
Mereka sudah sampai di mall,,,brain sengaja mengajak mereka ke mall supaya gak ribet kalau menginginkan sesuatu tinggal sekali jalan.Kali ini mereka benar-benar jadi pusat perhatian pengunjung mall.Bukan karena wajah mereka yang rupawan.Namun wajah mereka yang masih imut-imutnya tetapi sudah beranak dua.
Benar-benar seperti keluarga berencana sungguhan.Brain yang menggendong baby cessa sedangkan tasya menggandeng tangan jerry.Mereka tidak menghiraukan tatapan semua orang yang mengarah pada mereka.Cuek dan pura-pura tidak tahu sambil menikmati hari libur bersama anak-anak.
"Kakak aku pengen makan di KFC boleh?"
"Eh,,,seharusnya tanya pada kakak yang ini bukan kakak yang itu.Lihat,,,uang kakak yang ini lebih tebal."Ucap brain sambil memamerkan isi dompetnya
"Huh,,,sombong bnget,,,!ya iyalah kakak yang ini gak di kasih jatah sama kakak yang ini.Kakak yang ini mah pelit sama istri."timpal tasya yang hanya bercanda namun di anggap serius oleh brain.
"Enak aja pelit,,,nih black card,,,borong seisi mall ini kalau perlu."ucap brain dengan sombongnya mentang-mentang bos cafe terkenal.
"Eh,,gak usah brain,,!aku cuma bercanda kok,,,aku punya kok nih."tolak tasya sambil menunjukan punyanya.
"Lo jangan jatuhin harga diri suami lo sya.Lo sekarang tanggung jawab gua.Apapun keperluan lo itu tanggung jawab gua.Jangan pakai uang orang tua lo lagi.Meskipun elo anak satu-satunya mereka tapi lo sudah bersuami.Faham kan?nih ambil,,,gunakan untuk keperluan lo dan anak-anak."
"Anak-anak?anak kita cuma satu brain."
"Ya nanti kan bakal di tambah lagi kalau udah lulus sekolah."
Brain berjalan mendahului tasya sedangkan tasya masih menganga dengan ucapan brain barusan.Itu artinya brain akan menagihnya jika mereka sudah lulus SMA.
"Kakak,,,aku laper,,!apa kita jadi makan?"rengek jerry
"Ah maaf sayang,,,yuk kita ke KFC sekarang.Tuh kakak ganteng sudah duduk manis bersama adek cessa."
Belum juga duduk,,,tempat duduk kosong yang di siapkan brain untuk tasya sudah di duduki dua orang cewek genit yang menyukai brain.
"Duh adiknya lucu banget kak,,,!kita berdua boleh duduk di sini?"
"Maaf ya mbak,,,mbak,,,ini tempat duduk kami.Permisi adik saya sudah lapar pengen makan."usir tasya secara halus
"Ye,,,kita duluan yang duduk di sini,,,dari tadi tempat duduknya kosong kok."sahut mereka yang tak terima
"Oke kalian duduk saja di sini,,,!sya ,,,kita pindah duduk di depan sana ada meja kosong."timpal brain membuat dua cewek itu merasa kesal.Sedangkan tasya memandang mereka sambil menjulurkan lidah.
"Rasain kalian,,,enak aja mau godain suami orang.Aku aja yang istrinya jarang di goda sama dia."gumam tasya lirih sambil tersenyum mengejek.
__ADS_1
Kini mereka sudah duduk di tempat yang di tunjuk brain barusan.Menikmati makanan yang di inginkan jerry dengan bahagia.Sesekali Tasya dengan telaten menyuapi baby cessa dan Jerry secara bergantian.Hingga ia sendiri tidak sempat makan.Brain yang melihat tasya belum makanpun berinisiatif menyuapi tasya.
Tasya kaget saat tangan brain sudah di depan bibirnya sambil memegang paha ayam.
"Makan,,,gua suapin,,,!kapan lo makanya jika lo sendiri sibuk menyuapi mereka."
"Nanti saja aku makan sendiri setelah mereka kenyang."tolak tasya
"Jangan membantah,,,cepat makan mumpung gua mau nyuapin elo."
Tasya mengulum senyum antara malu dan senang bercampur jadi satu.Ini kali kedua suaminya menyuapinya.Sungguh perkembangan yang tidak terduga.
"Aaaaaaa,,,,aem."ucap brain menirukan pergerakan bibir tasya saat membuka mulutnya hingga mengunyak potongan paha ayamnya."
"Gimana,,,enak gak?"
"Kok rasanya gak kayak biasanya ya?"ucap tasya membuat brain menaikan alisnya.
"Emang biasanya rasanya gimana?apa bedanya?dari dulu makan di KFC rasanya kayak gini kan?"
"Itu seharusnya gua yang bilang kayak gitu bukan elo.Seharusnya gua yang elo suapin terus gua yang gombalin elo kayak gitu.Nah ini malah kebalik gua yang lo gombalin."protes brain
"Dih,,,siapa yang gombal?orang beneran enak kok kalau makan di suapin.Tinggal gigit ngunyah udah ada yang nyuapin."timpal tasya ada aja jawabanya
"Ngeles lagi -ngeles lagi kebiasaan elo,sya."
"Hehehehehe,,,suapin lagi dong,,,!masih laper nih."pinta tasya dan di turutin brain begitu saja tanpa protes.
Sedangkan semua pelanggan cwek dan cowok yang melihat mereka berdua merasa iri.Mereka terlihat seperti pasangan yang sangat serasi.Brain yang ganteng dan Tasya yang cantik.Keduanya menjadi idaman bagi para mata yang melihatnya.
Brain dengan telaten menyuapi tasya begitupun tasya dengan telaten menyuapi baby cessa dan jerry.Sesekali tasya juga menyuapi brain dan hasilnya mereka makan sambil suap-suapan bergantian.
Hari ini tasya sangat bahagia karena suaminyalah yang membuatnya bahagia.Meskipun hanya berjalan-jalan ke mall bersama anak mereka dan juga jerry.Hal sekecil itupun mampu membuat tasya yang sejatinya dulu kurang perhatian dari kedua orang tuanya merasa bahagia.
"Habis ini elo mau beli apa sya?beli aja sesuka elo pakai black card yang gua kasih tadi."
"Kita lihat ke toko mainan yuk,,,!aku pengen beli'in baby cessa dan jerry mainan.Dan juka kalau boleh aku juga mau beli'in mainan dan baju buat adik-adik angkat aku di panti asuhan kasih bunda.Boleh kan brain?kamu gak keberatan kan?"
__ADS_1
"Terserah elo mau pakai buat belanja apapun bebas sesuka lo."
Dengan senang hati tasya langsung menarik tangan brain dan jerry menuju toko mainan.Tentu saja bukan hanya tasya yang saat ini merasa senang.Bahkan Baby cessa dan jerry yang melihat banyaknya mainan langsung berteriak bahagia.
"Kakak jerry boleh pilih mainanya?"
"Boleh,,,asal jangan jauh-jauh dari pengawasan kakak ya."
"Baik kak."teriak jerry yang sudah berlari melihat-lihat mainan yang hampir seluruhnya ia sukai kecuali mainan anak perempuan.
"Baby cessa mau boneka sayang?"tanya tasya lembut
"Mau dong bunda."sahut brain menirukan gaya anak kecil berbicara.Tasya tertawa menertawakan suara brain yang terdengar lucu baginya.
"Hei,,,nertawain gua lo ya?"protes brain
"Ye,,,percaya diri banget kamu,,,aku kan nertawain ekspresi baby cessa yang menggemaskan ini.Iya kan sayang?yuk kita ikutin kaka jerry sambil lihat-lihat boneka yang kamu suka."
Tasya menarik tangan brain untuk mengikutinya.Sedangkan brain menurut saja tanpa bantahan.Anggap saja hari ini brain berperan menjadi ayah dan suami siaga.Sebelum ia kembali lagi ke mode awal.
"Ssssssst,,,,Ben,,,,Benny ,,,!woy kutil sapi sini lo.Liat tuh,,,bukanya itu si Bos dan tasya."
Boy melihat brain dan tasya dari kejauhan saat ia dan benny baru saja selesai dari bermain timezone.
"Eh iya lo bener,,,!mereka bawa siapa tu?"
"Baby cessa ben,,,anaknya kak Axel."Sahut Boy yang tahunya Cessa adalah anak pertama Axel dan Verlee yang di anggap anak olah brain.Mereka tidak tahu jika Cessa adalah anak kandung dari sahabatnya sendiri.
"Maksud gua anak cowok yang bersama si tasya tu."
"Eh,,,ya lo benar,,,siapa yah?kita samperin aja biar jelas."ajak boy mulai melangkah hendak menghampiri brain langsung di tarik kembali oleh Benny.
"Lo jangan gegabah nyet,,,!kita selidiki secara sembunyi-sembunyi.Percuma lo samperin mereka bakalan banyak alasan."
"Ide bagus Boy,,,gak sia-sia lo jadi anggota osis."
"Emangnya gua elo,,,otaknya isinya makan melulu.Udah-udah ayo kita ikuti mereka keburu hilang.
__ADS_1