
PG. Industri..
Sindy mengambil ponsel nya dan mencoba menghubungi jungkook, tapi saat itu jungkook tengah berkendara dengan kecepatan tinggi.
Jungkook mengangkat panggilan telefon tanpa melihat nama di layar ponsel nya.
" hallo, aku di jalan, aku akan menghubungi balik nanti" ucap jungkook
Sebelum sindy membalas perkataan jungkook, jungkook lebih dulu memutus panggilan telefon sindy. Sindy sempat bingung dan hanya menatap layar ponsel nya.
" dia kenapa? tidak biasa nya. Sudahlah, lagi pula dia akan lebih marah kalau aku memberitahu nya lewat telefon. Untung saja belum sempat bicara. Ah kenapa aku ini" maki sindy pada diri nya sendiri.
Sindy kembali melanjutkan pekerjaan nya sedangkan jungkook kini telah sampai di kantor polisi.
Kantor polis
Jungkook masuk dengan tergesa gesa.
" jungkook ssi, kamu bilang kamu ambil libur hari ini" ucap salah seorang rekan kerja nya sesama polisi.
" ada sedikit urusan penting, hm maaf bisakah kamu meninggalkan aku sendiri dulu, ada yang ingin aku kerjakan" ucap jungkook.
" baiklah, panggil aku saat kamu butuh bantuan"
Teman jungkook pun pergi dari meja kerja jungkook, lalu jungkook mulai mengambil pistol di balik jaket nya. Secara sembunyi sembunyi jungkook memeriksa pistol tersebut.
Sesekali jungkook juga menoleh ke kanan dan kiri nya, untuk memastikan hal itu aman.
Jungkook memeriksa nomer di pistol itu, dan mencari tau kepemilikan pistol di tangan nya itu.
Dengan ID nya sebagai polisi, jungkook dengan mudah menemukan pemilik dari pistol itu. Tetapi nama pemilik pistol, bukanlah junhoo, ataupun minhyuk.
" bukan mereka pemilik nya. Lalu siapa jang sehan ini? apa dia salah satu anak buah junhoo juga?" Batin jungkook.
Jungkook pun mulai mencari semua informasi yang berkalitan dengan jang sehan. Satu jam lama nya, jungkook mengumpulkan semua tentang jang sehan. Lalu, jungkook menyalin nya, dan mengeprint informasi lengkap soal jang sehan.
Setelah semua selesai, jungkook membereskan meja nya dan keluar dari kantor polisi.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Rumah suga...
Namjoon sampai di rumah suga dan dia langsung masuk ke rumah suga dengan tergesa gesa. Wajah nya yang merah padam mengisaratkan bahwa dia begitu marah dan panik.
" namjoon hyung datang" ucap taehyung.
" suga hyung, apa ini? Kenapa kamu memutuskan hal ini secara mendadak?" Protes namjoon.
" ini keputusan yang harus aku ambil. Entah kalian suka atau tidak, ini adalah tanggung jawabku, ini resiko yang harus aku ambil, karna aku bersalah" jelas suga, tanpa menatap namjoon.
" tapi kamu sudah terikat dengan grup kita hyung, tinggal beberapa hari lagi aku akan menyerahkan album kita ke agensi musik" tambah namjoon.
" masih ada waktu, rubahlah musik nya, hapus suaraku dari album nya" jawab suga.
Namjoon dan suga terus berdebat, sementara jhope, jimin dan taehyung hanya terdiam mendengar mereka beradu argumen.
Suasana semakin panas saat namjoon mulai tak dapat mengendalikan emosi nya, sampai ia memukul meja di depan nya.
__ADS_1
Dan tentu saja itu membuat suga turut emosi.
" sudahlah. Apapun yang kalian katakan, aku tidak akan mengubah keputusanku. Apapun pendapat kalian tentangku, aku tidak perduli. Aku melakukan ini karna aku peduli pada masa depan kalian dan grup ini" ucap suga sembari berlalu pergi ke kamar nya.
Suga menutup kamar nya dengan keras dan mengunci nya dari dalam.
jhope, jimin, taehyung dan namjoon hanya bisa menatap suga, tanpa menjawab perkataan nya.
" lalu bagaimana, kita lanjut tanpa suga hyung?" Tanya jhope lemah.
" aku tidak, aku juga mundur kalau suga hyung tidak bergabung" jawab jimin.
" jimin, kalau kamu mundur, jin hyung pasti juga akan mundur" ucap taehyung.
" maafkan aku, tapi aku kehilangan semangat kalau seperti ini. Aku akan kembali ke rumah sakit sekarang" lanjut jimin sembari berlalu pergi.
" baiklah, pergilah. Pergilah semua! jhope, taehyung, kalian juga bisa mundur kalau kalian mau!" Teriak namjoon.
" namjoon, tahan emosimu. Kita akan pikirkan bagaimana cara nya agar kita bisa mengatasi masalah ini. Tenang lah" hibur jhope dengan menepuk bahu namjoon.
" kalian pulanglah dulu, aku akan menemani suga hyung, aku akan bicara pada nya saat dia tenang nanti" usul taehyung.
" baiklah, namjoon, ayo kita pulang dulu, kita akan bicarakan lagi besok. Mungkin suga hyung masih lelah" ajak jhope.
Namjoon dan jhope pulang masing2, dan taehyung kembali masuk ke rumah suga setelah mengantar jhope dan namjoon sampai di depan pintu.
Taehyung terus menatap pintu kamar suga dan teringat lagi semua masalah, dan beban yang harus ia selesaikan dengan cepat. Mencari keberadaan oppa defy, untuk menebus kesalahan appa nya pada nyonya park eun soo. Dan sekarang grup nya yang hampir bubar. Grup yang ia perjuangkan sejak satu tahun lebih.
Taehyung berbaring di sofa ruang tamu suga dan menatap langit langit.
Lamunan taehyung buyar saat ponsel di sakunya mulai berdering.
" iya.."
" oppa dimana? Aku di minimarket sekarang"
" aku di rumah suga hyung. Banyak sekali hal yang terjadi, aku bingung dan lelah memikirkan semua ini"
" oppa, apa soal suga hyung yang.. "
" iya, dan masalah defy, aku harus mencari oppa nya. Dia masih hidup. Aku harus membantu nya menemukan oppa nya" jelas taehyung.
Mendengar perkataan taehyung, jessy sempat terdiam dan bingung.
" kenapa defy? Kenapa oppa nya defy? Ada apa dengan nya?"
" ceritanya panjang, mood ku sedang turun jessy, aku tidak bisa menceritakan sekarang"
" oppa.."
Sebelum jessy menyelesaikan perkataan nya, taehyung lebih dulu menutup telefon dari jessy. Taehyung kembali menutup wajah nya dengan lengan nya.
Dan jessy pun kembali memilih belanjaan nya, tapi kali ini jessy terlihat lebih banyak diam, dan sesekali melamun setelah telefon singkat nya dengan taehyung.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Pemukiman kumuh...
__ADS_1
Jungkook sampai di sebuah pemukiman kumuh, jungkook mencari kesana kemari alamat dari jang sehan. Pemilik pistol yang di gunakan suga untuk menembak minhyuk.
Jungkook bahkan menanyakan alamat jang sehan kesana kemari.
Setelah satu jam lama nya, salah satu orang mengetahui alamat jang sehan dan menunjukan nya pada jungkook.
Jungkook naik ke sebuah rusun kumuh. Jungkook berjalan perlahan mengikuti si penunjuk alamat jang sehan.
Tapi saat jungkook sampai, rumah jang sehan dalam keadaan yang sangat buruk. Rumah nya berantakan dan seseorang dengan suara bergetar menghampiri jungkook.
" mereka.. mereka membawa sehan" ucap nya.
Mendengar hal itu, jungkook segera keluar dari rumah jang sehan dan melihat ke arah bawah rumah jang sehan.
Dan benar saja, beberapa pria bertubuh gempal, dengan jaket kulit hitam dan berkaca mata tengah menyered jang sehan secara paksa masuk ke mobil mereka.
Jungkook langsung melompat dari balkon rumah jang sehan.
Jungkook menggunakan atap sebagai pijakan nya dan bergelantungan di sebuah kayu. Jungkook melompat dan dia sempat terjatuh karna nya.
Tapi dia langsung bangun dan berlari mengejar mobil yang membawa jang sehan.
Jungkook terus berlari berusaha mengejar mobil itu, tapi salah satu dari mereka mengeluarkan pistol nya.
Untung saja, jungkook tidak terkena peluru yang mereka tembakan.
Jungkook berhasil menghindari tembakan mereka, tapi jungkook justru kehilangan jang sehan.
Dengan nafas terengah engah, jungkook kembali ke rumah jang sehan dan memeriksa rumah nya.
Jungkook mencari semua catatan dan buku buku yang berserakan di sana.
Setelah mencari kesana kemari, jungkook tak menemukan catatan penting di sana. Jungkook pun duduk dengan menutup wajah nya.
" catatan kepemilikan pistol itu tak ada di sini. Orang orang itu pasti mengambil nya" sesal jungkook.
" tunggu, tunggu, kenapa mereka menculik jang sehan dan mengambil surat kepemilikan pistol? Kalau suga hyung mengaku bersalah, polisi tetap akan kekurangan bukti untuk menyered junhoo dalam masalah ini, karna minhyuk telah tewas. Polisi akan berhenti dan menetapkan minhyuk sebagai pelaku nya. Kecuali..."
Jungkook flash back on...
Jungkook teringat kembali saat ia mengejar mobil, di dermaga.
Jungkook melihat seorang pria yang duduk di mobil, dengan wajah yang tertutup jaz berwarna biru gelap, dengan bros emas berbentuk elang kecil.
Jungkook pun menyadari bahwa jaz itu adalah milik minhyuk, dan pria yang wajah nya tertutup jaz, kemungkinan adalah minhyuk.
Jungkook flash back off...
Jungkook bangun dan berlari dengan sekuat tenaga, jungkook berlari menuju mobil nya.
Mobil jungkook memang terpakir cukup jauh dari rumah jang sehan. Karna rumah jang sehan masuk ke gang.
Tapi sial nya, saat sampai di mobil nya, jungkook mendapati bahwa ban mobil nya telah kempes.
" sial!" Maki jungkook.
Jungkook melihat ke sekeliling nya, tapi tak ada taksi atau pun kendaraan umum yang lewat di sana.
__ADS_1
Jungkook mengusap wajah nya dan langsung berlari setelah mengambil ponsel dan tas nya.
Jungkook berlari ke arah jalan besar untuk mencari kendaraan umum.