Suamiku Musuh Bebuyutan Ku

Suamiku Musuh Bebuyutan Ku
pernyataan


__ADS_3

"Bima apa maksudmu?" Tanya Samson dengan nada tegas.


Mendengar suara papanya yang mulai berubah karena amarah Karin berusaha menenangkan papanya.


"Pa... Karin tau dan Bima juga sudah jujur kepada Karin. Mungkin karena dia hilang ingatan, dia membahasnya lagi. Lagian ini juga salah Karin kok pa" sahut Karin.


"Ada apa dengan kalian berdua ini sejak dulu tidak ada yang berani melanggar aturan turun temurun dari kakek kita nak... Jika pun ada mereka ada di hukum mati karena cinta bisa merusak akal. Dunia mafia tidak ada rasa kasihan!" Tegas Samson.


"Om saya siap di hukum apa pun, kalau pun om mau mengambil sebagian aset perusahaan akan aku kembalikan" jawab Bima.


"Om sudah putus kan, melanggar aturan utama anggota white crocodile adalah kematian" tegas Samson.


Mata Karin membulat sempurna, bagaimana tidak hanya Bima yang tau dan mengerti keadaanya di masa masa sulit diri nya dan Bima juga sahabat terbaik Karin selama ini.


"Pa... Karin mohon jangan berikan Bima hukuman mati... Apa papa sanggup melihatku kehilangan orang yang ada dalam hidup ku dan berarti bagiku untuk yang ke dua kalinya?" Rengek Karin.


Samson terlihat berfikir sejenak. Pikirannya kembali pada kejadian saat istrinya meninggal anaknya lah yang paling terluka dan merasa bersalah. Ia juga sudah berjanji pada sang istri untuk membahagiakan Karin Sampai akhir hayatnya nanti.


"Baik karena ini permintaan queen white crocodile hukuman ada di tanganya." Akhir Samson.


Beberapa hari berlalu, kini Bima sudah di perbolehkan keluar. Ada hal aneh yang terjadi padanya. Ia jarang tersenyum dan sering murung. Ia juga bersifat dingin kepada Karin. Untuk sementara ia memilih pulang ke rumah orang tuanya.


Karin sendiri yang menyadari perubahan sifat Bima hanya diam. Ia yakin Bima seperti ini karena Ingatanya belum terlalu pulih. Karin juga sangat jarang pergi ke markas kerena tak ada laporan apapun dari anak buahnya.


Sore ini Karin mendapat pesan singkat dari Zaky yang membuatnya penasaran.


*Aku ingin bertemu dengan mu di taman Gemini pukul 16.00. Hanya dengan mu* bunyi pesan dari Zaky.


Sedikit ragu Karin pun menjawab


*Oke*. Ia pun segera bergegas untuk siap siap kerena jam sudah menunjuk pukul 15.45. Karin hanya memiliki waktu 15 menit.


Dengan Langkah ragu karin menuju ruang kerja papanya.


Tok..tok...tok pintu ruang kerja di ketuk.


"Masuk" jawab seseorang dari dalam.


"Pa..." Ucap Karin membuka pintu. Sepasang matanya menangkap dua orang lelaki yang tak di kenalnya.


"Ada apa Karin?" Tanya Samson.


"Eee... Karin izin keluar sebentar" jawab Karin, matanya tak teralih dari dua orang lelaki yang duduk di sofa ruang kerja papanya.


"Ya... Karin Apa kau lupa dengan mereka" ucap Samson.

__ADS_1


Karin menjawab dengan anggukan kecil.


"Erlangga satria permada dan dia vino asisten Erlangga"


Mendengar nama terakhir Erlangga membuat Karin membulatkan matanya. Setelah lebih dari 6 tahun tak berjumpa ia melupakan jasa besar Erlangga yang pernah mengabdi menjadi asisten pribadi papanya.


" P.T satria permada? Om Angga" ucap Karin menghambur memeluk lelaki yang pernah berperan penting dalam hidupnya.


"Kau sudah menjadi queen mafia pengganti ayahmu sekarang, jadi kau melupakan om" jawab Erlangga mengelus lembut rambut gadis yang pernah menjadi pelitanya.


"Ah tidak om, oh iya ada keperluan apa om kemari?" Tanya Karin melepas pelukan.


"Om kemari ingin meminta maaf kepada papamu karena Bima sudah berani melanggar aturan utama white crocodile" jawab Erlangga menunduk.


"Om jangan seperti ini, Bima melanggar aturan utama white crocodile karena Karin om, andai saja Karin tak terlalu menganggap Bima sebagai sahabat Karin saat berada di dunia mafia ini semua tidak akan terjadi" ucap Karin ikut merasa sedih.


"Terimakasih Karin, baiklah king aku akan kembali ke perusahaan. Maaf kan aku mengganggu waktu mu" akhir Erlangga lalu melangkan keluar ruangan.


Karin dan Samson hanya menatap kepergian Erlangga dan asistennya dari dalam ruangan.


"Jika kau ingin pergi silahkan tapi nanti malam papa akan kembali ke singapura, usahakan kau ada di rumah ya" ucap Samson.


"Ah iya aku jadi lupa ada janji, baiklah pa Karin janji akan pulang sebelum jam tujuh malam" jawab Karin. Ia begeas pergi meninggalkan ruangan papanya.


Dengan kecepatan di atas rata rata. Ia tiba di tempat tujuan hanya dalam waktu 10 menit.


Keinginan Karin untuk membuat Zaky terkejut ia urungkan.


"Zaky..." Panggil Karin.


Lelaki tersebut pun menoleh dan benar saja dia adalah Zaky.


"Sory pasti nunggu kelamaan ya?" Tanya Karin.


"Gak pa pa aku juga baru sampai" jawab Zaky di iringi senyum.


"Oh iya bagaimana keadaan Bima?" Tanya Zaky.


"Dia sekarang ingin beristirahat dulu di rumah orang tuanya" jawab Karin.


"jika aku jujur sekarang, apa ini waktu yang tepat?" Tanya Zaky dalam hati.


"tapi Zaky jika kau tidak mengatakannya sekarang bisa saja Karin di ambil.lelaki lain." ucapnya lagi dalam hati. Kegaduan terus terjadi dalam hatinya sampai Karin pun menegurnya.


"Kok malah bengong... Aku tidak memiliki banyak waktu" ucap Karin mengingatkan.

__ADS_1


"Eh iya sory, memang kau mau kemana? Tanya Zaky ragu.


"Papa akan kembali ke Singapura nanti malam dan aku harus mengantarnya ke bandara" jawab Karin.


Zaky menjawab dengan anggukan.


"Karin..." Zaky mulai memegang tangan Karin.


Jantung gadis itu bergetar hebat. Seperti akan ada tsunami dalam dirinya.


"Aku akan jujur, entah apa yang terjadi pada diriku akhir akhir ini. Dadaku sering sakit di kala kau dekat dengan Bima padahal ku tau kalian hanya bersahabat. Apa mungkin aku jatuh hati pada mu?" Tanya Zaky menatap mata Karin.


Dengan bergemetar Karin hanya bisa melotot kan matanya. Situasi nya sekarang sedang sulit. Perubahan sifat Bima masih menjadi pertanyaan besar dalam kepalanya dan sekarang ia harus menjawab pertanyaan dan pernyataan yang di berikan lelaki yang dia suka.


"A..aku ju..juga ti..tidak tau..." Jawab Karin terbata bata.


"Pantas jika kau tidak tau aku pun juga bingung" ucap Zaky.


"Tapi aku juga yakin ini pertama kalinya aku merasakan cinta dalam hatiku tumbuh dan itu jatuh pada mu Rin... Apa kau menerimaku menjadi kekasih ku?" Tanya Zaky to the poin.


Karin terkejut bukan main. Matanya melotot hingga hampir keluar. Pertama kalinya dia menyukai seorang lelaki dan lelaki tersebut juga menyukainya ini sebuah keajaiban yang sangat luar biasa di dalam hidup Karin. Namun Karin juga ingat keadaan sahabatnya saat ini. Dengan cepat keputusan pun di ambil olehnya.


"Maaf ky... Bukanya aku menolak, kau tau sendiri posisi ku sekarang bagaimana? Bima belum terlalu pulih di tambah sifatnya berubah kepada ku. Beri aku waktu untuk menjawabnya" terang Karin.


"Sebelum janur kuning melengkung di depan rumah mu aku akan setia menunggu karena kau cinta pertama ku" ucap Zaky.


Mendengar penuturan Zaky membuat pipi Karin terasa hangat. Pipinya merah delima menahan malu. Sungguh itu kata kata yang membuat waktu seakan berhenti dan Karin tak ingin waktu itu cepat berlalu.


Tanpa sadar langit sudah gelap, dengan berat hati Karin meminta izin Zaky untuk pulang. Dengan senang hati Zaky mengiyakan ucapan Karin. Zaky juga menawarkan diri untuk mengantar Karin, tapi Karin menolak dengan alasan membawa mobil sendiri.


Usai kepergian Karin, Zaky masih terduduk di taman. Apa yang mengganjal hatinya kini sudah mulai menghilang, namun di ganti dengan rasa was was menunggu jawaban dari Karin. Tapi yang terpenting kini hatinya telah lega. Zaky pun akhirnya memilih pulang lagipun ia sendirian di taman itu orang orang telah kembali ke peraduannya sendiri sendiri.


di perjalanan pulang Zaky kembali memikirkan Karin dan dunia mafianya. ia menyakini bahwa Karin adalah wanita berhati lembut yang bisa mengerti dirinya, tapi masalah dunia gelapnya sebagai seorang mafia ia tak yakin Karin bisa menerimanya atau malah takut padanya.


"hal ini akan tetap menjadi privasi ku sendiri, tak akan Ku biarkan perempuan licik itu menganggu hidup Karin..." desis nya terdengar menakutkan.


"tapi aku juga tidak boleh main main dengan charla karena dia lebih cerdik di atas ku, bisa saja dia menculik Karin di saat aku lengah. tenang Karin nyawamu akan aman selama kau bersama ku" lanjutnya berwajah datar penuh keyakinan.


sesampainya di rumah Karin segera masuk kedalam kamar. ia mengingat ingat kembali pernyataan yang di ucapkan Zaky perihal perasaanya. Karin sadar jika nanti ia menerima pernyataan dari Zaky, ia harus melindungi keluarga Zaky dari ancaman musuhnya.


"tak akan ku biarkan kau menemukan siapa saja yang menjadi titik kelemahan ku pengecut!" erang Karin.


dia berfikir bahwa Zaky adalah lelaki baik dan pengertian. Zaky juga lelaki sabar yang membaut karin jatuh hati pada nya. tentang dunia mafia yang di tekuni Karin semenjak umur 6 tahun ia akan menyembunyikan nya sama seperti apa yang di lakukan Zaky pada jati dirinya.


"maaf kan aku Zaky dunia hitam itu hanya milik Ku dan tak kan ku biarkan kau tau atau bergabung di dalamnya karena dunia itu berbahaya..." ucap Karin mengelus foto Zaky yang sempat ia ambil tadi sore.

__ADS_1


dengan pandangan datar juga kosong Karin berjanji pada dirinya sendiri untuk menyembunyikan identitas aslinya sebagi seorang queen mafia berdarah kejam. keluarga Zaky yang kini dalam perlindungan nya harus tetap aman dalam kendali.


selanjutnya...


__ADS_2