
" jangan sakiti dia Aurora.. atau ku pastikan kau akan menyesal..." teriak Ardi..
" cih.. meski kau membunuh ku aku tak takut..." kata Aurora..
tanpa Aurora sadari Kevin sudah mengeluarkan pistol dan memberi peredam agar tak menakuti Kirana...
" benarkah.. apa kau ingin merasakan aku bunuh sekarang..." kata Ardi...
" jangan bermimpi.. kau yg akan melihat gadis kecil bodoh yg tergila gila padamu ini akan mati di tangan ku..." kata Aurora...
Kevin memberikan pistol itu pada Ardi.. Ardi menembak kaki Aurora.. saat Aurora yg kesakitan ardi melepaskan ikatan Kirana dengan pisau yg dia bawa..
kini Kiran sudah berada di pelukan Ardi.. tapi Kirana mengarahkan pistol dan akan menembak.. tapi Kevin membunuh terlebih dahulu..
Ardi menyembunyikan kepala Kirana di dadanya agar tak melihat kejadian itu... kini Ardi mengendong Kirana Kevin dan anak buahnya melindungi Ardi...
kini mereka keluar dari vila milik Syarif itu.. kini mereka menuju rumah sakit guna menyelamatkan Arthur Folke...
kini mobil melaju dengan kecepatan tinggi karena Ardi sudah memaki semua orang.. Ardi terus memeluk Kirana yg makin melemah...
setelah 45 menit mereka akhirnya sampai di sebuah rumah sakit swasta... Deren di bantu oleh anak buah Ardi untuk membawa Arthur Folke..
sedang Ardi sudah mengendong putri kesayangan nya yg sudah pingsan...
" dokter... tolong putriku..." kata Ardi..
" baiklah.. tidurkan di ranjang ini..." kata seorang perawat pria..
perawat itu mendorong Kirana menuju ke ruang UGD.. Ardi begitu khawatir melihat keadaan Kirana yg begitu lemah..
" tuan.. ada berita buruk.." kata Kevin...
" apa lagi..." bentak Ardi..
" maaf tuan nyonya Rissa hilang.. sekarang tuan James sedang mencari keberadaan nya..." kata Kevin..
" maksud mu..." benak Ardi..
" nyonya jatuh saat akan di selamatkan oleh tuan James.. dan tuan Syarif juga sudah terbunuh saat kapal yg mereka tumpangi meledak..." kata Kevin
" ya Tuhan... apa lagi ini.. bahkan aku tak bisa melindungi wanita wanita yg ku sayangi.. " gumam Ardi..
" kau bisa pergi membantu mereka Kevin.. dan aku tak bisa meninggalkan Kirana dengan keadaan nya yg seperti ini.." kata Ardi...
" baik tuan.. saya mengerti..." jawab Kevin..
kini Kevin pergi membantu pencarian dari Rissa.. sedang Ardi masih menunggu di luar ruang UGD... dokter pun keluar dan menemui Ardi..
__ADS_1
" keluarga pasien..." kata dokter...
" saya dok... bagaimana keadaan nya.." kata Ardi menghampiri dokter itu..
" tenang tuan.. nona hanya luka ringan.. dan harus di rawat karena keadaan tubuhnya yang lemah..." kata dokter
" baiklah.. tolong pindang ke ruang VVIP... " kata Ardi..
" baik tuan..." jawab dokter dan seorang suster..
Ardi kini menghampiri Deren yg baru selesai melakukan operasi pengeluaran peluru dari tubuh Arthur Folke..
" bagaimana keadaan nya..." tanya Ardi..
" dua baik baik saja... untuk peluru itu tak membahayakan nyawanya... tapi kenapa om Abang begitu peduli dengannya..." tanya Deren..
"bagaimana pun dia masih saudara dari suami Sandra... meski dia membantu Syarif hingga bisa berbuat seperti ini..." kata Ardi menghela nafas panjang...
" sabar bang... dan aku juga tak menyangka bang Syarif yg begitu pintar kini bisa berbuat seperti itu.. bahkan mami begitu syok mengetahui kabar ini..." kata Deren...
" ya isi hati orang tidak ada yg tau... sekarang kamu bilang pada mami kalau kami semua baik baik saja..." terang Ardi...
" iya bang... dan jaga gadis kecil itu bang.. karena dia telah berhasil membuat raja setan jadi malaikat sepertinya.." kata Deren berlari menghindari Ardi
" kau memang benar.. aku merasa jika aku selalu nyaman dan tenang saat bersama gadis kecil ku ini..." gumam Ardi..
" maaf... aku telat.. ini pasti begitu sakit.. bahkan aku merasa amat sakit saat melihat mu di siksa... ingin rasanya aku mencabik cabin orang yg berani membuatmu seperti ini..." kata Ardi membelai pipi Kirana yg merah..
" Daddy..." panggil Kirana lirih..
" iya sayang... Daddy di sini..." kata Ardi..
" Daddy.. sakit..." keluh Kirana..
" iya sayang... maafkan Daddy karena tak bisa melindungi mu.." kata Ardi meneteskan air mata..
" Daddy jangan menangis.. Kirana baik baik saja... sekarang Kirana bisa di sini bersama Daddy itu yg terpenting..." kata Kirana memeluk Ardi...
" Daddy.. menyayangi mu selalu sayang..." kata Ardi memeluk Kirana..
" aunty Rissa. dan duo kembar..." kata Kirana teringat sesuatu..
" tenang mereka sudah bersama dengan James.. mereka aman.. " kata Ardi..
" Kirana sayang Daddy..." kata Kirana kembali memeluk Ardi...
Ardi mengeratkan pelukannya karena saat ini dia membutuhkan Kirana.. Ardi menangis mengingat keadaan Rissa yg masih belum di temukan...
__ADS_1
" maafkan Daddy membohongimu karena keadaan mu yg masih belum sehat.. dan semoga Alloh SWT menjaga wolfy ku dan menyelamatkan nya ..." batin Ardi...
" kau lapar princess.." tanya Ardi..
" sedikit.. tapi aku tak mau jauh dari Daddy.." kata Kirana..
" baiklah.. kau mau makan apa sayang.. biar Daddy meminta Deren membelikan nya..." tanya Ardi melepas pelukannya...
" aku mau nasi pecel lengkap dengan ayam... boleh ya..." kata Kirana memohon...
" baiklah sayang.. aku akan meminta dokter nakal itu membelinya.." kata Ardi..
Ardi menelpon Deren dan memintanya untuk membeli makanan yg di minta oleh Kirana.. sedang kini Deren menggerutu karena dia tak bisa menolak permintaan dari Ardi karena bisa di amuk raja setan menurutnya...
Ardi sedang menelpon Hiro untuk menghendel semua urusan kantor dan dia juga mengatakan apa yg terjadi dengan Kirana..
" dokter ganteng datang ..." kata Deren masuk..
" hallo kakak dokter..." sapa Kirana..
" hai gadis cantik.. ini makanan pesanan mu dan juga buah.." kata Deren menunjukkan kresek bawaan nya ..
" hei dokter... kau tak bisa melihat ku hah..." kata Ardi sudah berkacak pinggang...
" ayolah bang.. maaf aku tak melihatmu yg dari tadi sibuk dengan benda tipis persegi itu.." kata Deren...
" udah dong.. Kirana sudah lapar... kemari kan kakak dokter..." pinta Kirana..
Ardi merebut kresek yg di bawa Deren dan membuka nya dan mengambil bungkusan nasi yg di minta Kirana..
kini Ardi menyuapi Kirana.. Kirana makan dengan lahap.. Deren memfoto adegan itu dia tak menyangka raja setan yg jahat bisa luluh di depan gadis cantik nan sempurna itu...
.
.
.
.
.
.
.
Mohon dukungannya ya dengan cara vote like dan komen 😘😍😘😍😘 terima kasih
__ADS_1