
Sesampainya di kelas tasya langsung mendapat tatapan dingin dari Mike.Tasya tak menghiraukan tatapan Mike.Ia langsung nyamperin Debby yang sedang asyik berbalas chat entah dengan siapa.
Tasya langsung duduk dan menyapa debby.Yang di sapa merespon namun tatapanya masih asik dengan benda pipih di tanganya.
"Asik banget chatinganya sampai-sampai kamu gak nglirik aku sama sekali Deb."
"Eh sya ,,,hehehe,,!gimana hari minggu lo kemarin?kemana aja lo seharian?"
"Aku main ke panti."
"Sya,,,gua mau bicara sama lo."
Kali ini bukan suara debby melainkan mike.Tasya langsung mendongak melihat mike berdiri di sampingnya.
"Bicara apa?"
"Ikut gua,,,ini penting."
Mike langsung menarik tangan tasya mengajaknya ke rooftop skolah.Tasya hanya menurut saja meskipun ia penasaran.Kebetulan si Benny melihatnya dan langsung laporan ke Brain.
"Katakan mike,,,apa yang ingin kamu bicarakan?kenap harus ke sini?"
"Katakan jika lo dan brain bohongin gua sya.Lo bukan tunangan sepupu brain kan?gua gak bisa kalian bohongi begitu saja.Tingkah kalian seperti orang yang sedang menjalin hubungan."
"Kam,,,,
Ucapan tasya terpotong saat mendengar suara sepatu yang menuju ke rooftop.Ia menoleh dan mendapati brain dan kedua sahabatnya sambil ngos-ngosan.
"Dia cewek gua jika lo penasaran,,,!dan mulai sekarang jangan ganggu cewek gua.Lo faham kan tanpa gua jabarin lebih jelas."
Benny dan Boy di buat menganga dengan ucapan Brain barusan.Meskipun mereka sering memergoki brain dan tasya jalan berdua.Tapi pengakuan brain membuat pertanya'an yang bersarang di otak keduanya kini terjawab.
Sedangkan Mike kini menggpalkan tanganya merasa kesal kepada brain.Mike menganggap brain curang dalam mendapatkan tasya.Kemarin brain berkata bahwa tasya adalah tunangan sepupunya.Dan sekarang ia berkata tasya adalah pacarnya.Mike mengira brain sengaja mengatakan tasya tunangan sepupunya agar mike mundur dan brain bisa maju tanpa saingan.
"Brengsek lo brain,,,!lo sengaja kan bilang kalau tasya tunangan sepupu lo agar gua mundur.Main lo kekanankan,,,lo curang,,,lo gak bisa bersaing secara sehat."
Mike memukul brain secara mendadak membuat brain yang belum siap pun tersungkur ke lantain.Tasya panik langsung membantu brain berdiri.Bahkan tasya menghapus sudut bibir brain yang berdarah dengan tanganya.
__ADS_1
Brain menyeringai melirik wajah mike yang memerah.Brain senang dan memuji istrinya pintar karena secara tidak langsung tasya membuka mata mike bahwa yang tasya inginkan bukan dia melainkan brain.
"Woy ketos gila,,,kurang ajar lo mukul teman kita.Lo lupa dia pemilik sekolahan ini sekarang?lo pengen di keluarkan dari sekolah ini?"teriak boy
"Tanpa dia keluarkan gua akan keluar sendiri dari sekolah ini."mike menjawab dengan ketus lalu pergi meninggalkan mereka
"Kak,,,kamu gak apa-apa kan?ayuk ke uks biar ku obati lukamu."
Tasya benar-benar mengkawatirkan suaminya.Sampai-sampai matanya sudah berkaca-kaca dan butiran bening siap menetes dari matanya.
"Gak mau ke uks...!maunya di cium."
"Plaaaak."tasya langsung memukul bahu brain karena mulut suaminya tidak bisa di kondisikan."
"Sial boy,,,ternyata begini rasanya jadi nyamuk.Mending kita ke kantin aja makan bakso yuk."
"Kenyang gua Ben,,,liat kebucinan mereka."
"Iri bilang kampret."sahut brain tertawa
"Sialan lo,,,tega bener ama kita yang ngejoblo tahunan.Huh,,,mending kita pergi aja,,,selamat ngebucin."timpal benny menarik boy untuk mengikutinya pergi
"Gak mau,,,!ini sekolah kak,,,nanti saja di rumah.Ayuk ku antar ke kelas,,,pasti kamu kesakitan banget."
"Hahahaha,,,yang sakit cuma sudut bibirku karena di pukul sama ketos gila.Yang lainya kuat sya,,,bahkan gendong kamu keliling lapangan dua puluh kalipun aku sanggup.
"Udah ayo masuk kelas,,,nanti keburu ada gurunya."
Merekapun turun dari rooftop menuju ke kelas.Setiap mata memandang ke tangan brain yang menggenggam erat tangan tasya.Bahkan para fans brain menjerit histeris karena merasa patah hati berjama'ah setelah melihat brain dengan mesra menggenggam tangan tasya.
"Semuanya di sini dengar,,,mulai sekarang tasya adalah cewek gua.Barang siap yang mengganggu atau menyakiti tasya maka berurusan dengan gua."
"Sya....
Teriakan dari Debby membuat tasya semakin gelagapan.Pasalnya Debby juga termasuk fans berat brain.
"Sya jadi lo CLBK sama prince brain?"
__ADS_1
"Deb,,,aku bisa jelasin."
"Jelasin apa sih,,,udah jelas kali sya.Kenapa lo gak jujur aja sih ke gua?"
"Sorry,,,soalnya kamu kan fans berat brain."
"Ya elah sya,,,kan gua cuma ngefans bukan berarti cinta.Gua justru ngedukung lo kalau balikan sama prince brain."
"Jadi kamu gak marah sama aku Deb?"
"Gak lah,,,asal itu siap tuh yang lo bilang si haikal.Dia beneran ada gak sih?dan dia beneran sepupu prince brain bukan sih?"
"Siapa haikal sya?"
Kali ini brain yang bertanya pada tasya siapa yang di maksut Debby.Tasya menoleh memandang brain dan tersenyum ketika melihat suaminya sudah terlihat emosi.
"Sabar,,,jangan marah dulu,,,!haikal itu sepupu aku.Dia sekarang berada di yogyakarta,,,jadi kamu jangan marah ya."
"Oh,,,kirain,,,!soalnya aku gak pernah lihat dia sih."
"Wah berarti Haikal boleh dong sama gua sya?coblangin dong sya?"
"Ogah,,,!dia tuh playboy Deb."
"Enggak papa deh playboy,,,gua rela jadi yang ke dua."
"Ke dua palamu tuh,,,dia tuh gak pernah serius sama cewek.Kamu fikir aku akan rela jika kamu di permainkan sama dia?mending kamu sama benny atau si boy tuh."
"Wah sya,,,omongan lo kali ini gua dukung sya.Tasya bener tuh Deb,,,mending lo sama Boy aja.Kalian cocok,,,tapi jangan sama gua,,,gua seleranya sama cewek yang lemah lembut gak bar-bar kayak elo."sahut Benny
"Kurang ajar loh ya kutil kerbau ngatain gua bar-bar.Gua sumpahin lo bucin sama cewek bar-bar beneran baru tahu rasa."
"Amit-amit weeeeek."
"Boy,,,,sini wooooy,,,!nih ada ayang deblong lo nyari'in lo nih."teriak benny membuat debby makin kesal.
"Apaaaa?Siap yang nyari'in gua?dia?duh ayang deblong kangen sama abang boy ya hehehe."
__ADS_1
"Kangen sama elo?weeeeeek,,,pengen muntah gua boy.Dasar duo kutil menyebalkan,,,mending gua masuk ke kelas.Yuk sya masuk ke kelas,,,bucinya tunda entar ja pas jam rahat."
Debby sempat menjulurkan lidahnya menatap benny dan boy.Brain dan tasya hanya tertawa melihat tingkah gila sahabatnya.Merekapun masuk ke kelas masing-masing.Debby yang mengajak tasya masuk ke dalam kelas.Dan Brain yang menarik kedua sahabatnya juga masuk ke kelas samping kelasnya tasya.