak Ella..


" dia mati karena ulahnya sendiri.. dan itu memang pantas untuknya yg sudah membuat nona Rissa menghilang..." kata Kevin..


"lihat saja aku akan membuat kalian semua membayar semua ini.." teriak Ella..


" bungkam mulut wanita ini.. dan cepat bawa mereka semua pergi..." bentak Kevin dengan suara dingin dan datar.


" dan untuk anda tuan Leo, tuan Ardi ingin menemui anda dan juga nyonya muda silahkan kembali.." kata Kevin datar..


kini Kirana dan Leo di kawal untuk kembali ke gedung Shiddiq Grub.. Bram yg baru turun tersenyum saat melihat Kirana yg begitu cantik saat berpapasan...


kini mereka naik lift dan menuju ke ruangan Ardi.. di sana terdengar suara Ardi yg sedang memarahi Hiro..


Kirana dan Leo berhenti di depan pintu.. Kevin langsung membuka pintu dan mempersilahkan Kirana dan Leo masuk kedalam ruangan...


Ardi terlihat begitu marah.. bahkan jas nya dan juga dasi sudah berantakan... Kirana melihat Ardi dengan tatapan takut karena tak pernah melihat kemarahan Ardi...

__ADS_1


" Kirana masuk ke kamar..." perintah Ardi..


" tapi Daddy..." bantah Kirana..


" Daddy bilang masuk.. dan jangan membantah..." bentak Ardi...


Kirana langsung berlari ke dalam kamar setelah itu Ardi mengunci Kirana di dalam kamar pribadi miliknya...


kini Ardi melihat Leo dengan tatapan membunuh.. Ardi tak habis pikir kalau Leo akan membahayakan Kirana dan juga bayi miliknya...


" Hiro kau keluar.. dan Leo jelaskan apa maksud ini semua..." kata Ardi..


Hiro sudah pergi karena tak ingin menghadapi raja setan yg sedang marah.. kini Leo menelan ludahnya kasar ..


Leo menyodorkan iPad miliknya Ardi menerima dan melihat semua isinya dan juga pesan Rissa..


" kau tau.. kau bisa membahayakan Kirana..." kata Ardi membanting iPad itu hingga hancur..


" ya.. tapi aku harus menyampaikan pesan dari Rissa.. kau tau jika Rissa begitu menyayangi Kirana..." kata Leo..


" ya.. tapi kau membahayakan nya karena Ella yg terus mencoba membalas kematian Syarif melalui Kirana..." kata Ardi..


" kalau begitu selesaikan jika kau tak ingin wanita mu terluka.. dan jangan menyesal seperti James yg tak bisa melindungi istrinya.. ingat itu..." kata Leo keluar dari ruangan Ardi...


"AAAAAAA....." teriak Ardi frustasi..


Kevin masuk dan memberikan kabar jika Ella sudah di sekap di markas milik mereka dan menunggu Ardi untuk memberi pelajaran pada wanita itu...


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


mohon dukungannya ya dengan cara vote like dan komen 😘😍😘😍😘 terima kasih


__ADS_2