Secret Married With My Ex Boyfriend

Secret Married With My Ex Boyfriend
Ke panti asuhan


__ADS_3

Di pagi yang cerah Brain dan Tasya membawa anak mereka ke panti kasih bunda.Ini kali pertama brain menginjakan kakinya di panti asuhan.Pengalaman baru yang hanya ia rasakan semenjak menikahi tasya.Dia tidak tahu jika selama ini istrinya sering datang ke panti ini.Tentu saja brain tidak tahu karena pergaulanya dengan tasya sangat berbeda.Dulu sebelum adanya baby cessa waktu brain ia habiskan untuk main bersama pacara-pacarnya.Maklum dulu brain terkenal playboy bergonta ganti pacar.


Namun kini berbeda setelah ia memiliki tanggung jawab yaitu putrinya.Waktunya ia habiskan untuk sekolah,anak dan di cafe.Berbeda dengan tasya yang dulu waktunya ia habiskan untuk sekolah,belajar dan bermain bersama anak-anak panti.


Jika orang bilang anak tunggal akan mendapatkan perhatian dan kasih sayang penuh dari kedua orang tuanya.Hal itu tidak tasya dapatkan karena kedua orang tuanya lebih sayang karir dan pekerja'anya.Oleh karena itu dia mencari teman bermain di panti asuhan kasih bunda ini.


Deru mobil terdengar berhenti di depan panti.Semua anak panti berlarian seolah mereka hafal jika ada mobil yang datang berarti ada pula hadiah yang datang untuk mereka.


Tasya keluar lebih dulu dengan menggondong baby cessa.Di susul oleh brain yang menggandeng tangan jerry.


Semua anak panti yang sudah mengenal tasya berteriak bersahutan memanggil nama tasya.Tasya tersenyum lalu memberikan baby cessa pada brain kemudian ia berjongkok untuk menerima pelukan dari mereka satu persatu.


"Kakak tasya,,,kami rindu sekali dengan kakak."


"Cuma sekali ya?kakak kira sangat rindu."


"Kami sangat merindukan kakak sebanyak bintang-bintang di langit."


"Oh ya,,,?buktinya mana jika kalian semua merindukan kakak."


Mereka berbaris satu persatu demi mendapat pelukan dari tasya.Tak lupa juga tasya memberikan ciuman pada mereka satu persatu.


Ada satu anak panti yang terlihat sudah besar namun sebenarnya ia masih kelas 1 SMP.Mungkin karena ia tinggi jadinya ia terlihat sudah dewasa.


Anak itu bernama Radit yang masih berumur dua belas tahun.Saat Tasya ingin memeluk dan mencium Radit.Tiba-tiba brain menghadang tidak mengizinkan Tasya mencium Radit.


Tentu saja sikap Brain mengundang pertanya'an pada semua anak di panti termasuk Radit.


"Di larang mencium cowok lain,sya."


"Astaga brain,,,!ini Radit dia anak di panti ini juga."


"Gak boleh pokoknya,,,!gua saja yang suami lo gak pernah lo cium,huh."

__ADS_1


"Kak Tasya,,,dia siapa?"tanya Radit penasaran


Tasya yang kesal pada sikap suaminyapun berusaha tersenyum kembali dan memperkenalkan brain pada anak-anak panti.


"Adek-adek kakak semuanya,,,perkenalkan dia namanya kak brain suami kakak."


"Apaaaaaaaa?Nak Tasya sudah menikah?"


Itu bukan suara anak-anak panti melainkan ibu panti yang baru keluar karena penasaran anak asuh mereka pada lari ke depan.


"Bunda Lia bagaimana kabar bunda?maafin tasya lama tidak mengunjungi bunda dan adek-adek."


"Bunda baik-baik saja nak tasya...!kamu juga apa kabar?apa tadi yang nak tasya katakan benar?"


"Ah iya bund,,,maafkan tasya tidak memberi kabar pada bunda tentang pernikahan kami.Tapi bunda dan adek-adek jangan marah ya.Nanti pas kami resepsi pasti kalian semua kakak undang."


"Horeeeeee kita bakalan lihat kak tasya di pelaminan seperti princess dan prince di negeri dongeng."


"Brain kenalan dulu sama anak-anak dan bunda lia."


Bunda Lia yang menyadari Brain cemburu dengan Raditpun angkat bicara dan memperkenalkan radit beserta umur Radit saat ini.


"Nak Brain,,,dia Radit anak di panti ini yang paling besar.Nak brain jangan kawatir,,,Radit tidak akan merebut nak tasya karena Radit masih berumur dua belas tahun dan dia masih kelas satu SMP."


Brain langsung kaget lalu menggaruk kepalanya yang tidak gatal karena salah mengira.Tasya dan anak-anak lain menahan tawa melihat ekspresi brain saat ini.


"Kak brain jangan kawatir,,,Radit masih kecil dan Radit menganggap kak tasya adalah kakak Radit.Apakah Radit boleh menganggap kak brain sebagai kakak Radit Juga?"


Brain tersenyum dan senyumanya sangat manis daripada sikap datarnya yang tadi.Brain mengangguk lalu memeluk Radit seperti memeluk saudaranya sendiri.


Tasya terharu melihat sikap suaminya yang bisa menyesuaikan keada'an.Semua anak-anak pantipun kompak memanggil brain sebagai Prince di negri dongeng dan Tasya sebagai princessnya.


Brain tertawa dalam hatinya karena tidak hanya fansnya saja yang memanggilnya Prince Brain.Namun anak-anak panti juga kompak memanggilnya prince brain.Tentu saja hal itu makin membuat brain besar kepala karena sok kegantengan.

__ADS_1


"Lalu mereka berdua siapa nak tasya?"Tanya ibu panti ketika melihat baby cessa dan Jerry.


"Sayang kenalan dulu ya?perkenalkan semuanya saya baby cessa putri dari bunda tasya dan ayah brain."ucap tasya menirukan suara anak-anak


Lagi-lagi Bunda lia beserta semua anak panti di buat kaget oleh tasya.Mereka berfikir kapan tasya hamil dan sekarang tiba-tiba sudah punya anak.


"Hehehehe kalian jangan berfikir kapan kakak hamil ya.Ceritanya panjang,,,lain kali saja kakak ceritakan."ujar tasya menjelaskan


"Oh ya adek-adek,,,kami membawa banyak hadiah dan makanan untuk kalian semua."ucap brain lalu menyerahkan kembali baby cessa di gendongan tasya.Kemudian brain membuka mobil dan mengeluarkan semua hadiah dan makanan yang telah mereka berdua siapkan dari kemarin.


Semua anak-anak panti sangat antusias menunggu brain membagikan hadiah dan makanan untuk mereka.Melihat keceriaan dan kebahagiaan anak panti sudah cukup membuat tasya juga berbahagia.


"Terimakasih ya nak,,,bunda dan anak-anak sangat bersyukur selama ini karena adanya nak tasya yang selalu membantu kami."


"Tidak perlu berterimakasih bunda,,,!mereka semua sudah tasya anggap sebagai saudara tasya sendiri."


Tasya tersenyum melihat brain dan juga jerry membagikan hadiah dan makanan untuk anak-anak panti.Mereka berbaris menunggu giliran mereka satu persatu.Baby cessa pun tak kalah antusias karena melihat banyaknya anak-anak dan mengira mereka adalah teman-temanya.


"Gemesin banget sih,,,!namanya siapa bunda lupa?"


"Namanya Princessa Moana biasa di panggil baby cessa,bund."


"Anak yang cantik,,,!semoga kelak jika sudah besar secantik bundanya dan menjadi kebangga'an ayah bunda ya sayang."


"Aamiin."sahut tasya mengamini do'a dari bunda lia.


"Adek-adek,,,ajakin adek cessa dan adek jerry bermain dengan kalian ya."


"Baik kak,,,,"sahut mereka serempak menghampiri baby cessa dan Jerry lalu mengajaknya bermain.


"Di sini saja bermainya jangan jauh-jauh,,,!adek cessanya belum bisa lari seperti kalian ya."ucap tasya sekali lagi.


Brain menghampiri tasya dan tanpa ragu merangkul pundak tasya.Tentu saja perlakuan dadakan brain membuat tasya kaget dan gugup.

__ADS_1


"Sya,,,ternyata punya banyak anak asik juga ya?kapan kita proses adeknya baby cessa?"


Tasya melotor ke arah brain lalu mencubit perut brain karena suaminya selalu membahas itu dan tidak tahu tempat.


__ADS_2