SEVEN BOY'S SEASEON 2

SEVEN BOY'S SEASEON 2
Seven Boy's 2 Episode 19


__ADS_3

Ruang rawat jin..


Tata dan jin sama sama terkejut, karna tata sama sekali tidak tau bahwa jimin merahasiakan pernikahan palsu nya selama ini. Dan jin tentu saja sangat terkejut karna yang jimin sampaikan padanya, bahwa dia dan tata saling mencintai.


" oppa, apa jimin merahasiakan nya dari mu?" Tanya tata dengan terbata bata.


" jadi pernikahan kalian palsu?"


" maafkan aku oppa, apa yang harus aku katakan. Aku pikir jimin sudah mengatakan semua nya padamu. Maafkan aku, Ini semua karna aku, aku lah yang meminta jimin melakukan nya. Tolong jangan salahkan jimin. Aku mohon" pinta tata, yang kini hanya bisa tertunduk dengan wajah yang mulai berkeringat dingin.


" kenapa kalian melakukan hal ini?"


Tata pun menjelaskan permasalahan yang mereka hadapi sampai mereka memutuskan untuk melakukan pernikahan palsu.


Jin hanya terdiam, ia tak dapat berkata apapun saat tata menceritakan semua hal yang jimin lalui.


" oppa, jimin sama sekali tidak bersalah dalam hal ini. Hati nya yang begitu mulia sampai ia bisa mengorbankan banyak hal hanya untuk membantuku. Aku mohon jangan salahkan jimin"


" begitu banyak yang harus jimin lewati, dia bahkan menjauhi keluarganya. Harus nya aku ada di sisi nya, tapi aku justru turut menambah beban nya. aku terlalu egois, aku berpikir jimin meninggalkan keluarga nya hanya karna keegoisan nya akan cinta. Tapi ternyata dia melakukan hal yang begitu mulia. Aku sangat malu pada diriku sendiri"


" tidak oppa, jangan katakan hal itu. Kamu tidak bersalah, dan ini belum terlambat jika kamu ingin memperbaiki nya. Jimin sangat menyayangimu. Mana mungkin jimin menolak untuk memaafkanmu"


" kamu benar, aku harus memperbaiki kesalahanku"


Di tengah perbincangan mereka, defy dan yuri datang menjenguk jin.


" apa yang kalian bicarakan?" Tanya defy saat masuk ke ruang rawat jin.


" tidak ada, kamu hanya berbincang biasa saja. Kalian bersama?" Tanya tata balik.


" tidak, kami bertemu di depan rumah sakit tadi. Oppa, aku sangat senang kamu baik baik saja" jawab yuri.


" tentu saja, kamu lupa oppa mu ini worldwide handsome, tidak akan semudah itu di lukai" sombong jin.


Semua orang tertawa mendengar kesombongan jin. Tetapi defy paham benar dengan senyuman palsu jin. Terutama mata nya masih sedikit memerah.


" yuri ssi, sudah lama tidak bertemu, kamu semakin cantik saja" puji tata.


" eonnie juga sangat cantik setelah menikah dengan jimin oppa. Oh ya dimana jimin oppa?" Tanya yuri.


" ayo kita bicarakan di cafe depan. Kita biarkan sepasang kekasih ini melepas rindu mereka" sindir tata pada jin dan defy.


Defy dan jin tersenyum malu, dan yuri pun segera menarik tangan tata keluar dari ruang rawat jin.


" ide bagus, ayo eonnie" ajak yuri.


Setelah yuri dan tata pergi, defy berdiri di samping ranjang jin.


Mereka saling menatap, dan jin menunjukan senyum manis nya pada defy, tapi berbeda dengan jin, defy justru mulai berkaca2 dengan bibir yang bergetar.


Defy mulai membelai pipi jin dan jin menutup matanya, merasakan belaiaan tangan halus defy.

__ADS_1


" aku begitu menghawatirkanmu" ucap defy.


" aku tau itu, itu sebeb nya aku menelfonmu. Dan sekarang aku baik baik saja, tidak ada yang perlu kamu khawatirkan lagi" hibur jin sembari mengusap air mata defy yang telah jatuh membasahi pipi nya.


" ini yang kedua kali nya. Aku sangat tidak suka melihatmu berbaring di ranjang seperti ini"


" iya iya, maafkan aku. Kemarilah, aku sangat merindukanmu tuan putri"


Defy duduk di ranjang jin dengan memunggungi jin dan jin segera melingkarkan kedua tangan nya di pinggang defy.


Kini Jin bahkan menyandarkan dagu nya pada bahu defy.


" maafkan aku" bisik jin.


" kegelisahan ku sudah berkurang karna kamu sudah sehat sekarang. Tapi sekarang, aku melihat kegelisahan di mata mu, itu membuatku tak tenang. Katakan, apa yang mengganggu pikiranmu oppa"


" apa terlihat begitu jelas?"


" entahlah. Tapi aku merasakan nya"


" ini soal jimin, tata, dan pernikahan mereka"


Defy hanya terdiam dengan wajah yang mulai tegang.


" aku rasa kamu sudah mengetahui hal ini" ucap jin sembari melelas pelukan nya.


Defy pun segera berbalik dan berhadapan dengan jin.


" iya, ini semua memang kesalahanku. Harus nya aku selalu berada di sisi jimin, berada di pihak nya agar dia mengungkapkan semua isi hati nya. Tapi aku terlalu egois untuk mengerti kelembutan hati jimin"


" oppa, sudahlah. Jimin sudah memaafkanmu. Dia bahkan terus menunggu mu semalaman saat kamu koma. Terlihat jelas dia sangat menghawatirkan keadaanmu"


" kamu benar. Sekarang saat nya aku yang harus menunjukan rasa cintaku pada jimin"


" itu akan lebih baik nanti nya" ucap defy.


Kini mereka pun saling memeluk. Defy terus menanyakan apa yang jin rasakan dan jin terus membohongi defy akan luka nya.


Mereka saling meledek dan melempar senyum.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Rumah suga..


Jimin, jungkook, jhope, V dan suga duduk di ruang tamu suga. Suasana begitu hening, bahkan ke lima pria itu hanya tertunduk.


" aku akan meminta namjoon hyung kemari. Keputusanmu ini akan berdampak pada grup kita hyung" ucap V sembari melirik suga dan pergi keluar.


" suga hyung, kita itu satu sekarang, kalau kamu memutuskan ini, apa yang terjadi pada grup kita?" Tanya jimin.


" tolong pikirkan kami juga hyung. Kami membutuhkan mu" sambung jhope.

__ADS_1


" aku sudah memikirkan nya. Dan keputusan ini yang terbaik untuk kita dan grup. Apa yang akan terjadi pada grup kita kalau nanti nya mereka tau aku pernah membunuh seseorang? Itu akan nenjadi masalah besar untuk kalian juga" jelas suga.


Mendengar jawaban suga, semua orang kembali terdiam. Tapi diam nya jungkook tak seperti jhope dan jimin, jungkook terus terpikir akan pistol yang ia temukan di gedung tempo hari.


" apa yang harus aku lakukan dengan pistol itu? Pistol itu akan menolong suga hyung atau justru memberatkan nya?" Batin jungkook.


" jungkook, katakan sesuatu, kamu seorang polisi, apa yang harus suga hyung lakukan sekarang? Tidak bisa kah kita menutupi kejadian itu? Junhoo tidak mungkin melaporkan suga hyung karna dia juga bersalah kan?" Protes jimin.


" oh iya hyung, Kamu benar. Aku harus pergi sekarang" pamit jungkook dengan tergesa gesa.


" hey mau kemana?" Teriak jhope.


" ada urusan penting" sahut jungkook sembari berlari menuju mobil nya.


Dia bahkan tak berpamitan pada taehyung yang tengah menelfon namjoon di luar rumah suga. Taehyung pun tak bertanya kemana jungkook akan pergi, karna ia masih bicara dengan namjoon.


" namjoon hyung, cepatlah datang kami menunggu, aku tutup telfon nya" pamit taehyung.


Setelah menutup telfon nya, taehyung kembali masuk ke rumah suga dan segera duduk di samping suga.


" kemana jungkook pergi?" Tanya taehyung.


" entahlah, di saat seperti ini malah dia pergi begitu saja" jawab jhope.


" namjoon hyung akan datang?" Tanya jimin.


" iya dia akan segera datang" jawab taehyung.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Kantor PG industri..


Sindy sampai di kantor dan segera mengerjakan pekerjaan nya. Dia menatap jam dinding di sana. Jarum jam menunjukan pukul 9 pagi.


" defy pasti di rumah sakit. Bagaimana aku mengatakan pada defy, kalau aku akan berhenti dari pekerjaanku. Defy pasti sangat marah padaku" gumam sindy.


Sindy kembali melanjutkan pekerjaan nya, dan tak lama kemudian, ponsel nya berdering. Terlihatlah nama taemin oppa.


" oppa, ada apa? Bagaimana formulirku?" Tanya sindy.


" kamu cerewet sekali, oppa ingin memberi kabar baik untukmu. Formulirmu di terima, dan mereka ingin mewawancarai mu tiga hari lagi, kamu harus bersiap untuk ke jepang. Oppa akan mengurus visa dan pasport mu besok"


" oppa, apa tidak bisa di undur beberapa hari? Masalah nya aku masih belum berhenti dari kantor"


" lho kenapa belum berhenti? Wawancara mu tidak mungkin bisa di undur, dan bukan hanya kamu saja yang di wawancara, kalau kamu tidak datang, posisi itu pasti lepas dari tanganmu"


" bos ku masih di rumah sakit. Hmm baiklah aku akan mengurus nya"


" baikalah, kita akan ke jepang 2 hari lagi. Ahjuma dan ahjishi sudah mengetahui hal ini bukan?"


" sudah oppa, baiklah aku akan kembali bekerja"

__ADS_1


Sindy menutup telefon nya dan tertunduk setelah melirik tempat duduk defy.


__ADS_2