SEVEN BOY'S SEASEON 2

SEVEN BOY'S SEASEON 2
Seven Boy's 2 Episode 22


__ADS_3

Rumah sakit..


Defy duduk di ranjang jin dan menyuapi potongan buah pada jin, meski jin terus menolak, defy terus membujuk jin dengan penuh kesabaran. Sesekali defy juga meledek jin dan membuat jin tertawa terbahak bahak.


Dan saat jin tertawa, defy langsung memasukan potongan buah pada mulut jin.


Seketika jin langsung terdiam dengan wajah cemberut nya. Dan sekarang defy lah yang tertawa terbahak bahak.


Jin menggelitiki defy dan defy juga membalas jin karna kejailan nya.


Saat itu juga, jin berpura pura kesakitan, dan membuat defy sangat panik melihat jin kesakitan.


" oppa, apa yang terjadi? Hmm aku akan memanggil dokter"


Defy segera turun dari ranjang, tapi tiba tiba, jin kembali memeluk defy dari belakang.


Sontak defy pun terdiam dan menyadari bahwa sakit jin hanya sandiwara saja.


" oppa, kamu membohongiku. Ini tidak lucu"


" obat terampuh untukku adalah pelukanmu"


" tuan dan nyonya park akan segera Sampai di korea. Aku tidak bisa memelukmu lebih lama. Aku harus segera kembali ke kantor"


" aku lelah menyembunyikan hubungan kita dari eomma dan appa, aku sudah memikirkan nya. Kita akan bertunangan dengan ataupun tanpa restu mereka"


" oppa, tidak perlu begitu, mereka akan tersakiti dengan keputusanmu. Lagi pula mereka pasti masih sedih karna pernikahan jimin. Kita tidak bisa menambah rasa sakit mereka"


" kamu sendiri pernah mengatakan kalau status itu tidak penting kan. Appa dan eomma harus menerimamu tanpa melihat status mu"


" hmm iya si, tapi aku belum terpikir untuk bertunangan ataupun menikah oppa, aku ingin menemukan joon oppa terlebih dahulu. Aku tidak bisa tenang sebelum bertemu dengan nya"


" baiklah, aku akan membantu mencari oppa mu, dan setelah itu baru kita pikirkan untuk memperdalam lagi hubungan kita. Hemh?"


" park seokjin, i love you"


" i love you to"


" cintaku lebih besar"


" cintaku yang paling besar"


" heyy mengalahlah pada wanita"


"Mengalah lah pada orang sakit"


" curang"


" kamu yang curang, aku terus memelukmu, aku mencium mu aku selalu membelaimu, tapi apa kamu bahkan baru kali ini mengatakan "I love you" padaku. Kamu lah yang curang. Kamu kamu.." oceh jin.


defy menghentikan ocehan jin dengan mengecup sudut bibir jin. Dan tentu saja itu sangat efektif. Jin terdiam dan tersenyum karna baru kali ini, defy memberikan kecupan manis pada jin.


" oo sekarang kamu mulai nakal ya, kamu bahkan menciumku di rumah sakit"


" kamu yang memancingku"


" aku tidak akan memaafkan mu"


Jin merangkup defy dan perlahan mendekatkan wajah nya pada defy.


Tapi di saat itu pula, jimin masuk ke ruang rawat jin, tanpa mengetuk pintu.


Mereka bertiga pun menjadi salah tingkah, dan suasana menjadi sangat canggung selama beberapa detik.


" heyy mochi! Kenapa tidak mengetuk pintu dulu?" Tanya jin.


" hey mana aku tau kalian sedang.." sangkal jimin.


" hmm oppa, aku akan menemui yuri dulu, aku belum sempat bicara dengan nya. Aku pergi dulu" potong defy sembari berlalu pergi dari ruang rawat jin.


Setelah defy pergi, jimin tertawa terbahak bahak dan duduk di kursi samping ranjang jin.


" puas kamu? Tertawalah sepuas hati mu" ketus jin.

__ADS_1


" hyung, aku rasa kamu benar benar sehat sekarang, kau bisa memaki ku sekarang"


" terimakasih telah merawatku"


" aku masih adikmu kan? Jadi ini masih tugasku hyung"


" tata bilang kamu pergi menemui suga? Kenapa dia? Apa terjadi sesuatu?"


" iya hyung. Ternyata bayak hal yang terjadi"


Jimin pun mulai menceritakan semua kejadian yang menimpa suga, dan soal keputusan suga untuk menyerahkan diri nya pada polisi. Di tengah cerita jimin, ponsel jimin berdering dan nama taehyunglah yang tertera di sana.


" jimin kamu dimana?" Tanya taehyung.


" di rumah sakit, ada apa?"


" suga hyung benar benar menyerahkan diri nya pada polisi, dia menuju kantor polisi sekarang


Kami sudah berusaha menghentikan nya, tapi dia masih saja keras kepala" jelas taehyung.


Seketika mulut jimin terkatup dengan mata yang terpejam.


" ada apa?" Tanya jin


" suga hyung benar benar menyerahkan diri nya pada polisi hyung. Aku akan mencoba mebujuk nya sekali lagi. Hyung aku pergi dulu, Sampai jumpa"


" jaga di.. ri.. mu.."


Jimin mengambil jaket nya dan segera berlari tanpa mendegar ucapan jin.


Jimin menuju kantor polisi menggunakan mobil jin.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Rumah suga..


Jhope dan listy keluar dari kamar suga setelah listy lebih tenang.


" taehyungie, ayo kita pulang. Tidak ada yang bisa kita lakukan lagi. Aku akan mencari pengacara terbaik, setidak nya suga hyung akan mendapat keringanan hukuman" ajak jhope.


" listy kamu baik baik saja?" Tanya taehyung.


" aku tidak papa" jawab listy singkat.


" baiklah, ayo hyung kita pulang saja" sahut taehyung.


Taehyung, listy dan jhope perjalan ke arah pintu rumah suga. Tapi mereka terhenti saat melihat jungkook masuk dengan nafas terengah engah dan keringat yang bercucuran.


" dimana suga hyung?" Tanya jungkook.


" dia sudah ke kantor polisi" jawab taehyung.


" sial. Aku terlambat" sesal jungkook.


" aku mencurigai sesuatu, aku bisa membuktikan suga hyung tidak bersalah. Tapi kalau suga hyung mengaku, Itu justru akan mempersulit nya sendiri" jelas jungkook.


" apa maksudmu jungkook?" Tanya listy


" aku curiga, minhyuk masih hidup dan kalau kita menemukan nya, dan dengan barang bukti yang aku punya, suga hyung bisa terbebas dari semua tuduhan" lanjut jungkook.


" pergilah dengan mobilku, hentikan suga hyung" ucap jhope dengan memberikan kunci mobil nya pada jungkook.


" baiklah hyung" jawab jungkook.


" aku ikut" sahut taehyung.


Jungkook dan taehyung pun berlari menuju mobil jhope.


" oppa, kita harus melakukan sesuatu. Kita harus menemukan minhyuk kan?" Tanya listy.


" kamu benar, ayo pulang"


" kenapa pulang?"

__ADS_1


" kita tidak bisa mencari minhyuk dengan berkeliling kota, kita lakukan dari balik layar" jawab jhope.


Jhope menarik tangan listy dan mereka pulang dengan berjalan kaki.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Kantor PG industri..


Setelah jam makan siang usai, defy datang ke kantor untuk menyelesaikan pekerjaan nya.


Defy duduk di samping sindy yang tengah sibuk dengan laptop nya.


" sindy ssi, maafkan aku. Ponselku tertinggal di rumah jadi aku tidak sempat menghubungimu kalau aku masuk setengah hari. Jin oppa sudah sadar, jadi tadi pagi aku ke rumah sakit menemani nya"


" syukurlah, aku ikut senang mendengar nya"


" kenapa kamu kurang bersemangat? Kamu lelah? Maafkan aku, karna aku kamu pasti sangat repot"


" defy ssi, sebenar nya, ada satu hal yang ingin aku beritahu"


" katakan saja"


" aku akan berhenti dari pekerjaan ini, dua hari lagi aku akan ke jepang"


" sindy.."


" maafkan aku. Aku tidak memberitahumu sebelum nya. Sebelum nya, aku ragu itu sebab nya aku belum mengatakan nya pada siapapun. Aku akan mengejar impianku sebagai ballerina"


" itu artinya kamu akan meninggalkan ku?"


" hanya 3 bulan defy, hanya pelatihan. Aku akan berkarir di korea"


" ahhh aku tidak tau apa yang harus aku katakan. Aku bahkan tidak tau harus senang atau sedih sekarang"


" defy..."


" sindy ssi, aku akan sangat merindukanmu"


" aku juga..."


Defy dan sindy saling memeluk dan tanpa sadar mereka meneteskan air mata dari manik mereka.


" kamu sudah mengatakan nya pada jungkook?" Tanya defy.


" hmm iya, aku sudah mengatakan nya. Ayo kembali bekerja. Dan besok aku akan menyerahkan surat pengunduran diriku"


" baiklah ayo"


Dengan berat hati, defy melanjutkan pekerjaan nya dan sindy pun lebih banyak diam, tak seperti biasa, mereka selalu bercanda dan berbincang di sela pekerja mereka.


Tapi kini, mereka hanya fokus pada pekerjaan mereka.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Kantor polisi...


Jungkook berlari masuk ke kantor polisi dan langsung menemui teman nya yang bertugas di hari ini. Dan tepat sekali, jimin pun telas sampai di kantor polisi.


" ada yang mengaku membunuh seseorang hari ini?" Tanya jimin.


" iya, darimana kamu tau?" Tanya pria bertubuh gempal itu.


" dimana dia? Yeongu hyung, dimana dia sekarang?!" Bentak jungkook


" tentu saja di ruang penjara. Dia mengaku telah membunuh gong minhyuk. Tentu saja kami memenjarakan nya" jawab yeongu.


" tapi kalian belum tau itu benar atau tidak kan? Bahkan tak ada perwakilan dari minhyuk yang melaporkan kematian nya. Kenapa kalian memenjarakan nya begitu saja!" Tambah taehyung.


" kami disini. Kami perwakilan gong minhyuk. Kami yang akan melaporkan kematian nya" sahut seseorang yang baru saja masuk ke kantor polisi.


Suara yang tidak asing bagi ketiga pria yang tengah mengintrogasi polisi yang tengah bertugas.


Terlihat lah, pria berjaz lengkap dengan rambut yang tertawa rapi dan sepatu yang mengkilap. Pria itu tidak lain adalah Min junhoo lah yang masuk ke kantor polisi dengan di ikuti oleh beberapa pengawal.

__ADS_1


__ADS_2