Secret Daddy

Secret Daddy
BC_ orang tua baru.


__ADS_3

pagi hari Kirana sedang membuat sarapan untuk Ardi dan juga putri kecilnya yang kini masuk usia satu tahun.


sedang Ardi tengah bermain dengan putri kecil nya yg bangun, Ardi terus menciumi Andhara karena gemas.


"Andhara, coba bilang Daddy..." kata Ardi.


" pa.. pa.." celoteh Andhara begitu lucu.


" ma.. ma.." suara Andhara saat melihat Kirana.


" iya ini mommy Dhara.. sekarang putri mommy mandi dan Daddy juga mandi." kata Kirana.


" siap mommy.." jawab Ardi memberikan Andhara pada kirana.


" ayo mandi sayang." kata Kirana mengendong Andhara ke kamar mandi.


setelah selesai memandikan Andhara sudah cantik, kini Kirana juga mandi dan bersiap untuk kuliah.


Ardi juga sudah sudah selesai mengunakan jas dan Kirana juga masuk ke walk in closet,


setelah siap Kirana membantu Ardi memakai dasi.


" sayang kenapa kau begitu sibuk, di sini ada banyak pelayan cukup kau memerintahkan mereka." kata Ardi.


" tapi aku ingin mengurus semua kebutuhan suami dan anakku." kata kirana tersenyum manis pada Ardi.


" baiklah terserah kamu saja sayang, tapi jangan terlalu lelah. dan minta bantuan para maid oke." jawab Ardi.


" oke Daddy." jawab Kirana.


kini turun bersama ternyata Andhara sedang bermain dengan sandi dan Wulan. Kirana menghampiri mereka.


" mari pa.. ma.. kita sarapan terlebih dahulu." ajak kirana.


" iya sini biar mana yg suapin Andhara, kamu dan Ardi cepat sarapan kalian nanti kesiangan loh." kata Wulan.


" iya ma, maaf ya Kirana jadi ngerepotin mama sama papa yg ikut jagain Andhara." kata Kirana.


" hei apa yg kau katakan, kami begitu senang bisa bersama Andhara lagian ada 3 pengasuh seandainya mana dan papa kelelahan kami bisa meminta mereka bergantian menjaga Andhara." jawab sandi.


kini mereka semua sarapan pagi bersama, Wulan begitu telaten menyuapi Andhara. sedang sandi terus menggoda cucunya itu.


di tempat lain Ema sedang binggung karena dia mendapat pesan berantai. Ema yg sekarang bukan keluarga Prasetyo pun binggung.


" kamu kenapa Ema?" tanya Haris.


", tidak pa. mungkin aku akan membatalkan pertunangan dengan kak Alex." jawab Ema.


" kenapa Ema, bukankah kau begitu mencintai Alex?" tanya Bu Retno.


" iya ma.. tapi pernikahan akan indah saat dua hati yg saling mencintai di satukan bukan hanya dengan cinta sepihak." kata Ema.


Haris dan istrinya saling pandang, mereka binggung melihat kesedihan yg di alami Ema.

__ADS_1


ya mereka baru 7 bulan bersama setelah keluarga pak Haris mengancam keluarga Prasetyo yg telah menyembunyikan putri mereka.


pak Haris harus mencari tau, dan hanya satu orang yg bisa di mintai tolong yaitu Kirana.


pak Haris mengirim pesan pada Ardi agar meminta Kirana menjemput Ema. Ardi pun binggung saat membaca isi pesan dari pak Haris.


" ada apa Daddy? seperti nya ada yg penting?" tanya Kirana melihat ekspresi dari Ardi.


" ini sayang pak Haris memintamu untuk menjemput Ema, karena dia sedang malas makan." kata Ardi.


" uhuk.. uhuk.." Kirana langsung tersedak saat mendengar perkataan dari Ardi.


" emm.. aku berangkat duluan ya Daddy, mama dan papa aku titip Andhara ya." kata Kirana yg mencium tangan semua orang.


" sayang kenapa kau tiba tiba buru buru!" teriak Ardi melihat Kirana yg pergi sambil berlari.


sedang Wulan tau jika ada yg tak beres dengan Ema hingga Kirana bersikap seperti itu.


" tenang Ardi, pasti nanti Kirana menjelaskan" kata Wulan.


" iya ma.." jawab Ardi.


Kirana mengemudikan mobilnya dengan kecepatan yg tinggi untuk mencapai rumah Ema.


sesampainya di rumah keluarga Nasution Kirana di sambut kepala pelayan.


" selamat datang nona." sapa bik Ike.


" nona dan juga tuan serta nyonya sedang sarapan nona." kata bik Ike.


" baiklah.. tolong bilang ada aku di sini." kata Kirana yg duduk di ruang tamu sambil mengecek ponselnya.


bik Ike menghampiri majikannya dan mengatakan jika ada Kirana di ruang tamu. Ema yg mendengarnya langsung menghampiri sahabat nya itu.


" Kirana." panggil Ema.


Kirana menoleh dan berdiri dia kaget saat Ema memeluknya begitu erat sambil terisak. Kirana pun membalas pelukan Ema.


" aku ingin mengakhiri nya Kirana. aku ingin mengakhiri nya.." kata Ema dalam tangisnya.


Kirana terkejut mendengar ucapan sahabatnya itu. dia tau jika Alex dan Ema sudah saling mencintai.


" Ema jangan bodoh, kalian saling mencintai kalian bisa membicarakan jika ada masalah." kata Kirana.


" aku ingin mengakhiri nya.. aku tak tau jika dia hanya pura pura selama ini." Kirana makin terkejut dengan ucapan Ema.


Kirana mengajak Ema duduk dan membicarakan nya. Ema masih terisak.


" apa yg terjadi sebenarnya Ema?" tanya Kirana.


Ema menyodorkan ponsel nya pada Kirana, Kirana pun membuka isi ponsel itu dan terkejut melihat pesan di dalamnya.


Kirana ikut marah melihat semua bukti itu. Kirana kembali memeluk Ema, hanya itu yg bisa Kirana berikan.

__ADS_1


" kita cari tau Ema, aku yakin ini hanya sebuah jebakan." kata Kirana.


" tapi jika benar aku tak bisa menghadapi nya." kata Ema.


" Ema percaya pada kekuatan cintamu, setiap cobaan akan bisa di hadapi jika kalian saling mencintai." kata Kirana, Ema hanya mengangguk.


kini keduanya akan berangkat ke kampus, tapi saat di perjalanan ponsel Ema kembali berbunyi.


ternyata Alex menelpon Ema untuk mengajaknya ke rumah sakit.


" iya kak ada apa?" tanya Ema dengan suara sesantai mungkin.


" Ema ayo kita ke rumah sakit untuk tes kesuburan karena papa dan mamaku ingin segera menimang cucu setelah kita menikah." kata Alex.


" kakak yakin, tapi aku bersama Kirana Sekarang." jawab Ema.


" tak masalah, kita bertemu di rumah sakit Deren oke bye bye sayang." kata Alex lembut.


Ema menghembuskan nafas nya kasar karena permintaan dari Alex. Kirana pun melirik Ema.


" Kirana kita ke rumah sakit keluarga Prayoga." kata Ema.


" kenapa, kau sakit?" tanya Kirana.


" kak Alex memintaku untuk melakukan tes kesuburan sebelum menikah, karena dia ingin segera memiliki anak denganku." jawab Ema.


" aneh." gumam Kirana yg langsung putar balik.


butuh 20 menit untuk sampai di rumah sakit itu. sesampainya di sana Alex langsung menyapa Ema seperti biasa.


Kirana melihat sikap Alex tidak berubah pada Ema, Kirana merasa ada yg ingin menghancurkan hubungan dari Alex dan Ema.


saat menunggu Ema dan Alex yg melakukan tes dengan beberapa dokter, tak sengaja Kirana melihat intan di rumah sakit itu.


Kirana mengikuti intan dan dia menuju kesebuah lorong yg sepi dan ternyata dia bertemu dengan seorang suster.


Kirana yakin ada sesuatu pun merekam pembicaraan antara suster itu dan intan, Kirana begitu kaget saat mendengarnya.


tak sengaja Kirana menendang tempat sampah hingga menimbulkan bunyi. secepatnya Kirana berlari dan sembunyi.


.


.


.


.


.


.


mohon dukungannya ya dengan cara vote like dan komen 😘😍😘😍😘 terima kasih

__ADS_1


__ADS_2