
Depan rumah jhope..
" tapi listy dan suga saling mencintai, dan.."
" yuri, cukup. Aku tidak ingin kita bertengkar karna hal ini. Listy saja tidak mempermasalahkan hal ini, kenapa kita harus bertengkar untuk masalah ini" potong jhope.
" baiklah. Dimana listy? Dia masih sama? Selalu mengurung diri nya di kamar saat marah?"
" tidak, dia bahkan masuk kantor hari ini. Tidak ada yg berubah"
" tapi dia masih belum pulang? Bukan nya ini sudah jam pulang kantor? Aku bahkan sudah kesalon"
" entahlah mungkin banyak klaien yang datang. Hmm tunggu, Jadi kamu merias di salon?"
" iya, memang kenapa?"
" saat kita menikah pasti kamu akan membuatku bangkrut dengan hobi mu ke salon"
" oppa, jadi kamu tidak iklas memberikan ku uang untuk ke salon. Bahkan sebelum nikah kamu perhitungan padaku?"
" kamu harus belajar merias sendiri dari sekarang"
" oppa sangat pelit"
" tidak, aku hanya menghemat, soal nya aku ingin kita punya banyak anak, jadi tabungan kita harus banyak"
Yuri pun tersenyum, tersipu malu mendengar penjelasan jhope.
Jhope terus memberi gambaran kehidupan mereka setelah menikah, tetapi yuri terus memukuli nya dengan manja.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Bandara...
Listy dan jinan telah sampai di bandara.
Dengan gaun elegant dan mewah, listy berdiri di samping jinan.
Listy terlihat seperti putri dari keluarga kaya dan terlihat anggun.
Listy berdiri di samping jinan dengan senyum nya yang mengembang.
Jinan tak dapat mengalihkan pandangan nya dari listy, yang kini nampak begitu berbeda.
__ADS_1
" apa?" Tegur listy.
" tidak, kamu cantik. Gimana kamu siap?"
" aku sedikit gugup, apa ahjuma cerewet atau galak?"
" tidak dia sangat baik dan ramah"
" akh, aku akan merasa bersalah pada mereka. Aku membohongi mereka"
" kalau begitu, jangan bohongi mereka. Jadilah kekasihku tanpa bersandiwara"
" oppa..."
Jinan mengalihkan tatapan mata nya dari listy dan tersenyum palsu.
" hmm iya, maafkan aku"
" entah kenapa, dia bukanlah orang yang sempurna. Dia juga tidak memperlakukan ku sebaik dirimu memperlakukanku. Tapi ini soal hati, hatiku memilih nya. Aku tidak merasakan getaran yang sama saat aku bersama mu oppa. Kamu pria yang sempurna, kamu bisa mendapatkan gadis manpun yang kamu suka" ujar listy sembari memperlihatkan gigi kelincinya.
" kamu benar" jawab jinan.
Listy dan jinan tertawa, lalu mereka melanjutkan perbincangan mereka, sampai akhir nya tuan dan nyonya kim (orang tua jinan) datang dengan beberapa pengawal dan maid. Para pengawal mendorong troli troli berisi koper koper besar.
Mereka berbincang sepanjang jalan, nyonya kim terus menggandeng tangan listy dan mengusap nya perlahan.
Di sisi lain, jhope dan yuri juga datang ke bandara setelah listy, jinan, tuan dan nyonya kim berlalu.
Jhope dan yuri menyambut tuan dan nyonya lee yang datang dari autralia. Tak berbeda dengan listy, jhope pun mendapat perlakuan hangat dari tuan dan nyonya lee.
Terutama tuan lee, yang memang seorang yang humoris. Jhope terlihat sangat cocok ketika berbincang dengan tuan lee, mereka terus bercanda sampai sampai mengabaikan yuri dan nyonya lee, hal itu membuat yuri dan nyonya lee jengkel. Nyonya lee dan yuri bahkan meninggalkan jhope dan tuan lee yang masih sibuk bercanda gurau.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Hari demi hari berlalu, jin dan jimin merasa sangat lega, ketika oprasi tuan park sukses.
Berangsur angsur keadaan tuan park terus membaik, terutama dengan perhatian yang selalu tata curahkan pada tuan park. Dan tentu nya, keceriaan sujin.
Di tambah lagi sikap konyol tuan lee yang selalu membuat kediaman keluarga park semakin hangat.
Meski begitu, jimin dan tata masih saja di hantui oleh perpisahan mereka. Di samping mengurus tuan park, diam diam tata telah menyiapkan pengacara untuk perceraian nya dengan jimin.
Jimin terus berusaha menyadarkan tata, bahwa tata juga mencintai jimin, tetapi tata terus saja menghindar dari jimin. Bahkan tata terkesan enggan menatap mata jimin.
Sehari hari, mereka hanya memperlihatkan fake smile mereka. mereka hanya bersikap biasa saat di depan keluarga, tetapi saat mereka hanya berdua, mereka lebih terlihat seperti orang asing.
__ADS_1
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Lain jimin, lain Pula namjoon. Setiap hari, namjoon, nyonya dan tuan kim bergantian menjaga naya, menemani naya menjalani kemo terapi. Namjoon melakukan peran nya sebagai seorang saodara laki laki, dan seorang kekasih.
Namjoon terus memberi semangat pada naya, nyonya dan tuan kim.
Sepanjang hari, dia hanya bekerja membuat lagu untuk grup nya, dan mengurus segala keperluan lahir dan batin keluarganya, namjoon bahkan mengambil pekerjaan paruh waktu setelah mengurus grup mereka. Entah menjadi penjaga kedai cafe, atau hanya sekedar menyanyi di cafe.
Meski tanpa mengatakan bahwa namjoon adalah oppa nya, defy selalu berusaha membantu namjoon. Defy mencarikan pekerjaan untuk namjoon. Defy juga selalu membuatkan makanan kesukaan namjoon dan mengantarnya ke rumah namjoon.
Seatu hari defy melihat namjoon duduk melamun di rumah nya, saat defy datang. Tetapi namjoon selalu menyembunyikan kegelisahan nya dari defy.
Bahkan defy sempat melihat namjoon menitikan air mata nya, saat menikmati makanan yang defy bawa. Tapi tentu saja namjoon langsung menyapu air mata nya, ketika mendengar langkah kaki defy, yang mendekat pada nya.
Defy pun tau benar, bagaimana perasaan namjoon saat itu. Karna defy melihat potret ayanna yang terbingkai di bawah bantal namjoon, ketika defy membersihkan kamar namjoon.
Defy menangis ketika melihat foto ayanna berada di bawah bantal namjoon. Defy tau benar bahwa namjoon sangat merindukan ayanna.
Setelah berjuang sejauh itu, setelah melewati berbagai badai yang menguji cinta mereka, namjoon dan ayanna masih saja tak dapat bersatu. Apalagi namjoon yang harus terus berusaha memenuhi kebutuhan rumah dan membayar biaya rumah sakit naya.
Defy mengingat segala kesusahan yang harus namjoon alami, defy pun menangis tersedu sedu di kamar namjoon, tanpa namjoon tau.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Namjoon dan jimin harus melewati ujian cinta mereka. Tetapi tidak begitu sulit bagi jhope, suga, taehyung, jungkook dan jin.
Jhope dan yuri menjalani hubungan mereka dengan penuh kebahagiaan. Setiap hari, jhope selalu menjemput yuri dari kantor. Kadang mereka pergi ke cafe atau hanya menghabiskan waktu di time zone setelah pulang kantor.
Saat libur, yuri juga membantu jhope mengurus cafe nya. Hari hari mereka berjalan dengan baik. Bahkan lebih mesra dari sebelum nya, terutama karna jhope dan yuri telah mendapatkan restu sepenuh nya dari kedua keluarga.
Begitupun kisah cinta listy dan suga. Meski harus bermain kucing kucingan dengan jhope, listy dan suga tak mendapat kesulitan dengan hubungan mereka. Apalagi, jinan selalu membantu suga dan listy mendapatkan waktu untuk mereka habiskan berdua.
Jinan sering sekali memjemput listy, dan mengatar nya untuk berkencan dengan suga.
Tak jauh berbeda dengan listy dan suga, jessy dan taehyung pun menjalani hari mereka dengan penuh cinta. Semenjak taehyung mengetahui kecemburuan jessy pada defy, taehyung lebih mencurahkan perhatian nya pada jessy, bahkan taehyung sedikit menjauhi defy demi menjaga perasaan jessy.
Sementara itu, orang yang jessy cemburui pun selalu membangun kemesraan dengan kekasih nya.
Ya, jin dan defy selalu terlihat mesra di mana pun dan kapan pun.
Jin selalu mendukung defy, terutama di saat ini, di saat defy tengah hancur melihat namjoon, oppa nya yang selama ini dia anggap telah meninggal, dan ternyata ia begitu dekat dengan nya.
Setiap defy mengunjungi namjoon di rumah atau pun di rumah sakit, jin selalu menyempatkan diri untuk mengantar defy, di sela kesibukan nya mengurus kantor pusat PG group.
Jin bahkan selalu menjadi tempat defy untuk mengadu dan berkeluh kesah setiap defy membicarakan kesusahan yang namjoon alami. Bahu lebar jin selalu siap sedia untuk menjadi sandaran bagi defy.
__ADS_1