SEVEN BOY'S SEASEON 2

SEVEN BOY'S SEASEON 2
Seven boy's 2 Episode 64


__ADS_3

Sore hari...


Kantor PG indistri...


Jin keluar dari ruang kerja nya dan menghampiri defy dan yuri di meja kerja mereka.


" yuri kamu mau pulang bersama kami kan? Jhope pasti tidak bisa menjemputmu karna masih di rumah sakit" ujar jin.


" itu sebab nya aku akan ke rumah sakit oppa, aku akan menemani nya. Tolong katakan pada eomma dan appa,  kalau aku menelfon, pasti mereka akan memaki ku karna tidak pulang pulang" pinta yuri.


" apa kamu tidak ingin menengok listy lagi? Tadi pagi aku ke sana, listy sudah lebih baik si" sahut defy.


" nanti saja, kita ke rumahku dulu, eomma, appa, dan ajhuma, ashjushi ingin bertemu dengan mu. Mereka akan membicarakan pertunangan kita" ujar jin.


" oppa, aku kan sudah bilang" protes defy lirih.


" iya, hanya bertunangan, lagian ahjushi juga akan segera melakukan pertunangan yuri dan jhope. Kita tidak boleh tersalip" bisik jin.


Tetapi yuri yang tengah sibuk membereskan barang2 nya mendengar kabar dari jin, bahwa tuan lee akan segera menunangkan jhope dan yuri.


Tentu saja yuri langsung meringis kegirangan bahkan ia berteriak.


" aaa, benarkah oppa? Appa mengatakan hal itu?" Tanya yuri.


" lihatlah tukang nguping itu kegirangan sekarang" sindir jin.


" tentu saja aku mendengar. Salah sendiri berbicara di sini. Sudahlah aku harus pergi, aku akan memberi kabar gembira ini pada jhope oppa. Babayy aku pergi dulu"


Yuri berlalu tanpa memudarkan senyum nya, bahkan ia bersenandung sepanjang jalan.


Kini tinggalah jin dan defy yang menatap yuri tanpa mampu berkomentar apapun.


" sudahlah ayo ke rumah, mereka pasti menunggu mu. Ayo" ajak jin.


" tapi oppa, aku belum siap, bahkan pakaianku.. hmm bagaimana kalau besok saja?"


" tidak, besok eomma dan appa akan ke luar kota, mungkin mereka akan pulang malam. Kalau soal pakaian, aku sudah menyiapkan nya untukmu"


Defy dan jin berlalu dari kantor, tetapi sayang nya defy tak sengaja meninggalkan ponsel nya di meja kerja nya.


Skip.


Kediaman keluarga park..


Defy dan jin telah sampai di kediaman keluarga park.


Dengan gaun ungu muda defy terlihat begitu anggun dan tentu nya polesan wajah yang sederhana semakin memancarkan kecantikan alami defy.





Jin dan defy terus bergandengan tangan saat masuk ke kediaman keluarga park.


Bahkan saat mereka bergabung dengan tuan lee, nyonya lee, dan tentu nya tuan park, nyonya park.

__ADS_1


Defy menyapa semua orang dengan sopan dan ramah. Begitu pun tuan dan nyonya lee, bahkan tuan park juga menyambut defy dengan senyum ramah nya. Tetapi tenti saja nyonya park masih memasang wajah yang sama, wajah datar nya.


Mereka berbincang santai dan saling memuji.


" jin, kamu sangat pintar memilih calon istri" puji nyonya lee.


" defy, kamu sama cantik nya seperti eomma yuri saat muda" sambung tuan lee.


" tapi aku tidak percaya tuan, nyonya lee masih sangat cantik, aku rasa saat muda, nyonya lee jauh lebih cantik dari ku" puji defy.


" defy tidak perlu memuji begitu, kamu sudah memikat hati kami dengan kesopanan mu. Oh ya caritakan tentang keluargamu"


Defy menceritakan kehidupan keluarga nya, dan tentang namjoon juga.


Meski pun nyonya park masih saja bersikap acuh, tetapi tuan dan nyonya lee selalu mencairkan suasana dan membuat defy merasa nyaman.


Di sisi lain, nyonya park eun soo (eomma defy) masuk ke kamar defy dengan membawa lap dan ember untuk mengepel.


Nyonya park dengan tekun membereskan dan membersihkan kamar defy dari sudut ke sudut.


" gadis macam apa dia, tidak pernah merapikan kamar nya sendiri, bagaimana saat dia menikah nanti nya" gumam nyonya park.


Nyonya park terhenti saat ia membuka laci meja defy untuk menaruh ikat rambut defy yang tergeletak di kasur nya.


Nyonya park mengambil sebuah bingkai foto dimana jin mengambil potret dengan appa dan eomma nya, bahkan jimin juga ada di sana.


Nyonya park menangis ketika melihat gambar appa dan eomma jin.


Tangan nya bergetar hebat, bahkan ia menjatuhkan bingkai foto jin dan keluarganya sampai kaca nya pecah berserakan di lantai.


Nyonya park mengalami serangan jantung di saat defy tengah berbincang hangat dengan keluarga jin.


Bahkan kala itu namjoon pun tengah bersenda gurau dengan naya, tuan dan nyonya kim.


Tetapi hubungan hati dan darah tak dapat di bohongi, meski berada di tengah keramaian dan keceriaan, namjoon dan defy terdiam dan terlihat bingung.


" ada apa dengan ku? Kenapa ada perasaan aneh" batin namjoon.


" kenapa aku teringat eomma, semoga eomma baik baik saja, dan ahjuma telah kembali dari desa" batin defy.


Beruntung kala itu ahjuma dari defy telah kembali dari kampung, saat mendengar suara bingkai yang pecah, ia segera berlari masuk ke rumah.


Melihat nyonya park terbaring lemah di lantai, ia pun segera meminta tolong pada tetangga.


Mereka pun membawa nyonya park ke rumah sakit yang sama dengan rumah sakit dimana naya, dan listy di rawat.


Sepanjang jalan, nyonya gong shim (ahjumma defy) terus menghubungi defy, tetapi tak kunjung defy angkat karna ponsel nya memang berdering di kantor nya. Sedangkan defy tengah berbincang dengan keluarga jin tanpa memperdulikan ponsel nya yang tertinggal di kantor.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Rumah sakit...


Yuri telah sampai di rumah sakit, dengan wajah berbinar, yuri masuk ke ruang rawat listy.

__ADS_1


Kala itu, listy dan jhope tengah berbincang santai mengenai perkembangan cafe mereka.


" hai listy. Hmm suga oppa dan jessy tidak di sini?" sapa yuri.


" mereka pulang lebih dulu, kami akan bergantian menjaga listy" sahut jhope.


" heh lee yuri, wajah mu tidak seperti orang yang menjenguk teman nya yang sedang sakit" sindir listy karna melihat senyum berseri yuri yang terus ia perlihat kan.


" lagi pula kamu sudah baik kan sekarang, aku kan senang mendengar kamu baik baik saja. Itu sebeb nya aku terus tersenyum manis seperti ini" elak yuri


" tidak tidak, ini bukan senyum lega. Pasti ada sesuatu" bantah listy.


" sudah cukup, kenapa kalian berdebat hanya karna senyuman. Wajah yuri lebih manis saat tersenyum" potong jhope.


" aku seperti vas bunga di ruang tamu yang tak terlihat di depan kedua sejoli yang saling mencinta" sindir listy.


" jung listyara, tidak perlu berlebihan begitu. Sebenar nya appa dan eomma ku sudah membicarakan pertunangan ku dan jhope oppa, mereka ingin kita segera bertunangan" terang yuri sembari tertunduk malu.


Jhope tak menanggapi ucapan yuri, justru ia langsung beranjak dari duduk nya dan mendekap manja wanita yang ia cintai itu.


Bahkan listy juga tersenyum bahagia melihat yuri dan jhope saling memeluk.


" aku akan segera melamarmu setelah listy pulih total" ucap jhope setelah mengecup dahi yuri dengan penuh kasih sayang.


" selamat untuk oppa dan calon eonnie ku" teriak listy.


Yuri dan jhope terus tersenyum tanpa melepas dekapan mereka.


Tak hanya sampai di situ, mereka terus bercanda dan merancang susunan acara dan membayang kan  resepsi pertunangan sampai pernikahan. Bahkan listy juga meledek mereka dengan rencana bulan madu dan jumlah momomgan mereka.


Tanpa terasa, mereka berbincang sampai malam hari, sampai akhir nya mereka berhenti berbincang saat tuan dan nyonya lee di temani oleh tuan dan nyonya park, jin dan defy datang menjenguk listy dengan membawa sebuah parsel buah besar.


Mereka saling menyapa dengan hangat. Tuan dan nyonya lee begitu ramah, sementara tuan park memanglah pria pendiam seperti jimin. Itu sebab nya ia hanya memasang wajah tersenyum nya. Sedangkan nyonya park, seperti biasa, ia selalu memasang wajah dingin nya, tanpa mendekati listy.


" bagaimana keadaanmu listy?" Tanya nyonya lee.


" aku sudah baik baik saja nyonya lee, hanya luka luka kecil di tubuhku" jawab listy dengan memasang senyum nya.


" jhope akan menjadi anak kami setelah menikah dengan yuri, jadi biasakan dirimu dengan panggilan eomma dan appa. Kamu dan jessy juga akan menjadi bagian keluarga kami" pinta nyonya lee.


" iya listy, turuti saja eomma baru mu itu, dia tidak pernah mau menerima penolakan" tambah tuan lee.


" baiklah eomma, appa. Kami sangat beruntung mendapatkan keluarga baru seperti kalian. Aku harap pertunangan jhope oppa dan yuri berjalan lancar" ucap listy.


" oh iya listy. Aku dan defy juga akan segera bertunangan, dan tentu nya sebelum pertunangan jhope dan yuri berlangsung" sombong jin sembari memperlihatkan kaitan tangan nya dengan defy.


Semua orang tertawa, bahkan defy pun turut tertawa dengan wajah nya yang memerah.


Mereka kembali saling meledek dan berdebat tentang pertunangan mereka.


" appa, aku akan memanggil namjoon oppa dulu, dia pasti senang bertemu dengan kalian" pamit defy pada tuan park.


" iya panggilah dia" jawab tuan park.

__ADS_1


Mereka berbincang cukup lama. Bahkan saat defy tengah keluar memanggil namjoon di ruangan naya, mereka masih saja sibuk berbincang


__ADS_2