
Rumah suga..
Jungkook dan suga pun masuk ke rumah suga. Jungkook menyuruh suga tidur dan suga hanya menuruti jungkook layak nya seorang anak kecil.
Jungkook duduk di kursi samping ranjang suga dan menatap suga.
" hyung, tenanglah, aku tidak akan membiarkan mu mengalami ketidak adilan. Percaya lah, setiap niat baik akan membuahkan hasil yang baik baik pula. Niat mu menolong, kami juga akan menolongmu. Kami akan melindungimu" ucap jungkook.
Tapi masih sama seperti sebelum nya, suga sama sekali tak merespon perkataan jungkook. Suga hanya berbaring dengan tatapan kosong nya.
" hyung tidurlah, aku akan tidur di luar, panggil aku saat kamu butuh sesuatu"
Jungkook keluar dari kamar suga dan duduk di sofa ruang tamu suga.
Jungkook mengambil ponsel nya dan mengirim pesan pada Tata.
" Noona, aku di rumah suga hyung, dan jimin hyung sedang di rumah sakit. Hal buruk terjadi pada jin hyung. Tapi jimin hyung baik baik saja, noona tak perlu khawatir lagi"
Tak lama pesan jungkook di balas oleh tata.
" kamu yakin? Jimin tidak terlukan kan? Apa yang terjadi?" Pesan tata
" noona belum tidur? Ceritanya panjang noona, aku akan menceritakan nya besok. Noona istirahatlah sekarang juga. Jimin hyung benar benar baik baik saja" balas jungkook.
" baiklah kalau begitu"
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Pagi hari nya..
Rumah jhope..
Jhope telah bersiap untuk pergi ke rumah sakit. Saat itu, yuri, jessy dan listy juga telah berdandan rapi.
" kalian mau kemana?" Tanya jhope.
" kami ingin ke rumah sakit, oppa akan ke rumah sakit menjenguk jin oppa kan?" Tanya jessy.
" kami akan ikut" tambah listy.
" tunggu, tidak tidak, listy kamu masih harus istirahat di rumah. Kamu tidak boleh pergi ke mana pun. Dan yuri, kamu juga harus pulang, Aku akan mengantarmu pulang. Lalu jessy, kamu harus menjaga cafe. Soni dan hana tidak bisa mengurus berdua saja bukan. Kamu juga harus menjaga listy juga." ucap jhope.
" oppa" protes listy.
" tidak, oppa bilang tidak ya tidak, listy kembali ke kamarmu. Dan jessy, pergilah ke cafe"
" baiklah" jawab jessy sembari menghembuskan nafas kasar nya.
" ayo yuri" ajak jhope dengan menggandeng tangan yuri.
Tetapi baru dua langkah, jhope berhenti dan menatap tangan nya yang terkait dengan tangan yuri. Jhope pun segera melepaskan genggaman tangan nya.
" maafkan aku. Ayo cepat" ucap jhope.
Yuri hanya terdiam dan mengangguk mengiyakan ajakan jhope.
Yuri dan jhope pun berlalu dari rumah jhope menggunakan mobil jhope.
Kamar listy..
Listy terus teringat akan hal yang menimpa suga. Listy terus mondar mandir kesana kemari.
__ADS_1
" suga oppa pasti di rumah sakit. Aku sangat ingin menemui nya, sayang nya oppa melarangku. Apa aku harus menelfon nya? Iya aku akan menelfon nya saja" gumam listy.
Listy mengambil ponsel nya dan menghubungi suga.
Di saat itu, suga masih terlelap tidur di ranjang nya. Dan ponsel nya tergeletak di meja samping ranjang nya.
Bunyi ponsel suga membuat jungkook terbangun dan segera mengambil ponsel suga dan membawa nya keluar.
Jungkook mengangkat panggilan telefon dari listy setelah melihat nama listy yang tertera di ponsel suga.
" hallo, listy"
" jungkook? Kenapa ponsel suga oppa ada pada mu?"
" iya, aku bersama nya, di rumah nya. Dia masih tidur sekarang"
" bagaimana keadaan suga oppa?"
" keadaan nya sangat buruk listy, aku rasa dia tidak tidur semalaman, sampai dia tak mendengar ponsel nya berdering. Bahkan saat aku menemui nya di rumah sakit, keadaan nya begitu buruk"
" suga oppa, kenapa seperti ini"
" suga hyung sangat terguncang karna hal itu, jhope hyung pasti sudah menceritakan nya padamu kan?"
" iya"
" listy bisakah kamu menemani suga hyung? Aku harus pulang, noona pasti sangat menghawatirkan jimin. Aku akan membawa nya menemui jimin. Aku hanya takut kalau suga hyung melukai diri nya sendiri"
" baiklah, aku akan ke rumah suga oppa sekarang. Tunggulah aku di sana. Tolong jangan pergi sebelum aku datang"
" tentu"
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Pagi itu, namjoon tertidur dalam keadaan duduk. Matanya terpejam dengan rapat nya.
Wajah nya berkeringat dan badan nya mulai bergetar. Bibir nya sedikit terbuka dengan sedikit rintihan dalam mata terpejam.
Namjoon tengah mengalami sebuah mimpi, mimpi dimana ia melihat seorang anak laki laki tengah bermain dengan seorang gadis kecil. Mimpi itu begitu buram sampai namjoon tak dapat melihat wajah mereka.
Seorang wanita dewasa dan pria dewasa kini menghampiri gadis kecil dan anak laki laki itu
Mereka memeluk nya. Mereka terlihat sangat bahagia.
Tapi kemudian anak laki laki itu terpisah dari mereka. Mereka mundur semakin jauh dan jauh. Lalu api besar mulai berkobar menghalangi pandangan.
" aaaaa.." teriak namjoon saat mulai kembali ke alam sadar nya.
" hyung, kamu kenapa? Apa yang terjadi?" Tanya jimin yang terbagun setelah mendengar teriakan namjoon.
" hmm tidak papa jimin, aku hanya mimpi, maaf aku tertidur" ucap namjoon dengan wajah pucat danĀ penuh keringat.
" kamu tertidur dalam keadaan duduk, pasti badanmu lelah. Istirahatlah hyung"
" maafkan aku jimin, harus nya aku menjaga jin hyung. Tapi malah aku tertidur"
" tidak papa hyung. Aku juga tertidur karna sangat lelah, aku yakin jin hyung akan segera melewati masa kritisnya.
" kamu benar. Hmm aku akan membelikan kopi untukmu"
Namjoon pergi dari hadapan jimin, sembari mengusap keringat nya.
__ADS_1
" mimpi yang sama. Selalu mimpi itu. Ada apa dengan anak laki laki itu? Apa itu aku saat kecil? Ah sudahlah. Itu bisa membuatku gila. Aku tidak ingin memikirkan nya. Itu hanya bunga tidur" gumam namjoon.
Di tengah jalan, namjoon berpapasan dengan jhope yang datang berkunjung setelah mengantar yuri pulang.
Jhope membawa tiga cangkir kopi dan satu kantong berisi makanan.
" namjoon ssi. Kamu disini?"
" iya, jungkook memintaku menemani jimin"
" terus kamu mau kemana sekarang"
" ke cafe seberang. Tapi sepertinya kamu mengerti apa yang kami butuhkan"
" tentu saja. Bawa ini, ayo temui jimin. Aku sangat menghawatirkan nya" ucap jhope sembari menyodorkan kantong makanan pada namjoon.
" dia terlihat lebih tenang sekarang. Tapi jin hyung masih kritis di ruang ICU"
" tidak papa, jin hyung pasti bisa melalui nya. Ayo"
Namjoon dan jhope pun pergi menemui jimin.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Rumah ayanna...
Dering ponsel memenuhi ruangan dan membuat perhatian ayanna teralihkan.
Kala itu ayanna yang tengah bersiap untuk pergi ke toko bunga nya, segera menghampiri sumber deringan ponsel itu.
" itu pasti ponsel oppa. Siapa yang menelfon sepagi ini?" guman ayanna.
Ayanna mengambil ponsel namjoon dari dalam tas nya, saat itu nama kim nayeon tertera di ponsel namjoon.
" nayeon?"
Ayanna tersenyum dan mengangkat panggilan dari kim nayeon.
" hallo oppa, kenapa lama sekali menjawab telfonku? Aku juga mengirim pesan, kenapa tidak di balas?" Celoteh wanita dari ujung telefon.
" minhae nayeon ssi, aku ayanna, teman oppa mu. Ponsel nya ada padaku. Sebenar nya.."
" hey hey tunggu. Hentikan. Pertama aku tidak ingin tau siapa nama mu. Kedua, jawab aku cepat, dimana namjoon oppa?" Potong wanita yang ayanna ketahui sebagai nayeon, adik dari namjoon.
" oppa di rumah sakit"
" apa? Apa yang terjadi pada nya?"
" tidak tidak, dia baik baik saja. Dia menjaga teman nya yang di rawat di rumah sakit"
" baiklah terserah lah. Yang jelas, sekarang, entah bagaimana cara nya, kamu harus memberi tahu namjoon oppa, bahwa aku di bandara sekarang, oppa harus menjemputku. Aku sangat bosan di bandara ini"
" hmm baikalah, tunggulah sebentar di sana"
" ingat ya, tidak pake lama"
" iya.."
Ayanna menutup telfon nya dan tersenyum membayangkan ia akan menemui adik dari pria yang ia cintai.
" dia pasti gadis yang sangat manis, seperti yang oppa bilang. Kim nayeon, aku tidak sabar ingin menemui mu"
__ADS_1
Ayanna pun mengambil Tas nya dan memakai sepatu nya. Ia keluar dari kamar nya dengan pakaian sederhana dan rambut yang terikat dengan rapi.