Si Kembar Yang Bertukar Tubuh (Gea&Gio)

Si Kembar Yang Bertukar Tubuh (Gea&Gio)
Video


__ADS_3

"Mau makan, hmm … ya mau nyuruh Gea cuci muka lah, biar seger dia, masa mau belajar ngantuk sih," jawab Lili.


Karena mereka perempuan, mereka tidak mungkin menemani Gea yang berbadan Gio itu masuk ke toilet laki-laki. Mereka menyuruh Gea masuk ke toilet sendirian dan mencuci muka tanpa diantar.


"Dia kok belum keluar sih? Udah mau bel masuk nih," keluh Gio yang mulai bete menunggu Gea sekitar 10 menit.


"Aku juga gak tahu." Lili


"Coba Lo cek dulu Li..! Udah jam segini gak akan ada yang ke toilet deh," ucap Gio dengan yakin, dia berjanji akan berjaga di depan toilet laki-laki itu untuk memantau jika ada yang masuk ke toilet.


Ternyata Gea malah tidur di pojokan, dia tidur bersandar ke tembok dengan keadaan duduk di lantai. Lili menggeleng-gelengkan kepalanya karena merasa tidak percaya sahabatnya bisa tidur seperti itu.


Lili mengambil air, membuat tangannya basah dan membasuh wajah Gea dengan kedua tangannya.


"Dingin, kamu ngapain sih Li?" Tanya Gea yang terbangun dari mimpinya.


"Cepetan cuci muka sebelum bel berbunyi!, Aku juga gak mau ketahuan masuk ketoilet cowok, cepetan sana!" Lili 


Gea pun mencuci mukanya, Lili berusaha membantu mengeringkan wajah Gea dengan tisu.


"Kalian pacaran di toilet? Ya ampun…," ucap seorang lelaki dengan kamera ponsel di tangannya.


"Siapa bilang, kita gak pacaran, dan jangan menyebarkan Video yang tidak jelas ya!" Ancam Lili.


Gio kemana sih? Kok bisa ada yang masuk. Batin Lili 


Namun lelaki itu lari, membuat Lili dan Gea panik, mereka takut video itu akan viral dan membuat mereka dalam masalah besar.


Lili mengejar orang itu, namun dia kehilangan jejak.

__ADS_1


"Gimana Li, dia lari kemana? Hah… hah…" Gea 


"Aku gak tau dia lari ke arah mana, udah ada kejadian gini aja, kamu baru bisa melek." Ucap Lili.


"Sorry…," ucap Gea dengan mengangkat kedua tangan yang disatukan, dia memohon maaf pada sahabatnya itu.


Mereka pun pergi ke kelas masing-masing karena bel berbunyi. Lili masih tidak tenang dengan kejadian tadi, dia sangat khawatir, begitu pun dengan Gea, dia gelisah ditambah Gio belum kelihatan.


Guru pun masuk ke kelas, Gea masih menatap kursi Gio yang kosong, dia kemana sih?


Hingga 5 menit berlalu, Gio datang dan meminta maaf atas keterlambatannya pada sang guru.


Gio duduk dan mulai belajar, ingin rasanya Gea bertanya kemana Gio pergi, namun dia tidak mau ketahuan mengobrol saat guru sedang menjelaskan didepan kelas.


***


Waktu istirahat pun tiba, Gea dan Gio pergi ke kantin sekolah, Gio makan dengan lahap, sementara Lili dan Gea terlihat lemas, mereka masih mengingat kejadian tadi pagi.


"Lo niat gak Li , ngasih ucapan selamat tapi lemes gitu?" Keluh Gio.


"Niat lah, makanya aku bikin kadonya dari malem." Lili


Gio segera membuka kado itu dengan semangat sementara Gea masih melamun, dia tidak bersemangat dan membiarkan kado itu diatas meja, bahkan dia hanya memesan minuman saja.


"Kadonya bagus Li, makasih ya…," Gio


"Sama-sama…" Lili 


Cantika datang dengan tiba-tiba, "siapa yang ulang tahun? Aku kok gak tahu."

__ADS_1


"Hmm.. Gea sama Gio." Jawab Lili dengan refleks membuat Gio menyenggol lengan Lili, namun Lili tidak mengerti maksud Gio yang menyuruhnya merahasiakan ulang tahun si kembar agar Cantika tetap berpikir kalau Gea dan Gio pacaran.


"Apaan sih? Aku lagi gak mood bercanda," keluh Lili malah membentak Gio.


"Ulang tahun kalian barengan? So sweet deh bisa barengan gitu, hehe…, atau jangan-jangan kalian memang– " Cantika


"Kamu mau pesan apa? Cepetan sana sebelum bel masuk bunyi..!" Ucap Gio yang mencoba mengalihkan pembicaraan mereka.


Cantika bergegas pergi, dia tidak mau kalau sampai kelaparan selama pelajaran berlangsung.


Mereka kenapa sih? Batin Gio bertanya-tanya melihat Gea dan Lili melamun.


"Kalian kenapa sih? Ada masalah apa?" Gio


"Gapapa kok," jawab Gea lesu.


"Iya, kita gapapa." Lili


Gapapa-gapapa tapi meresahkan. Batin Gio 


"Yaudah kalau emang gapapa, cepat kalian habiskan makanannya, kalau dingin kan gak enak..!" Gio 


Mereka kompak mengangguk namun tidak menyentuh makanannya, astaga wanita memang membingungkan dan sulit dimengerti . Pikir gio 


Hingga mereka mendadak segar saat terdengar suara laki-laki yang membahas video viral.


"Liat deh video viral baru..!"


Lili dan Gea saling menatap, mereka dengan segera merogoh ponsel yang ada di saku mereka. Tingkah laku mereka membuat Gio benar-benar frustasi.

__ADS_1


Giliran gue ngomong aja, mereka cuek, dikiranya gue makhluk tak kasat mata apa? Eh giliran video viral mereka gercep banget, dasar cewek.


Bersambung…


__ADS_2