
gadis kecil itu mulai berlatih di sebuah halaman yang tak terlalu luas. penuh semak belukar dan rerumputan panjang.
"papa lagi..." ucap gadis itu.
seorang lelaki berumur 30thnan berjalan mendekati gadis kecil tersebut.
"kamu semangat sekali nak" ucap lelaki itu mengelus lembut rambut putrinya.
"ah papa Cemen ayo lah pa semangat" jawab gadis itu memohon.
"Karin semangat boleh berlebihan jangan nak" ucap Samson menasehati putri kecilnya. kini ia berjongkok menyamai tinggi badan Karin.
"king ada serangan.." ucap seorang lelaki dengan tubuh tegap.
Samson yang mendengar laporan dari anak buahnya mulai panik. bukan apa, kini putri tunggal nya ada di markasnya.
"adakan serangan balik dan panggil empat malfionso senior" perintah Samson pada lelaki itu.
"laksanakan king.." jawab lelaki itu membungkuk hormat. lelaki itu pergi meninggalkan Samson dan karin.
"anak papa diam di sini saja ya nak" ucap Samson memohon.
"ada apa pa? serangan dari siapa? Karin ikut pa" tanya karin.
__ADS_1
pertanyaan yang bertubi-tubi dari Karin semakin membuat Samson kebingungan.
"Karin ikut om om itu saja ya" pinta samson menunjuk empat pria bertubuh kekar yang berjalan menghampiri mereka.
karin kecil tak menjawab hanya ada raut kesedihan yang tergambar di wajah cantiknya.
"papa sayang Karin" ucap Samson di akhiri dengan kecupan hangat di dahi putrinya.
Samson pergi meninggalkan putrinya dan empat malfionso yang bertugas menjaga karin.
"jaga putri ku jangan sampai dia tergores sedikitpun jika ingin nyawa kalian tetap ada!" ancam Samson ketika sudah sampai ambang pintu.
"siap king" jawab mereka bersamaan.
suara gaduh sudah memenuhi halaman markas white crocodile. suara tembakkan, bilahan pisau yang saling bersahutan, pukulan-pukulan benda keras semakin memekik Teling. namun seketika suara itu senyap kala Samson datang menghampiri kegaduan tersebut.
"kau juga pengecut bodoh.. membawa anak kecil untuk bertarung" jawab Samson santai saat melihat anak berumur 10 tahunan.
"karena aku tak ingin mendidik dia dengan gaya pengecut" jawab lelaki itu tak ingin kalah.
"banyak omong mu" ucap samson.
dor...dor..
__ADS_1
peperangan kembali terjadi. tak mungkin ada yang bisa menghentikan dua permusuhan ini. banyak orang tumbang. darah mengalir dari anggota tubuh mereka.
Samson yang sibuk melawan para malfionso dari lawannya tak menyadari jika sebuah pistol tertodong tepat mengarah ke kepalanya. namun belum sempat orang itu melepas peluru, peluru lain tepat mengenai dadanya.
"papa!!!" teriak seorang anak lelaki tadi. mata Samson tertuju pada teriakan bocah itu dan beralih ke seorang gadis kecil yang berdiri tak jauh darinya. matanya membulat sempurna kala mangetahui siapa penembak musuhnya.
"Karin kamu ngapain di sini" tanya Samson dengan nada berbisik.
"dia ingin menembak papa aku tak terima" jawab Karin tanpa menoleh.
"sayang ini bahaya masuk lah nak" ucap Samson seraya memutar tubuh anaknya menghadap dirinya.
"papa jangan lengah atau..." belum sempat Karin menyelesaikan kalimatnya sebuah tembakan tepat mengenai dada papanya.
"papa!!" teriak karin.
Karin tak tinggal diam. dia segera membalas serangan itu namun musuhnya kabur membawa leadernya yang tak sadarkan diri.
"pengecut!!!" teriak karin.
sejak itu lah permusuhan antara white crocodile dan black dragon semakin memanas. hingga anak mereka tumbuh dewasa dengan membawa dendam orang tua mereka masing masing.
.
__ADS_1
.
selanjutnya...