
Rumah sakit...
Sebelum defy masuk ke ruangan naya, defy melihat namjoon yang tengah berdiri di dekat jendela di luar ruang rawat naya.
Defy pun segera menghampiri namjoon.
" oppa, sedang apa oppa disini?" Tanya defy.
" tidak ada, hanya mencari udara segar. Kamu menjenguk listy?" Tanya namjoon balik.
" iya, aku kesini dengan jin oppa, eomma, dan appa nya juga. bahkan appa dan eomma yuri juga datang. Sebenar nya mereka ingin menemui mu. Aku sudah bercerita soal dirimu. Bisakah oppa menemui mereka sebentar" pinta defy.
" tentu saja, ayo"
" ayo. Terimakasih oppa, aku benar benar menanti hal ini, saat aku bergantung pada oppa ku"
" ternyata kamu gadis yang super manja yah" ujar namjoon sembari mengusap rambut defy dengan penuh kasih sayang.
" biarkan saja"
Defy dan namjoon berjalan kembali ke ruangan listy. tetapi di tengaj jalan, defy mendengar suara yang sungguh tak asing bagi nya.
" defy, dong in..." panggil nyonya gong sembari berlari ke arah defy dengan uraian air mata.
" oppa itu ahjuma. Ahjushi adalah sodara kandung dari eomma, kamu mengingat nya?" Bisik defy dengan wajah yang mulai panik.
" aku belum bisa mengingat apa pun" sesal namjoon.
" ahjumma, ada apa? Apa yang terjadi? Kenapa kau disini?" Tanya defy sembari memegang kedua bahu nyonya gong.
" eun soo, eun soo di ICU, dia terkena serangan jantung" jelas nya.
" eomma" gumam defy.
Namjoon begitu terkejut dan ia segera berlari ke ruang ICU tanpa menunggu nyonya gong bahkan defy.
Di depan ruangan ICU, namjoon di cegat oleh seorang suster saat ia akan masuk ke ruang ICU.
" maaf tuan, pasien sedang dalam keadaan kritis, anda tidak boleh masuk" ucap sang suster.
Tak lama, defy sampai di depan ruang ICU bertepatan dengan keluarnya dokter yang menangani nyonya park eun soo.
" suster, biarkan mereka masuk. Pasien ingin menemui anak nya" ucap dokter sembari tertunduk.
Melihat ekpresi dokter, defy dan namjoon semakin di puncak kekhawatiran mereka. Merekapun segera masuk ke ruang ICU.
Di saat yang sama, taehyung melihat namjoon dan defy yang masuk ke ruang ICU dengan tergesa gesa, taehyung pun segera mendekat ke ruang ICU.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
__ADS_1
Ruang rawat listy...
" kenapa defy lama sekali? Ini sudah malam, jin cari lah defy, kalau namjoon sibuk, kita bisa menemui dia besok. Atau undang namjoon dan eomma nya juga untuk makan malam bersama besok" usul tuan park.
" aku akan mencari nya dulu appa. Tolong tunggu sebentar" ucap jin.
Jin keluar dan menuju ke ruang rawat naya. Tetapi kala itu hanya ada naya dan nyonya kim.
" permisi, hay naya, hmm maaf aku mencari defy dan namjoon apa mereka pergi?" Tanya jin.
" namjoon tadi di depan. Dia bilang ingin mencari udara segar, tapi defy tidak kesini" jawab nyonya kim.
" oh baiklah, maaf mengganggu anda. Naya, cepatlah pulih" pamit jin.
" terimakasih oppa, mereka pasti berbincang di luar, tas dan ponsel namjoon oppa juga masih di sini. Dia tidak mungkin pergi" jelas naya.
" oh iya terimakasih"
Jin keluar dari ruang rawat naya dan kembali mencari defy di setiap tempat di ruamh sakit.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
ICU..
Namjoon menekuk kaki nya dan berlutut di depan ranjang nyonya park yang tengah dalam setengah kesadaran nya.
Beberapa alat alat terpasang di tubuh nya, masker oksigen pun masih menempel di hidung dan mulut nya.
Bahkan namjoon pun tak dapat menahan air mata nya dan terus menangis dengan mendekap tangan kiri nyonya kim.
" eomma, ini park joon mu eomma. Aku datang eomma" ucap namjoon.
" eomma, lihatlah siapa yang bersama ku sekarang. Dia park joon mu. Kemaren eomma menanyakan namjoon oppa kan? Dia disini, dan ternyata dia memang joon mu eomma. Peluklah dia sekarang" Sambung defy.
Dengan setengah kesadaran nya, nyonya park eun soo tersenyum dan melepas alat bantu pernafasan nya, nyonya park megusap lembut wajah namjoon yang telah basah dengan air mata.
" eomma tau itu, saat pertama kali melihat nya, eomma tau dia lah park joon ku" ucap nyonya park.
" eomma cepatlah sembuh, aku ingin sekali memakan kue beras dan ayam pedas buatan mu" tangis namjoon.
" sekarang eomma bisa tenang karna telah bertemu degan mu. Dan defy tak akan sendiri saat eomma pergi" ujar nyonya park.
" yeah! Eomma jangan katakan hal itu" maki defy.
Percakapan haru itu di saksikan pula oleh taehyung, bahkan jin pun berdiri di depan pintu setelah melihat taehyung terdiam di depan ruang ICU dengan air mata yang bercucuran.
Awalnya jin begitu bingung melihat taehyung menatap fokus ke ruang ICU dengan wajah sendu. tetapi jin pun kini turut berkaca kaca melihat gadis yang ia cintai tengah menagis tersedu sedu.
" lihat lah adikmu, dia seperti macan. Tapi sebenar nya dia sangat lemah seperti kucing. Park joon, berjanjilah pada eomma, jagalah dong in baik baik. Terutama dari keluarga jin. Nyonya park moo yeong lah yang telah menghabisi appa kalian. Dia lah yang menyuruh tuan kim jaemin membawa appa dan joon ke kota. Dialah prnyebab semua ini" jelas nyonya park dengan terbata bata karna kondisi nya yang tengah kritis.
__ADS_1
Medengar ucapan eomma nya, defy benar benar sangat terkejut dan seketika itu pun tubuh nya lemas tanpa daya, layak nya tulangnya telah hilang dari tubuh nya.
Defy tersungkur di lantai tanpa mampu berucap sepatah kata pun.
Begitu pun dengan jin. Tangan dan bibir jin bergetar hebat, Ia sungguh tak menyangka, bahwa eomma nya lah yang telah melenyapkan appa defy dan membuat park joon jauh dari mereka selama belasan tahun.
Bahkan taehyung pun membulatkan mulut nya seakan tak percaya dengan kebetulan yang menakutkan ini.
Sementara namjoon hanya terus menangis dan menciumi tangan nyonya park yang benar benar berada di ujung ajal nya. Nafas nya mulai tak beraturan bahkan ia pun mulai kejang.
" eomma, eomma bertahanlah. Aku berjanji akan menjaga kalian. Aku berjanji, aku tidak akan jauh lagi dari kalian. Aku sunggu menyayangi kalian" janji namjoon dengan air mata yang bercucuran.
Tetapi sayang nya, janji namjoon tak dapat nyonya park dengar karna ia telah pergi untuk selama nya. Alat alat yang terhubung di badan nyonya park telah berderu dengan keras seiring dengan tangisan dan teriakan namjoon danĀ defy.
Defy meringkuk di samping ranjang nyonya park dengan air mata yang semakin deras nya.
" haaaa eomma.. eommaaa" tangis defy.
Sedangkan namjoon masih saja tak mau menerima kenyataan itu, namjoon masih terus mencoba menggoyang goyang kan tubuh nyonya park yang kini telah kaku dan pucat pasi.
" eomma bagunlah. Eomma siapa yang akan membuat kue beras untukku? Bahkan kita belum menghabiskan waktu bersama, bangun lah eomma. Ini sungguh tidak adil bertahun tahun aku jauh dari mu dan sekarang kamu bahkan belum memelukku eomma. Bangun.. bangunlah.. aku mohon eomma. Bagaimana aku menjaga defy tanpa mu. Ini tidak adil, sungguh tidak adillll.... bangun eomma... eommaaa..." tangis namjoon sembari memeluk jasad nyonya park.
Taehyung segera menghampiri namjoon dan memapahnya untuk duduk di kursi di samping ranjang nyonya park.
Jin pun berjalan ke arah defy yang masih menangis di lantai.
Jin mencoba membantu defy untuk berdiri. Tetapi kala itu emosi defy memuncak setelah teringat perkataan terakhir nyonya park yang menjelaskan soal kejahatan yang eomma jin lakukan pada appa nya.
Dengan sisa tenaga yang tersisa, defy menampik tangan jin dan mendorong jin sampai ia terjatuh di lantai.
" pergi! jangan pernah sentuh aku lagi. Tanganmu dan keluagamu sangat kotor. Jangan pernah dekati aku lagi!" Teriak defy sembari berdiri dan menjauh dari jin.
Jin pun turut berdiri tanpa melepas tatapan nya pada defy.
" defy, aku sama sekali tidak..."
Sebelum jin menyelesaikan ucapan nya, taehyung menepuk bahu jin dan berdiri di depan jin, untuk menghalangi tatapan jin dan defy.
" hyung, sebaik nya kamu pergi dulu, situasi ini sungguh berat bagi mereka. Biarkan mereka tenang dulu, Tolong mengertilah" jelas taehyung.
Dengan berat hati jin pergi dari ruang ICU, meski tanpa mampu mengalihkan tatapan nya dari defy. Defy berdiri diam dengan tangan yang mengepal kencang dan wajah memerah, bahkan pipi defy masih penuh air mata yang bercampur keringat dingin.
Setelah jin pergi, taehyung menghampiri defy dan mengajak nya duduk.
" defy duduk lah dulu, kamu sangat lemah" pinta taehyung.
Tetapi defy justru langsung memeluk taehyung dengan erat nya. Defy kembali menangis tersedu sedu di pelukan taehyung.
Meski sedikit ragu, taehyung tetap membalas pelukan defy dengan mengusap rambut defy yang terurai.
__ADS_1
Tetapi tak lama defy kehilangan kesadaran nya dan jatuh pingsan.
Tangis namjoon dan defy yang kini pingsan membuat taehyung semakin tak kuasa menahan air mata nya.