Suamiku Musuh Bebuyutan Ku

Suamiku Musuh Bebuyutan Ku
keinginan


__ADS_3

sudah lebih dari tiga hari Samson tetap berdiam diri di rumah. sesekali ia juga mengunjungi perusahaan istrinya yang sekarang di pegang oleh Karin. rasa heran jelas ada di hati Karin. tidak seperti biasa papanya akan duduk di rumah lebih dari tiga hari. jika memang ada urusan mungkin hal itu biasa tetapi tidak di bulan ini. apa mungkin karena papanya sudah dua bulan belum pulang? pikir nya.


seperti biasa Karin berangkat ke kantornya pukul 8 pagi. sebelum berangkat Karin melihat papanya tengah duduk santai memakai kaos oblong di ruang tamu sembari membaca surat kabar.


"papa gak mau ikut Karin ke kantor?"


"gak usah sayang papa di rumah aja"


"em... pa karin bisa bicara sebentar aja?" tanya Karin ragu.


"Please, go ahead" Jawab Samson mengalihkan pandanganya dari surat kabar.


"apa ada masalah pa?" tanya Karin.


"no,"


"lalu?" tanya Karin lagi.


"papa sedangan menyelidiki siapa Zaky, Bima hanya bercerita Jika dia adalah CEO di perusahaan ayahnya. bahkan Bima belum terlalu mengenal siapa keluarga kekasih mu itu" jawab Samson.


"em pa... sebenarnya Karin sudah pernah makan malam bersama keluarga Zaky, mereka keluarga harmonis kok pa... mereka juga orang orang baik apalagi tante Sarah mamanya Zaky beliau baik banget pa.." jelas Karin.


"makan malam? kapan?"


"kurang lebih dua Minggu yang lalu" jawab Karin.


"kau bahagia ada di tengah tengah keluarganya?"


Karin mengganguk.


melihat anaknya merasa bahagia di tengah tengah keluarga kekasihnya, Samson sedikit lega. walau pun ada hal mengganjal di hati Samson tentang latar belakang keluarga Zaky. ia merasa ada sesuatu yang di sembunyi lelaki itu dari Karin. sulit di tebak. tidak ada gelagat mencurigakan yang di tunjukkan Zaky sewaktu bertemu langsung dengan nya beberapa hari lalu guna menyusun persiapan surprise ulang tahun Karin.


"papa karin berangkat dulu ya pa.." Karin mengguncang tubuh papa nya agar berhenti melamun.


"oke, hati hati... fokus pada pekerjaan mu sayang" jawab Samson.


Karin beranjak pergi meninggalkan papanya bersama segala pertanyaannya yang muncul tiba tiba di benaknya. ia membiarkan apa yang di lakukan papanya , lagian aku juga sudah menyelidiki latar belakang Zaky sendiri. pikir Karin.


perusahaan Hartanto pusat.


lelaki bertubuh tegap berjalan beriringan dengan seorang perempuan cantik nan seksi. tengah membicarakan sebuah hal yang terkesan penting. banyak Sorot mata memandang heran pada keduanya. isu bisu banyak beredar di kalangan karyawan karyawan bawahan. bukan hanya nampak seperti asisten dan atasan tetapi lebih. setiap sang atas pergi sang asisten juga ikut serta tanpa alasan yang jelas.

__ADS_1


"urus kerja sama ini dengan baik, apa lagi kerja sama ini dengan seseorang yang penting dalam hidup ku" ucap sang CEO.


"maaf tuan jika boleh tau siapa CEO perusahaan kosmetik itu?" tanya Tania.


"Karin Santos"


"apa yang membuat dia penting dalam hidup tuan Zaky?"


"penting? apa sepenting itu kerja sama anda dengan nona Karin?" tanya Tania ragu.


"bukan kerja sama nya yang penting tetapi orang nya" jawab Zaky. ia melenggang masuk ke ruangannya meninggalakan Tania yang terdiam di depan pintu kaca itu.


deg...


detak jantung memompa darah terlalu kencang ke seluruh tubuh. banyak penerkaan di hati Tania tentang hubungan penting Zaky dan juga Karin.


tanganya terulur memegang dada berusaha mengontrol kembali detak jantungnya. perlahan tetapi pasti, Tania berjalan menuju ruanganya yang terletak di depan samping ruangan Zaky.


"siapa Karin Santos sehingga dia penting di kehidupan tuan Zaky? apa mungkin dia kekasihnya? atau keluarga" tanda tanya besar muncul di kelapa tania. peperangan dalam hati berusaha mencari jawaban atas kebingungan itu. tapi sayang nihil jalan yang di dapat ialah jalan buntu.


sementara di ruangan Zaky. lelaki itu sibuk memeriksa beberapa kertas dalam map yang di berikan tania tadi. jam demi jam berlalu sampai waktu makan siang tiba. pintu ruanganya terbuka tanpa ketukan. dan Zaky tau siapa yang berani seperti itu.


"sudah ku duga"


"kayak punya masa depan aja Lo" Zaky masih menanggapi dengan candaan. berjalan menuju sofa tamu bersama seseorang yang baru datang yang tak lain adalah nata.


"gue serius!" jawab nata seraya memukul lengan Zaky yang tersedia di sampingnya.


"aww" Zaky mengalihkan lengannya dari sisi nata.


nata diam. bukan untuk mengurungkan pembicaraan yang akan ia bahas melainkan nata lupa pembicaraan apa yang tadinya penting. mendadak menghilang di telan candaan Zaky. sungguh menjengkelkan.


"malah diem, mau ngomong apa Lo tadi?" Tegur Zaky.


"ah... Lo kan gue jadi lupa Mau ngomong apa. sial!" jawab nata geram. ia memilih pergi meninggalkan Zaky yang merusak Ingatanya.


"kok gue..." jawab Zaky. jari telunjuknya tepat mengarah ke wajahnya sendiri.


malam belum terlalu larut. banyak pasangan muda mudi yang berjalan beriringan di sekitar taman


menggandeng seseorang yang menurut mereka penting dalam hidupnya. bukan hanya muda mudi berpasangan juga terdapat sepasang couple muda muda atau mudi mudi yang hanya sekedar membicarakan hal konyol. biasa lah rutinitas ghibah wkwkwk.

__ADS_1


satu keluarga tengah duduk manis nikmati pemandangan malam yang sering mereka lewati. hari ini tidak. syukurlah. cerita, canda, dan lain sebagainya melekat pada obrolan yang terus berjalan. hingga tiba di suatu pertanyaan yang membuat seluruh mata menggantung pada sang penanya.


"jika nata memilih untuk menjalani hidup sendiri bersama istri nata bagaimana"


ketiga pasang mata melotot mendengar pertanyaan itu.


"istri? siapa Nat? kamu saja belum memperkenalkannya pada om dan tante. kok tiba tiba membicarakan soal istri" jawab Sarah.


"nata tak ingin berlama lama menjalani hubungan ini Tan... nata rasa pilihan nata sudah tepat"


"resa?" Zaky ikut bersuara.


Nata mengangguk.


"bukanya kau masih seminggu memiliki hubungan dengannya, sekarang udah pengen kawin aja Lo"


"gue gak kayak Lo kudu pacaran berbulan bulan dulu baru nikah. keburu di sledeng orang" bela nata.


"resa? bukannya itu..."


"iya om, janda kembang itu... dia perempuan yang baik dan sopan. nata janji akan memperkenalkannya ke om dan tante lebih dekat lagi." nata mencoba menghilangkan rasa ragu om dan Tante nya.


"dia seorang janda? mengapa ia bercerai dengan suaminya? apa itu karena mu?" tebak sarah.


"bukan Tante, suaminya meninggal saat resepsi pernikahan tiga bulan lalu karena serangan jantung" jawab nata.


Sarah mengangguk sedangkan topan menatap dalam mata keponakanya itu. jelas tergambar ketulusan yang dalam di mata ponakannya yang sekarang ia anggap anaknya sendiri.


"iya pa ma... resa gadis yang sopan. dia baik dan mudah akrab. Zaky percaya pa yang di katakan nata itu benar" Zaky mendukung kemauan nata. niat baik tidak akan berakhir buruk kecuali ada sebuah kesalahan.


"baik Tante minta... kamu bawa dia kerumah dulu. perkenalkan dia pada kami ya..."


"om setuju bagaimana pun dia harus mengenal keluarga kita dulu Nat" sambung topan.


senyum indah merekah sempurna di wajah nata. ia nampak bahagia dengan keputusan om dan tantenya. secara refleks nata memeluk Zaky erat seraya menggoyang goyangkan tubuh lelaki yang sekarang berada di dekapannya.


Sarah dan topan yang melihat kebahagiaan nata juga nampak tersenyum. memang nata bukan anak kandung mereka melainkan anak dari adik perempuan topan yang telah meninggal bersama suaminya lima tahun lalu di sebuah tragedi kecelakaan. sebuah mukjizat nata bisa selamat dari kecelakaan itu.


setelah cukup berbincang bincang keluarga Hartanto pun memutuskan untuk kembali ke peraduan guna mengistirahatkan mental dan fisik agar tak ada rasa sakit karena lelah di kemudian hari.


.

__ADS_1


.


selanjutnya...


__ADS_2