
Rumah sakit..
Taehyung telah sampai di rumah sakit. Dia turun dari bis malam dan segera masuk ke rumah sakit.
Setelah sampai di ruang ICU, taehyung menghampiri jimin, tata, sindy dan jungkook dan sindy.
" hai semua? Bagaimana keadaan jin hyung?"
" masih belum sadar" jawab jungkook.
Taehyung berjalan ke arah ruang ICU dan mengintip dari pintu kaca.
Terlihat seseorang duduk memunggungi nya. Ia tengah memegusap tangan jin.
" apa itu nyonya park?" Tanya taehyung.
" eomma dan appa masih di jepang. Itu defy" jawab jimin.
" ia, dia duduk disana tanpa keluar sedetikpun dari tadi siang" tambah tata.
" jimin hyung, kalian pulanglah dulu. Noona, ajak defy juga, biar aku yang menjaga jin hyung malam ini" usul jungkook.
" jungkook benar jimin, pulanglah dulu. Aku akan menemani jungkook, kami berjanji tidak akan meninggalkan jin sedetikpun" tambah taehyung.
" noona.." rayu jungkook pada tata.
" jimin ssi, ayo pulanglah dulu, sujin di rumah sendirian. Sejak kemaren dia terus menanyakanmu. Kamu tidak ingin menemui nya?" Rayu tata.
" baiklah, ayo pulang. Ajak lah defy juga" jawab jimin.
" iya, aku akan mengajak defy dulu" sahut tata.
" sindy ssi, pulanglah dengan jimin hyung" ucap jungkook.
" iya, hubungi aku kalau ada apa apa. Jaga dirimu"
Dengan susah payah tata dan sindy dapat membujuk defy untuk pulang bersama mereka.
Awal nya defy sempat menolak untuk pulang, tapi sindy dan taehyung pun terus membujuk defy.
Setelah mereka pulang, jungkook dan taehyung bergantian berjaga di dalam ruang ICU.
Satu jam sudah taehyung duduk diam di dalam ruang ICU.
Dan keajaiban itu pun datang, jin mulai membuka mata nya.
Taehyung pun segera memanggil dokter dari alat panggil di samping ranjang jin.
" jin hyung. Kamu mendengarku? Kamu masih mengingatku?" Tanya taehyung dengan wajah polos nya.
" bodoh, aku hanya tertembak, mana mungkin aku hilang ingatan" maki jin dengan mulut yg masih tertutup masker oksigen.
Di saat itu pula beberapa perawat dan dokter datang meriksa keadaan jin. Bahkan jungkook turut masuk untuk melihat jin yang tengah di periksa oleh dokter.
" semua nya normal, dia telah melewati masa kritis nya. Suster, siapkan ruang rawat, tuan park bisa keluar dari ICU malam ini juga" jelas dokter.
Jungkook dan Taehyung sangat senang mendengar jin bisa d pindah kan ke ruang rawat.
__ADS_1
" jimin hyung pasti akan sangat senang mendengar berita ini. Aku akan menghubungi nya" ucap jungkook.
" besok saja, kalau dia tau hal ini, dia tidak akan istirahat di rumah. Dia pasti akan langsung ke sini" ucap taehyung.
Beberapa suster mulai menyiapkan jin untuk berpindah ruangan.
Dan salah satu suster meminta jungkook dan taehyung menunggu d luar ruangan.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Kamar suga..
Perlahan mata suga terbuka, menatap langit langit dan mulai menatap ke samping.
Dia pun melihat seorang gadis yang masih tertidur di samping nya, bahkan tangan nya masih memegangi kompresan di dahi Suga.
Listy tertidur dalam keadaan duduk dan bersandar di lengan suga.
Perlahan suga menyingkirkan tangan listy dan memiringkan badan nya. Suga menatap listy yg terlelap dan mengusap rambut listy dengan lembut.
Ruang tamu suga..
Jhope tidur di sofa ruang tamu suga. Jhope mulai terbangun karna dering ponsel nya. Ia pun duduk dan memeriksa ponsel nya. Nama jessy lah yang tertera di ponsel jhope.
" hallo jessy, ada apa?" Tanya jhope.
" kalian dimana? Kalian menginap di rumah suga oppa?"
" iya, dia demam tinggi, jadi aku dan listy menjaga nya. Tenang saja, Kami akan segera pulang" ucap jhope sembari beranjak dari duduk nya dan mulai berjalan ke arah kamar suga.
" sekarang bagaimana? Dia sudah lebih baik? Kenapa tidak ke rumah sakit? Eonnie sedang apa sekarang?" Tanya jessy.
Mendengar suara jhope, suga yang awal nya tengah membelai rambut listy, segera menutup mata nya kembali dan berpura pura tidur.
Jhope membuka pintu kamar suga dan melihat listy dan suga yang tengah berhadapan dalam keadaan tidur.
" maaf oppa, aku hanya khawatir pada kalian" jawab jessy.
" tidak papa, suga hyung baik, listy juga baik baik saja. Kami akan segera pulang. Oppa tutup dulu ya"
" baiklah oppa"
Jhope menutup telfon dari jessy dan berjalan mendekati listy dan suga.
Jhope membangunkan listy dengan mengusap rambut nya.
" listy ssi, bangunlah. Listy"
" oppa, kau sudah bangun?"
Listy membuka sedikit mata nya menatap jhope. Lalu dia segera memeriksa keadaan suga.
Listy memeriksa dahi suga dengan punggung tangan nya, tanpa menghiraukan ajakan jhope.
" ayo kita pulang sekarang. Oppa akan meminta jungkook kesini" ajak jhope.
" aku akan pulang saat jungkook sudah di sini" jawab listy yang tengah sibuk menyelimuti suga dan berkali kali menempelkan telapak tangan nya pada suga.
__ADS_1
" pulanglah, dengar kan oppamu. Aku sudah baik baik saja sekarang" sahut suga ya mulai membuka mata nya sembari menyingkirkan tangan listy dari dahi nya.
" suga hyung, kamu merasa lebih baik?" tanya jhope.
" iya aku baik baik saja. Terimakasih kalian telah merawatku. Aku sehat sekarang, kalian bisa pulang" jawab suga.
" hey, begitukah cara mu berterimakasih? Dengan mengusir kami?" Sahut listy.
" listy tenanglah. Pulanglah lebih dulu, aku akan menunggu jungkook, baru aku akan pulang" ucap jhope.
" oppa.." rengek listy.
" pulanglah!" ucap jhope dan suga secara bersamaan.
Listy pun terdiam dengan wajah cemberut nya sembari menatap dua pria di depan nya.
" kau tidur dengan posisi buruk. Pulang dan istirahat" tambah suga.
" kalian berdua sama saja. Baiklah aku akan pulang. Kalian puas?"
Listy berlalu dengan sepeda motor nya, sementara suga dan jhope masih saja terdiam berdua di kamar suga.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Ruang rawat jin..
Pagi pagi sekali, taehyung bangun dari tidur nya dan duduk di samping ranjang jin.
Kala itu, jin pun baru saja terbagun dari tidur nya.
" jin hyung, kamu butuh sesuatu?" Tanya taehyung sembari mengusap mata nya.
" kamu juga baru bangun?"
" iya hyung"
" dimana jungkook?" Tanya jin.
" dia tidur di luar. Jin hyung, apa yang kau rasakan sekarang?"
" hanya sedikit pedih di bagian punggungku. Aku masih bisa menahan nya"
" itu bagus. Kami semua sangat menghawatirkan mu. Tentu saja jimin lah yang paling bersedih melihatmu seperti kemaren. Kamu koma cukup lama, hampir 24 jam"
" jimin sangat mencintaiku. Itu sebeb nya dia begitu takut kehilanganku"
" tentu saja. Kami tak pernah meragukan hubungan darah kalian"
" tidak, kami saudara tiri. Kami berbeda ibu. Tapi hubungan kami melebihi saodara kandung. Aku sangat mencintai jimin, lebih dari apapun"
" itu menakjubkan. Aku iri pada kalian, aku tak punya adik ataupun kakak"
" anggap saja aku kakakmu. Itu bayaran karna kamu menjagaku semalaman"
Jin dan taehyung tertawa karna lelucon kecil itu.
" aku tau kamu terus memeriksa infusku dan segera menghubungi suster saat infus ku habis. Terimakasih" ucap jin.
__ADS_1
" tidak hyung ini hanya bantuan kecil. Bahkan namjoon hyung, jungkook juga menjagamu. Kami bergantian menjagamu. Dan defy juga datang menunggui mu dari pagi sampai tadi malam"
" dia pasti sangat mengkhawatirkan aku. Taehyung, bisakah aku meminjam telfonmu? Aku ingin menelfon defy"