Suamiku Ternyata Orang Kaya

Suamiku Ternyata Orang Kaya
Kemarahan Soraya


__ADS_3

Tapi Danu merasa senang karena melihat Soraya bisa makan apa saja tanpa takut mual dan muntah. Diri nya juga tidak merasakan ngidam sama seperti waktu Soraya hamil baby AL.


"Apa ada lagi yang kamu inginkan sayang?" tanya Danu yang masih menikmati makanan nya.


"Emm, nggak Mas. Aku sudah kenyang" jawab Soraya sambil tersenyum.


"Baiklah, jika menginginkan sesuatu bilang ya sayang. Aku akan memberikan apa pun yang kamu inginkan" ucap Danu sambil mengusap pipi Soraya dengan sangat lembut.


"Benarkah?" tanya Soraya, tiba-tiba dia mempunyai ide konyol.


"Iya" jawab Danu sambil menganguk.


"Aku menginginkan kamu Mas" jawab Soraya sambil berbisik ditelinga Danu.


Danu yang memang selalu saja berfikiran mesum jika berada didekat nya. Ini Soraya sendiri yang memintanya tanpa adanya dia melakukan merayu nya lebih dulu.


"Setelah sampai rumah sayang. Kamu tidak akan bisa lolos dari ku" ucap Danu dengan seringai liciknya.


"Baiklah, aku tunggu Mas. Sebenar nya aku ingin kita singgah dulu dihotel" jawab Soraya sambil tersenyum malu-malu.


"Benarkah sayang? Jika iya, dengan senang hati aku akan melakukan nya.


Soraya mengangguk setuju dengan ucapan Danu. Dia juga sebenar nya merasa malu pada dirinya sendiri, karena dia sudah meminta nya lebih dulu. Tapi entah bagaimana dia bisa seperti itu. Tapi dia memang menginginkan itu.


Saat akan keluar restaurant Jepang mereka bertemu dengan klien wanita yang sudah sering menggoda Danu jika bertemu. Dia menatap Soraya dari atas sampai bawah seperti pandangan yang merendahkan.


Dan pandangan nya tertuju pada seorang anak kecil yang sedang dalam gendongan Danu yang sangat mirip dengan nya.


"Tuan Muda, apa anda makan siang disini juga?" tanya wanita cantik yang sangat sexy itu.


Sedangkan Soraya yang mengalami mood swings langsung menatap penuh amarah pada Danu. Dia berfikir jika Danu meladeni ulat bulu itu, yang penampilan nya sudah seperti orang-orang an sawah menurut Soraya.


Soraya langsung mengambil alih baby AL dari gendongan Danu dan pergi lebih dulu menuju mobil nya tanpa mengucapkan apapun pada Danu.


"Sayang" teriak Danu saat Soraya sudah pergi dari samping nya.


"Apa kita bisa mengobrol sebentar? Saya sangat ingin berbicara berdua dengan anda" ucap wanita cantik itu yang tidak lain dan tidak bukan adalah Catherine.


Wanita yang dengan terang-terangan menggenggam pergelangan tangan Danu dan juga bertindak sangat tidak sopan. Saat kejadian itu Soraya menyaksikan nya sendiri dan membuat nya semakin kesal dan marah.


Dia langsung masuk kedalam mobil tanpa menghiraukan Danu yang sedang digoda oleh ulat bulu.

__ADS_1


Sedangkan Danu menatap tajam pada Catherine yang sangat berani itu terhadap nya. Dia langsung menyentak kan tangan nya dari genggaman tangan Catherine.


"Anda jangan melewati batasan anda Nona. Saya tidak tertarik dengan anda. Dan, satu lagi. Saya mau anda bawa kembali kontrak kerjasama kita, karena saya membatalkan kontrak tersebut. Saya siap membayar uang pinalti" ucap Danu dengan sangat dingin dan juga penuh dengan amarah didalam mata nya.


Catherine tentu tidak terima begitu saja ucapan Danu. Dia dengan berani nya mengejar Danu hingga sampai didepan pintu mobil Danu yang disana ada Soraya sedang menunggu nya dengan penuh kekesalan.


Dia melihat Danu malah dipeluk dengan sengaja nya dihadapan Soraya sendiri. Soraya yang sudah kesal setengah mampus langsung menghampiri mereka berdua setelah meletak kan putra nya yang sudah tertidur didalam mobil bersama supir nya.


Dan Soraya langsung menarik wanita gatal itu dengan sangat kencang dan juga bar-bar. Danu sampai melongo dibuat nya.


Plakk...


Suara tampa*an yang menggema diarea parkir restaurant Jepang yang memang lumayan sepi itu.


"Apa anda sudah sangat ingin digaruk sehingga mendekati dan menggoda suami saya! Jika iya, saya akan memanggil seorang gig*lo untuk menggaruk anda" ucap Soraya dengan penuh tekanan dan juga sangat membuat Catherine malu karena nya.


Danu hanya tersenyum tipis melihat istri nya yang sekarang tidak bisa ditindas oleh seseorang.


"Kau!" belum sempat Catherine melanjutkan ucapan nya sudah lebih dulu dipotong oleh Soraya.


"Kenapa? Apa anda tidak terima dengan apa yang saya ucapkan? Atau anda mau membalas menam*ar saya?" tanya Soraya dengan mendekat kan wajah nya didepan Catherine.


Catherine memang ingin menam*ar Soraya jika dia tidak dicegah oleh Danu. Hingga Danu membuat nya semakin malu.


Membuat semua orang berkumpul saling menggunjing Catherine yang dianggap sebagai pelakor.


Danu merangkul pundak Soraya menuju mobil nya yang terparkir didekat mereka. Sedangkan Catherine sudah sangat malu dibuat nya, dia yang ingin makan siang disini menjadi tidak berselera lagi karena semua orang menggunjing nya.


Mobil yang ditumpangi oleh Danu dan Soraya sudah pergi dari area parkir restaurant. Soraya langsung mendiamkan Danu dan bahkan dipegang saja tidak mau. Soraya sangat marah akan hal itu.


"Sayang aku benar-benar tidak tahu jika dia akan memeluk ku dari belakang. Aku kan sudah langsung melepaskan pelukan itu. Aku juga sudah memutusakan kerjasama nya" ucap Danu yang sudah sangat frustasi menjelaskan semua nya pada Soraya yang sedang marah pada nya.


Hingga mobil sudah memasuki halaman rumah mereka sangat Soraya langsung keluar lebih dulu sambil menggendong baby AL yang masih terlelap.


Danu langsung mengejar Soraya memasuki rumah dengan berlari. Dan kejadian itu disaksikan oleh Mama Rena dan Papa Wijaya yang sedang duduk diruang tamu.


Didalam kamar Soraya sudah meletak kan baby AL didalam baby box nya supaya lebih nyaman. Dan langsung membawa Danu menuju kamar mandi.


Soraya melepaskan semua pakaian Danu dan membuang nya kedalam tempat samapah. Dia tidak mau jika ada pakaian yang sudah disentuh oleh perempuan ulat bulu itu yang akan membuat nya menjadi gatal.


Danu hanya diam dan tidak protes sama sekali. Dia malah senang, karena akan dimandikan oleh Soraya yang sudah membuat nya ingin segera melahap nya hingga tidak bisa berjalan.

__ADS_1


Dan benar saja, Soraya langsung mencium bibir ranum dengan sangat ra*us. Dan Danu tidak menyia-nyiakan kesempatan, dia juga membalas nya dan melu*at bibir Soraya yang sudah menjadi candu bagi nya.


Mereka saling bertukar sliva, dan juga melakukan hal yang seharus nya mereka lakukan. Mereka melakukan nya cukup lama dan berbagai macam gaya sudah mereka lakukan.


Hingga Danu tersadar jika istri nya sedang mengandung, dia tidak boleh melakukan nya terlalu lama. Dan membuat istri nya kelelahan yang akan Nisa membuat janin yang ada dirahim Soraya kenapa-kenapa.


Walau menurut Danu sangat cepat tapi secepat-cepag nya Danu bermain pasti memakan waktu lebih dari setengah jam lebih.


Mereka berdua saling berpelukan tanpa penghalang sedikit pun. Dan mereka berdua langsung membersihkan tubuh mereka dibawah kucuran shower.


Mereka sudah selesai dan ritual mandinya nya dan sudah berada didalam kamar nya.


"Sayang, maafkan aku. Aku tidak akan mengulangi nya lagi" ucap Danu saat mereka sudah berbaring saling berhadapan.


Soraya hanya mengangguk dan langsung memejamkan mata nya karena sudah sangat mengantuk. Danu mengusap perut rata Soraya dan mengecup nya beberapa kali.


"Sehat-sehat didalam sini baby. Papa akan selalu menjaga kalian dengan sekuat dan semampu Papa" ucap Danu lalu dia keluar kamar untuk memberi tahu kabar gembira ini.


Dan benar saja dia sudah ditunggu oleh Mama Rena dan Papa Wijaya. Mereka ingin menanyakan langsung kenapa Soraya terlihat marah dan juga kesal.


"Apa yang terjadi dengan kalian?" tanya Mama Rena yang sudah tidak sabar lagi. Apa lagi melihat wajah tak berdosa Danu yang membuat Mama Rena jengah.


"Tidak ada apa-apa. Hanya insiden kecil, dan sudah teratasi" jawab Danu setelah dia duduk dihadapan kedua orang tuanya.


"Lalu apa kata dokter Dan?" tanya Papa Wijaya dengan menyeruput teh nya.


"Alhamdulilah, seperti dugaan Mama. Jika Soraya sedang mengandung kembali dan, usia kandungan nya sudah delapan minggu" jawab Danu dengan senyuman mengembang dibibir nya.


"Benarkah? Wah... Alhamdulilah. Mama mempunyai cucu lagi, selamat sayang. Selamat, ternyata sikap Soraya yang seperti itu karena bawaan baby ternyata" ucap Mama Rena sangat senang. Pasal nya dia akan memiliki banyak cucu.


"Alhamdulilah, jaga dia dengan baik. Dan jangan membuat nya sedih atau terluka karena kamu" ucap Papa Wijaya sambil menepuk pundak putra semata wayang nya.


"Pasti Pa, aku akan menjaga mereka dengan segenap hati dan jiwa ku. Karena mereka adalah sumber kebahagiaan kita semua" jawab Danu yang selalu tersenyum.


Mereka semua sangat bahagia mendengar kabar yang sangat membahagiakan ini. Mendapatkan seorang cucu lagi didalam keluarga Wijaya Kusuma.


.


.


.

__ADS_1


Othor hanya mengingatkan untuk meninggalkan jejaknya.. Othor minta like, vote dan hadiahnya....


Kisahnya five Z sudah rilis ya.. dan sudah ada 6-7bab disana...


__ADS_2