SEVEN BOY'S SEASEON 2

SEVEN BOY'S SEASEON 2
Seven Boy's 2 Episode 25


__ADS_3

Rumah sakit..


Yuri dan tata masuk ke ruangan jin, dua wanita cantik nan anggun itu terlihat bingung saat melihat jin yang duduk sendiri di ranjang nya sembari memainkan ponsel nya.


" oppa, aku pikir jimin oppa sudah kembali" tanya yuri


" iya dia kesini tadi" jawab jin singkat, bahkan tanpa menatap yuri dan tata.


" lalu dimana dia sekarang?" Sambung tata.


" dia pergi ke kantor polisi. Suga menyerahkan diri nya ke polisi" jelas jin.


Mendengar hal itu, yuri dan tata sangat terkejut. Meski mereka sudah mengetahui soal kejadian yang suga alami, tetapi keputusan mendadak suga tentu akan membuat mereka kaget.


" oppa, oppa serius?" Tanya yuri.


" jimin mengerim pesan padaku, bahkan suga hyung sudah masuk ke penjara"


" apa jimin masih disana?" Tanya tata.


" jimin, taehyung dan jungkook sedang mencari minhyuk. Jungkook curiga kalau minhyuk masih hidup, bahkan jungkook punya beberapa bukti. Tapi bukti yang jungkook miliki masih belum kuat. Dan saksi terkuat jungkook malah di culik oleh junhoo"


" semoga minhyuk memang masih hidup, dan mereka bisa mendapatkan bukti secepat nya" ucap tata.


" oppa, tidak bisakah kita membayar tebusan untuk suga oppa?" Tanya yuri.


" tidak bisa, oppa sudah nemanyakan hal itu pada pengacara kita, tapi uang tebusan tidak bisa di lakukan untuk suga, karna dia yang menyerahkan dirinya ke polisi"


" lalu bagaimana oppa? Apa tidak ada yang bisa kita lakukan?" Lanjut yuri.


" kita hanya bisa menunggu kabar dari jimin, tae dan jungkook, bahkan jhope dan listy juga sedang mencari minhyuk"


" listy? Listy pasti sangat terpukul karna hal itu" gumam yuri.


" iya, listy dan suga memang dekat selama ini"


Mereka terdiam untuk beberapa saat.


" jin oppa, maafkan aku, aku harus pulang sekarang, sujin sendiri di rumah" ucap tata.


" hmm iya, pulanglah. Kasian sujin sendiri" jawab jin


" eonnie, hati hati di jalan, maaf aku tidak bisa mengantarmu" ucap yuri.


" tidak papa, aku akan naik taksi. Sampai jumpa"


Sepeninggal nya tata dari ruang rawat jin, yuri kini mulai beranjak dari duduk nya.


" heh, mau kemana?" Cegat jin.


" aku mau menelfon listy"


" mereka pasti sedang sibuk sekarang, kita tunggu saja kabar dari mereka"


" tapi oppa, aku tidak tenang. Jhope oppa.."


" ah itu dia. Cuma dia yang kamu khawatirkan" potong jin.


" bukan begitu.."


" iya iya, tapi kita tidak bisa mengganggu mereka"

__ADS_1


" hmm oppa benar" ucap yuri dengan menghembuskan nafas panjang nya.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Club malam...


Listy dan jhope telah sampai di sebuah club malam. Club itu tidak terlalu besar. setidak nya, tidak sebesar club malam milik junhoo dimana back hye telah di kurung di sana sebelum nya.


Beberapa penjaga berdiri di depan club malam. Listy dan jhope melewati para penjaga dengan santai nya. Karna penjaga mengira mereka hanya pengunjung biasa.


Tanpa menggunakan penyamaran, listy dan jhope duduk di depan bar, dan memesan minuman ringan.


" oppa, apa ini club milik minhyuk" tanya listy dengan berbisik di telinga jhope.


" ini memang club junhoo, tapi minhyuk lah yg mengurus club ini, oppa sudah mencari tau hal ini sebelum nya. Bahkan usaha club ini terdaftar dengan nama orang lain, bukan minhyuk ataupun junhoo. Itu sebeb nya oppa mencurigai tempat ini"


" lalu apa yang harus kita lakukan sekarang?"


" alihkan perhatian, dan oppa akan menyelinap masuk. Saat ada hal yang janggal, segeralah pergi dari tempat ini"


" lalu oppa?"


" oppa akan baik baik saja"


" baiklah aku tau apa yang harus aku lakukan, oppa pergilah. Dan jaga diri oppa"


" kamu juga"


Jhope mulai menjauh dari listy dan listy memulai rencana nya. Listy mengambil minuman nya dan berjalan ke arah pelayan dan sengaja menabrakan diri nya pada pelayan itu.


Gelas yang listy pegang pecah berserakan dan membasahi sepatu listy. Tatapan Semua orang pun kini tertuju pada listy, Dan tentu saja penjaga yang mrnjadi incaran listy dan jhope.


Di lain tempat, seorang pria yang tengah berbaring di ranjang dengan persban di badan nya, kini tengah menenggak minuman nya dengan susah payah.


Pria itu adalah minhyuk.


ya.. gong minhyuk.


Tak lama, seorang pria bertubuh kurus masuk ke kamar itu dengan tergesa gesa, bahkan tanpa mengetuk pintu.


" boss, listy disini. Aku yakin dia tidak sendiri. Dia sedang membuat keributan di depan" ucap nya.


" sial! Mereka tidak henti henti nya mengusikku. Dengar, cepat bawa aku pergi dari sini"


" ayo bos, cepat lah sebelum mereka menemukan kita" ucap salah satu pengawal lain nya.


Ketiga pengawal minhyuk membantu minhyuk berjalan keluar dari kamar itu. Dengan susah payah, minhyuk berhasil keluar dari club nya lewat pintu samping.


Di depan club, minhyuk di cegat oleh junhoo dan pengawal nya.


" bodoh! Kenapa kamu keluar? Bagaimana kalau ada yang melihat mu?" Maki junhoo.


" boss, listy di sini. Dia pasti tidak sendiri"


" benarkah? Mereka benar benar membuatku kesal. Cepat pergilah dari sini"


Di saat yang sama, jhope berdiri di balik tembok di dalam club, dan berhasil merekam minhyuk yang tengah berbincang dengan junhoo.


Sayang nya di saat jhope menyimpan ponsel nya dan berniat pergi, sebuah pukulan yang cukup keras mendarat di bahu jhope.


Jhope jatuh pingsan, dan itu menarik perhatian junhoo dan minhyuk.

__ADS_1


Junhoo menghampiri jhope yang terkulai tak berdaya di lantai dengan seorang gadis. Gadis yang sama yang mereka temui di rumah minhyuk.


" Pria ini sudah merekam percakapan kalian. Pria ini bahkan ke rumah minhyuk tadi. Untung saja aku mengikuti mereka" lapor nya.


" kerja bagus, song hara. untung saja kamu berhasil membuat nya pingsan" puji junhoo.


" lalu kita apakan pria ini? Kita sekap atau eksekusi saja?" Tanya salah satu pengawal junhoo.


" tidak, tidak, aku punya rencana yang jauh lebih menyenangkan. Rencana yang membuat dia lebih menderita dari pada kematian" gumam junhoo dengan tawa licik nya.


" suruh wanita itu turun dan Bawa jhope" lanjut junhoo sembari menatap wanita yang duduk di mobil nya.


Sementara di dalam club, listy sudah menarik perhatian penjaga, dan listy juga sudah memastikan jhope telah masuk dengan aman.


Listy sempat beradu argumen dan memaki pelayan itu, dan Pelayan yang listy tabrak akhir nya meminta maaf.


Mereka pun memberikan listy minum pengganti untuk minuman listy yang tumpah.


Sayang nya tanpa listy sadari pelayan itu memasukan suatu obat pada minuman listy.


Listy meminum sedikit air dalam minuman itu tapi listy berhenti, saat merasa ada sesuatu yang aneh, bahkan ia mulai merasa pusing karna minuman itu.


Llisty segera bangun dan berusaha keluar dari club. Sayang nya, sebelum listy keluar dari club, listy pingsan.


Listy jatuh pingsan dalam pelukan seorang pria. Dan pria itu membawa listy masuk ke dalam club kembali.


Pria yang masih misterius itu membawa listy ke sebuah kamar dan membaringkan listy di ranjang.


Pria yang masih belum terlihat wajah nya itu mulai membuka kemeja nya. Tapi dia terlihat ragu untuk melakukan nya.


Dan justru kini dia mengancing kembali kemeja nya setelah menatap listy yang terkulai lemas di ranjang.


Pria itu masuk ke kamar mandi dan mengunci diri nya.


Kamar lain nya..


Jhope terkulai lemas di ranjang dan seorang pengawal junhoo melepaskan baju jhope.


Junhoo berdiri di depan ranjang jhope dengan tawa licik nya.


" masuklah!" Teriak junhoo.


Seorang wanita berambut pendek masuk ke kamar tersebut dan menghampiri junhoo.


Wanita itu sangat tidak asing, karna dia adalah babhie (choi back hye)


" oppa, aku mohon jangan lakukan ini. Aku rela melakukan apapun. Tapi jangan sakiti jhope dan listy" pinta backhye, setelah melihat jhope terbaring di ranjang dengan bertelanjang dada.


" uuu istriku sangat baik hati. Tenang saja, aku tidak akan melukai mereka. Kamu lihat kekasihmu yang seksi itu. Malam ini kamu milik nya. Layani dia"


" oppa!" Teriak back hye.


" kamu tinggal pilih, habiskan malam dengan dia, atau melihat nya terluka. Cepat lakukan! Atau eomma mu tidak akan selamat!" Bentak junhoo.


Back hye sempat tertunduk dan meneteskan air mata. Kini back hye berjalan menghampiri ranjang.


Dia menatap wajah jhope yang tengah terpejam.


" hobby, maafkan aku. Maaf...."


Perlahan back hye melepas pakaian nya dan berbaring di samping jhope.

__ADS_1


Dengan ragu, back hye memeluk jhope dengan tubuh polos nya yang tertutup selimut.


Dan satu orang fotografer mulai mengambil foto backhye dan jhope yang terlelap dalam keadaan tak pantas.


__ADS_2