SEVEN BOY'S SEASEON 2

SEVEN BOY'S SEASEON 2
Seven Boys' 2 Episode 84


__ADS_3

Di sisi lain.


Meski jhope dan listy tengah dalam masalah, jessy tetap saja harus mengurus cafe jhope. Karna hari ini mereka mendapat pesanan lebih.


Jessy dan soni telah memasak dan telah menyiapkan nya dalam beberapa dus.


Dengan sepeda motor listy, jessy bersiap untuk mengantar pesanan itu.


Beberapa dus terlihat tertata rapi di belakang sepeda motor.


Jessy memakai helem dan mulai memanasi sepeda motor. Dalam diam, sesekali jessy terlihat memejamkan mata nya dengan kuat.


Lalu, hembusan nafas panjang, jessy lepaskan bebas.


Begitu jessy membuka mata nya, ia terkejut karna ternyata taehyung telah berdiri di depan motor nya.


" aaa! Kamu mengagetkan ku" maki jessy


" kalau aku tidak mengagetkan mu, kamu tak akan mau mendengarkan ku kan?"


" kamu benar, aku tak ingin melihat mu, apa lagi mendengar mu. Jadi, pergilah"


" aku ingin bicara sebentar"


" tak ada lagi yang harus di bicarakan"


Dengan cepat taehyung melepas kunci motor dan menyenbunyikan di balik badan nya.


" yakk! Oppa!"


" kita bicara sebentar"


" aku harus mengantar pesanan"


" aku akan mengantarmu"


" aku bisa sendiri"


" aku akan mengantar mu. Diam duduk lah dengan tenang!"


Jessy menuruti perkataan taehyung dan duduk diam di sela antara taehyung dan beberapa kotak makanan.


Taehyung mengambil alih seluruh pekerjaan jessy, taehyung tak membiarkan jessy bergerak sedikit pun.


Dia mengangkat dan memberikan kotak kotak makanan itu pada pelanggan yang telah memesan. Dengan sikap ramah dan senyum kotak nya, taehyung bahkan mampu membuat jessy sedikit tersenyum.


Tak terasa, mereka telah mengantar semua pesanan, kini mereka berkendara menuju arah pulang, tetapi taehyung menepi dan mematikan mesin motor di pinggir jalan.

__ADS_1


Tentu saja jessy terlihat bingung ketika taehyung berhenti mendadak.


" kenapa berhenti?"


" ini toko roti favorit ku. Di sini murah dan enak. Kita makan dulu di sini" ajak taehyung.


Tanpa mendengar jawaban jessy, pria bersenyum kotak itu menarik tangan jessy dan masuk ke toko roti tersebut.


Taehyung terus saja mencoba menghibur jessy dengan sikap konyol nya, dengan candaan nya yang selalu sukses membuat jessy tertawa.


Mereka menikmati makan siang mereka, meski jessy masih saja lebih banyak terdiam, tetapi taehyung tak membiarkan jessy dengan lamunan nya.


Di tengah perbincangan mereka, jessy melihat sebuah selebaran di samping meja tempat tehyung dan jessy duduk. Kala itu, taehyung tengah pergi memesan minuman tambahan.


Jessy beranjak dari duduk nya dan memperhatikan selebaran itu, selebaran yang bertuliskan.


" korea idol "


(Sebuah kontes menyayi ternama di korea)


Tapi saat taehyung kembali ke meja nya, jessy segera melipat kertas tersebut dan memasukan nya ke dalam tas yang ia bawa.


Mereka pun kembali menikmati makanan yang telah mereka pesan.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Time zone..


Setelah berbulan bulan mereka terpisah dan disibukan oleh pekerjaan masing masing, akhir nya mereka telah kembali bersama.


Mereka menebus hari hari yang telah berlalu, dengan satu hari ini yang penuh canda tawa dan kemesraan. Sepanjang jalan, jari jemari mereka saling mengait, bahkan sesekali jungkook mengambil kesempatan untuk mendekap sindy dalam pelukan nya. Begitu pun dengan sindy yang terlihat nyaman bersandar di bahu kekar jungkook, bahkan saat berjalan.


Tawa mereka tak pernah pudar, semua permainan di time zone, mereka main kan dengan heboh dan ceria, meski sindy lebih banyak mencurangi jungkook, tetapi jungkook hanya membalas sindy dengan usapan lembut di rambut panjang sindy.


Di tengah permainan mereka, ponsel jungkook pun berdering.


Jungkook sempat ragu lalu mematikan panggilan telefon dari tuan jang sehan.


Tetapi tuan jang sehan kembali menelfon jungkook kembali.


" angkat saja dulu, siapa tau penting" ujar sindy yang mulai mendekat, ketika melihat jungkook menatap layar ponsel nya.


" baiklah"


Jungkook pun mengangat paggilan telefon dari tuan jang sehan.


" iya ahjushi, ada apa? maaf tadi aku sedikit sibuk"

__ADS_1


" maaf aku mengganggu mu jungkook. Tapi ini benar benar penting. Aku pikir aku harus segera memberitau mu soal ini"


" ada apa ahjushi?"


" ini soal jinan, pria yang kamu kenal kan padaku waktu di tempat jhope itu, ternyata itu identitas palsu, dan keluarga nya pun hanya orang tua yang mengadopsi nya di panti asuhan"


" aku tau itu ahjushi, aku bahakan baru pulang dari daegu, tapi itu terlambat, dia sudah bergerak"


" kamu harus lebih cepat menangani dia. Ada satu hal lagi yang pasti akan mengejutkan mu"


" apa?"


" jinan itu, adik kandung dari Min junhwan atau yang kalian kenal dengan nama JUNHOO. Iya jungkook, dia orang yang sama. Aku mendengar suara jinan saat aku di sekap di rumah junhoo, itu sebeb nya aku sempat curiga pada nya. Dan setelah aku mengumpulkan berbagai informasi, ternyata dia memang lah jinan"


Jungkook terdiam dan hanya bisa membuka mulut nya karna tak percaya akan apa yang ia dengar.


" jadi? Jadi selama ini, jinan itu mata mata junhoo. Sial!" Sesal jungkook.


Mendengar nada tinggi jungkook, sindy pun menghentikan permainan nya dan menghampiri jungkook.


" ada apa kookie?" Tanya sindy.


" hmm ahjushi, terimakasih atas informasi yang kamu katakan ini. Aku tutup dulu"


Jungkook menutup telfon nya dan menarik tangan sindy.


" ayo, kita ke rumah listy sekarang" ajak jungkook.


Tanpa menanyakan apapun, sindy mengikuti jungkook dan mereka berlalu menuju rumah jhope.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


di sebuah kantor..


Di sebuah ruangan nan megah dengan sofa kulit yang besar dengan meja kaca yang selaras dengan warna sofa, dua orang pria, nampak tengah duduk santai.


Satu di antara mereka melipat kaki, dengan cerutu di tangan nya.


Asap mengepul dari cerutu nya.


Namun, satu pria lain nya, duduk diam dengan wajah tertunduk. Pria itu tak lain adalah jinan.


" bagus jinan, kamu sudah melupakan perasaan konyol mu pada listy. Itu bagus. Sudah ku bilang, kamu bisa dapatkan gadis yang 100 kali lebih cantik dari listy. Fokus lah dengan balas dendam kita. Lihatlah diriku, karna aku tidak pernah di perbudak oleh hati ku, jadi aku bisa sampai di titik ini" terang laki laki yang tengah melepas asap dari cerutu nya.


Laki laki yang terus saja mencari masalah dengan jhope dan lain nya. Siapa lagi kalau bukan junhoo.


" iya hyung. Aku akan mengirim foto foto jhope pada agensi mereka. Mereka tidak akan di terima oleh agensi itu. Bahkan tak akan ada agensi yang akan membiarkan mereka debut" ujar jinan.

__ADS_1


" lakukan secepat nya. Dan jangan sampai ada kesalahan. Pergilah jinan"


Jinan mengangguk pelan dan beranjak dari duduk nya.


__ADS_2