
Rumah sakit...
" nyonya, hmm aku ingin berdiskusi dengan anda. Hmm kami akan membiayai oprasi anak ini, tapi kami ingin mengadopsi nya sebagai putra kami" tawar tuan kim dengan suara bergetar.
Nyonya jung terdiam dan menatap park joon yang terpejam tak berdaya.
" saat ini yang paling penting adalah keselamatan park joon. Lagi pula pria yang menitipkan park joon bukanlah ayah kandung nya. Park joon membutuhkan pertolongan sesegera mungkin" batin nyonya jung.
Skip.
Nyonya kim dan tuan kim menandatangi surat adopsi park joon, setelah oprasi park joon selesai.
Oprasi park joon berjalan lancar dan nyonya jung pun memberikan hak asuh sepenuh nya pada tuan dan nyonya kim.
Awal nya memang di atas kertas, park joon menggunakan marga tuan jaemin, yaitu kim.
Tetapi itu hanya di atas kertas saja. Nyonya jung dan penghuni panti selalu memanggil park joon dengan nama joon.
Dan setelah park namjoon tersadar setelah melewati oprasi, tuan, nyonya kim dan nyonya jung membicarakan pengapdopsian park joon.
" park joon. Dia orang tua barumu. Kamu akan tinggal besama mereka mulai sekarang. Ini appa dan eomma mu" ucap nyonya jung.
" hai park joon. Aku kim mi soo. Aku adalah eomma mu mulai sekarang. Dan mulai sekarang, namu mu adalah kim joon" ucap nyonya kim.
" hmm bukan bukan. Nama mu KIM NAMJOON. kim nayeon dan kim namjoon, itu terdengar lebih merdu bukan?" Celetuk tuan kim dengan senyum nya yang mengembang.
nyonya jung flash back off.
Mendengar penjelasan nyonya jung, pikiran Taehyung dan nyonya jiwook tertuju pada namjoon yang mereka kenal.
" nyonya, apa anda memikirkan hal yang sama sepertiku?" Tanya taehyung.
" namjoon?"
" mungkinkah dia orang nya?"
" itu mungkin saja bisa terjadi, tapi kita tidak bisa langsung menanyakan nya pada namjoon. Ini hal yang cukup sensitif" jawab nyonya jiwook.
" apa kalian mengenal park joon?" Tanya tuan kim.
" appa, teman ku bernama kim namjoon. Tapi nama kim namjoon pasti banyak sekali kan di seoul" ucap taehyung.
" tidak. Tuan dan nyonya kim membawa park joon ke kampung mereka, Di ilsan, mereka seorang pengusaha kaya disana" sahut nyonya jung.
" aaahhh benarkah nyonya? Namjoon kami dari sana juga. Dia datang dari ilsan, tapi dia bukan dari keluarga yang kaya" sambung taehyung.
" nyonya, adakah petunjuk lain yang anda ingat soal park joon? Mungkin foto orang yang mengadopsi park joon?" Tanya
" tidak, saat itu keadaan panti sangat kacau, dan beberapa formulir adopsi terbakar, jadi mereka tidak memenuhi persyaratan lengkap. Yang aku ingat nama tuan dan nyonya kim, dan anak kecil itu saja. Nama nya nayeon. Iya, namjoon dan nayeon. Itu yang selalu di ucapkan oleh tuan dan nyonya kim" jelas nyonya jung.
" taehyung, apa namjoon punya adik perempuan?" Tanya tuan kim.
" hmm entahlah appa, namjoon hyung tidak pernah bercerita mengenai keluarganya padaku" jawab taehyung.
__ADS_1
" tolong cari tau soal namjoon teman mu itu. Dan appa akan berusaha mencari informasi di ilsan. Kebetulan teman appa tinggal di sana juga" pinta tuan kim.
" iya appa, aku akan mencari tau soal keluarga namjoon hyung. Tapi aku juga tidak akan bertanya langsung pada nya. Aku takut dia akan tersinggung"
" iya, semoga teman mu itu adalah park joon. Kalau pun bukan, appa harap kita bisa segera menemukan park joon dimana pun ia berada" jawab tuan kim sembari mengusap wajah nya.
Dari wajah nya, terlihat jelas tuan kim begitu bimbang. Karna lagi lagi, dia harus mencari informasi mengenai park joon.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Rumah jhope...
Setelah menunggu beberapa menit di luar gudang, jungkook dan jimin semakin tidak sabar untuk mengetahui dimana keberadaan minhyuk
" kenapa listy lama sekali? Apa dia baik baik saja?" Keluh jimin.
" tenang saja. Eonnie bisa bela diri. Dia pasti baik baik saja" sahut jessy.
" tetap saja. Wanita itu penjahat profesional. Aku akan melihat keadaan listy" usul jungkook.
Jungkook beranjak dari duduk nya, dan berjalan ke pintu gudang. Tapi di saat yang sama, listy keluar dengan wajah panik.
" jungkook. Minhyuk di rumah kosong dekat swalayan. Di samping Gudang bekas pabrik sabun. Cepat kesana" ucap listy.
" dia memberitahumu?" Tanya jimin.
" iya, cepatlah pergi kesana" jawab listy.
Jimin dan jungkook pun langsung berlari ke mobil jungkook. mereka menuju ke rumah yang listy beritahu.
" tidak ada eonnie, aku hanya berbincang dengan nya sebagai sesama wanita. Aku tau dari tubuhnya. Dia bukan lah seorang gadis, dia sudah punya 2 orang anak. Dan aku hanya menumbuhkan sifat keibuan nya saja" jelas listy.
" kami lupa eonnie ku yang satu ini seorang psikolog" ledek jessy.
" sudah lah ayo bantu aku melepaskan dia" ajak listy.
Skip.
Listy, jessy, tata dan wanita berambut pendek itu kini berdiri di belakang rumah jhope.
" eonnie, ada sedikit uang untuk anak anak mu. Tolong carilah pekerjaan yang lebih baik" ucap listy sembari menyodorkan beberapa gulung uang pada wanita itu.
" makasih listy. Kamu menyadarkanku. Aku sangat malu akan semua nya. Saat kamu butuh bantuanku, carilah aku. Aku akan selalu berusaha membalas budimu" jawab nya.
" tidak perlu pikirkan itu eonnie, yang penting, sekarang pergi lah sejauh mungkin dari minhyuk dan junhoo"
" iya listy, aku pergi dulu. Sampai jumpa semua nya" pamit wanita tersebut.
Wanita itu pergi dengan taksi, sementara tata juga turut berpamitan pada listy dan jessy.
" jessy, listy, aku harus pulang sekarang" pamit tata.
" iya eonnie" jawab jessy.
__ADS_1
" jessy, aku juga mau pergi dulu. Tolong jaga oppa ya"
" listy kamu mau kemana?" Tanya tata.
" hmm ke suatu tempat eonnie. Baiklah aku pergi dulu" jawab listy.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Rumah namjoon..
Siang itu, Rumah namjoon penuh dengan tawa canda keluarga kim.
Mereka menyiapkan makan siang bersama dan saling menyuapi satu sama lain.
Tawa mereka begitu lepas dan tulus, senyum mereka terus terukir dengan indah nya.
Pemandangan itu membuat namjoon begitu tenang. Tetapi sedikit kekhawatiran pun nampak di raut wajah nya.
" joon, kenapa? Ada apa, kenapa melamun?" Bisik nyonya kim.
" tidak eomma, aku hanya sedang mensyukuri keberuntunganku, karna berada di sisi kalian" ucap namjoon.
" apa yang kamu katakan ini. Kamulah kebahagiaan kami. Kamu lah yang melengkapi kebahagiaan kami" hibur nyonya kim, sembari mengusap bahu putra nya itu.
" tidak eomma, aku belum bisa memberi kenyamanan bagi kalian, bahkan aku membuat kalian berada di rumah sekecil ini. Tapi aku janji, saat aku punya uang, aku akan membeli rumah yang lebih besar"
" lihatlah appa mu dan naya. Mereka sangat bahagia, begitupun eomma. Kami nyaman berada di sini. Kami sangat senang bisa berkumpul dengan kedua anak kami"
" eomma.."
" namjoon, peluklah eomma mu ini"
Namjoon memeluk nyonya kim dengan erat nya. Dan tentu saja nyonya kim membalas pelukan namjoon dengan usapan hangat di bahu nya.
" eomma, aku mencintai kalian" ucap namjoon manja.
" kami lebih mencintaimu" tegas nyonya kim.
Namjoon tersenyum dalam pelukan nyonya kim. Bahkan mata namjoon mulai terpejam, merasakan kehangatan pelukan nyonya kim.
Di saat yang sama, gadis manis dengan balutan mantel putih masuk ke halaman rumah mereka.
Gadis itu adalah ayanna.
Dengan senyum mengembang, ayanna menyapa tuan dan nyonya kim, Bahkan nayeon.
Meski nayeon nampak tak suka dengan kedatangan ayanna, ayanna tetep memperlihatkan keramahan nya.
" ayanna, kamu datang nak, ayo makan siang bersama kami" ajak tuan kim.
" tidak ahjushi, kebetulan aku baru saja maka di toko tadi"
" kamu sangat curang, kamu memanggil eomma joon dengan kata eomma, tapi tidak memanggilku appa" protes tuan kim.
__ADS_1
Mereka semua pun tertawa, mendengar keluhan manja dari tuan kim.
Tbc...