
Beberapa tahun kemudian, Brain semakin sukses dengan usahanya di bidang pangan. Cafe dan restauranya telah memiliki puluhan anak cabang di setiap wilayah. Kini Brain telah menjadi chef terkenal dari usahanya sendiri. Tasya menjadi dosen karena kepintaranya. Boy sudah menjadi seorang kapten, bahkan Boy dan Debby sudah menikah. Di pernikahan Boy dan Debby, di karuniai dua anak kembar laki-laki.
Bagaimana dengan Benny? Benny sekarang telah menjadi seorang Ceo di sebuah perusahaan warisan keluarganya. Sampai saat ini, Benny masih betah dengan setatusnya sebagai single man. Benny tidak tersentuh oleh wanita manapun. Kecuali gadis SMA yang sangat tomboy, yang selalu mengganggunya. Gadis itu adala Princessa Moana, putri sulung Brain sahabatnya.
Cessa kini berusia delapan belas tahun, sedangkan Brain, Tasya dan Benny, kini mereka berusia tiga puluh empat tahun. Cessa tumbuh menjadi gadis yang sangat cantik. Namun kecantikanya tertutupi oleh gaya tomboynya. Bukan hanya gaya, cara berpakaian dan tingkahnya, sangat menyerupai laki-laki.
Seperti saat ini, Cessa mengenakan kaos singlet, celana sobek-sobek, saat memasuki gedung perkantoran milik Benny. Tentu saja melihat gayanya yang urakan, membuat satpam penjaga kantor, menghadangnya. Bahkan satpam itu tidak memberi ijin Cessa masuk.
"Woy! Kamu tidak tahu siapa aku? Lepasin, gak?" teriak Cessa, menjadi pusat tontonan para karyawan.
"Kamu siapa? Ada urusan apa datang kemari?" tanya satpam itu.
"Aku mau bertemu bosmu," ucap Cessa sewot.
"Apa kamu punya janji?" tanya si satpam, Cessapun mengfeleng.
Terpaksa si satpam menyuruh Cessa pergi, karena tidak terima, Cessa segera mengeluarkan kartu khusus yang hanya di miliki keluarga Dirgantara. Melihat kartu yang di perlihatkan oleh Cessa kepada si satpam, satpam itu langsung mengizinkan Cessa masuk.
Di lantai atas, Cessa masih di hadang sekretaris Benny. Cessa melihat penampilan secretaris Benny yang terlihat sangat sexy dengan bajunya yang seperti kekurangan bahan. Cessa memandang dari atas ke bawah, sambil memakan permen karetnya. Bahkan Cessa menempelkan permen karet bekasnya di belahan dada si sekretaris yang menonjol. Membuat sekretaris itu mengumpat kesal sekaligus jijik.
Cessa langsung masuk ke ruangan Benny dan mengunci pintunya. Benny langsung berdiri dari kursi kebesaranya.
"Mau apa kamu kemari, Cessa?" tanyanya.
"Kangen sama kamu," jawab Cessa mulai berjalan mendekati Benny.
"Stop! Jangan mendekat," teriak Benny, namun Cessa mengabaikan perintah Benny.
Cessa tetap melangkah mendekat, dan ingin berhambur ke dalam pelukan Benny. Sampai akhirnya, Cessa berhasil memeluk tubuh Benny.
"Lepaskan tubuhmu dari tubuhku, Cessa! Jangan megelantungan di tubuhku seperti monyet."
"Tidak mau! Aku pingin meluk kamu," ucap Cessa, tetap memeluk tubuh Benny.
Gagal sudah cita-cita Benny menjadi seorang single man. Niat hati tidak ingin di sentuh wanita manapun. Tetapi putri dari sahabatnya sendiri, selalu mengganggunya bahkan kini, Cessa memeluk tubuhnya. Jika dulu Cessa suka memeluk Benny di saat masih anak-anak. Lain halnya sa'at ini keadaanya sudah berbeda. Cessa sudah dewasa dan bukan anak kecil lagi. Bahkan tubuhnya sudah berubah menjadi tubuh wanita dewasa.
Meskipun dandananya tomboy, Cessa memiliki tubuh yang sangat ideal. Jika dia mau memakai pakaian wanita pada umumnya, pasti Cessa akan terlihat jauh lebih sempurna.
Tubuh yang ramping bak gitar spanyol, Bentuk bibir seperti angelina jolie. Bagian dada yang berisi, Tubuh yang atletis karena rutin berolahraga. Bokong yang ideal, Mata yang indah dan menggoda. Rambut yang bergelombang dan berkilau serta wangi. Kulit yang putih, Leher yang jenjang, Betis yang ramping. Semua yang ada pada Cessa, memenuhi kriteria tubuh wanita ideal.
__ADS_1
Namun sayangnya Benny tidak tergoda denganya. Bahkan Cessa meragukan, bahwa pria di depanya mempunyai kelainan seksual.
"Ben! Kenapa kamu tidak tergoda denganku? Apa kamu homo?" tanya Cessa kesal.
"Ya, aku homo! Kamu tidak jijik dengan pria homo?" tantang Benny.
Bukan Cessa namanya jika menyerah dan percaya begitu saja dengan ucapan Benny. Bahkan Cessa makin mendekatkan wajahnya di depan majah Benny. Tubuhnya ia rapatkan ke tubuh Benny, dan posisinya sekarang ada di pangkuan Benny.
Benny membelalakan matanya, karena mendapati tingkah putri sahabatnya semakin gila. Bahkn jantungnya berdebar, jantung yang selama ini tenang-tenang saja, kini tergnggu dengan adanya Cessa. Meskipun dia tidak pernah tertarik dengan seorang wanita. Tetap saja dia pria normal, jika dalam posisi begitu dekat seperti ini, maka akan membangkitkan sesuatu yang akan membahayakan keduanya.
Benny menghela nafasnya karena kesal dengan tingkah Cessa. Sampai kapan ia akan seperti ini, di ganggu oleh kenakalan gadis gila ini. Benny mendengar notifikasi whatsapp di handphonya. Ia mengambil handphonya di meja kerjanya. Ternyata notifikasi dari group whatsapp antara Trio B.
BRAIN :
Di mana Cessa, Benny?"
BOY :
Wui, ada apa ini?"
BENNY:
BOY :
Kawinkan saja mereka berdua, Brain 🤭
BENNY:
Eh kapten kampret! Diam lo.
Benny sudah tidak menanggapi chat whatsapp dengan para sahabatnya. Dia mencoba melepaskan tubuh Cessa yang tetepa menempel di tubuhnya. Dia juga heran, kenapa tidak ada reaksi apapun ketika berdekatan dengan Cessa. Bahkan dengan wanita lain, Benny sudah ingin muntah karena risih.
"Turun, Cessa," perintah Benny.
"Ayo kita menikah, Benny," ucap Cessa tiba-tiba, membut Benny langsung melototkan matanya ke arah Cessa.
"Apa kau gila? Bahkan aku lebih cocok menjadi ayahmu," teriak Benny karena kesal.
"Aku tidak peduli! bagaimana kalau kita nikah diam-diam? Jika ayah bundaku saja bisa merahasiakan pernikahan mereka sewaktu SMA dulu, maka aku juga ingin menikah rahasia denganmu," ucap Cessa.
__ADS_1
"Bagaimana bisa kau tahu soal ayah dan bundamu?" tanya Benny penasaran.
"Itu gampang! Karena ceritanya sudah ada di "Secret married with my ex boyfriend", maka aku akan membuat ceritaku denganmu menjadi "Secret marriage with best friend's father,"ucap Cessa sambil tersenyum manis, menatap Benny. Sedangkan yang di tatap hanya menganga setelah mendengar ucapan Cessa.
Bagaimana bisa, bocah yang dulunya sangat kecil. Kini setelah dewasa ingin menikahinya, tentu saja Benny merasa kaget sekaligus ngeri. Bukan hanya rumor Homo saja yang akan ia dapatkan selama ini. Mungkin saja rumor selanjutnya adalah Benny seorang Ceo yang mempunyai kelainan seksual. Terlebih ia adalah seorang pedofil yang menyukai anak-anak remaja di bawah umur.
Membayangkanya saja, sudah membuatnya takut sekaligus ngeri. Apa lagi semua ini tidak akan lucu, jika menikahi putri dari sahabatnya sendiri. Lebih anehnya, sahabatnya akan menjadi ayah mertuanya. Benny langsung menggeleng dan menurunkan paksa, Cessa dari pangkuanya.
Benny menyuruh Cessa untuk keluar, ketika pintu terbuka, di depan pintu sudah ada Brain dan Tasya yang melotor ke arah mereka berdua. Benny dan Cessa sudah persis seperti pasangan mesum yang telah tertangkap Basah.
"Ayah! Nikahkan aku dengan dia," rengek Cessa menunjukan arah jari telunjuknya ke arah Benny.
"Jangan gila kamu, Cessa! Dia sahabat ayah, dan itu berarti sama saja dia adalah ayahmu," ucap Benny tegas.
"Pokoknya aku mau menikah dengan dia, titik!" ucap Cessa final, Brain memijit kepalanya yang mendadak pusing.
"Sudah! Bawa putri gilamu ini pulang, Brain," pinta Benny.
"Lo apain saja anak gua?" tanya Brain, menatap tajam Benny.
"Maksud lo apa? Lo mencurigai gua ngapa-ngapain anak, lo? Tanya pada anak lo, apa saja yang sudah dia perbuat ke gua," ucap Benny tidak terima.
"Ayah! Aku sudah ciuman sama dia," bohong Cessa, sengaja biar Brain menikahkanya dengan Benny.
Benny melotot ke arah Cessa, gadis di sampingnya memang benar-benar nekat. Setelahnya Benny memandang ke arah Brain yang sudah merah padam karena marah. Satu bogeman mendarat di sudut bibir Benny. Ingin rasanya Benny membalas pukulan Brain, namun ia urungkan.
"Pergi kalian dari kantorku! Dasar gadis gila, kau sudah mengacaukan kehidupanku," teriak Benny menutup pintu ruang kerjanya cukup keras.
☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️
OMG! Si Cessa sudah dewasa😲
Dia mau bikin ceritanya sendiri bersama Benny🤭
"Secret marriage with best friend's father"
Di buat novelnya, gak ya?🤔
☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️
__ADS_1