Suamiku Ternyata Orang Kaya

Suamiku Ternyata Orang Kaya
Extra part 2


__ADS_3

Rudi menghampiri Rina yang sedang tertawa puas melihat Devon yang tidak bisa berkutik kepadanya, karena Rina sudah punya gandengan.


"Apa kamu selalu seperti ini padanya?" tanya Rudi yang sudah berdiri disamping Rina.


"Tergantung sih. Tidak setiap bertemu seperti itu" jawab Rina dengan senyuman meringis dibibirnya.


"Kenapa jadi tergantung?" tanya Rudi lagi yang merasa kurang nyaman dengan kedekatan duanya.


Walau selalu tertengkar atau berantem dengan beradu argument dan juga berbeda pendapat. Tetap saja, Rudi berfikir mungkin jika nanti akan ada benih-benih cinta diantara keduanya.


"Kenapa? Apa kamu cemburu pada sitevlon itu? Sebaiknya jangan, karena aku sendiri ingin hidup dengan tenang dan juga tidak harus darah tinggi tentunya" ucap Rina yang malah mengajak Rudi bercanda.


"Aku serius sayang" ucap Rudi sambil mencubit gemas kedua pipi Rina.


"Hahaha, aku juga serius. Aku tidak memiliki perasaan apapun padanya. Jadi jangan cemburu, oke" ucap Rina yang diawal dia malah tertawa dan ujungnya menjadi sangat serius apa lagi sambil mengusap pipi Rudi.


"Kalian so sweet banget sih... Tapi dilanjutkan nanti saja ya? Kita makan dulu baru lanjut" ucap Soraya yang menghampiri pasangan yang sedang bucin ini.


"Sora... Loe nggak bisa apa membiarkan suasana romantis ini bentaran doang" gerutu Rina yang malah memeluk Soraya dengan sangat gemasnya.


"Nanti saja dilanjut lagi. Aku sudah sangat lapar, nungguin kalian berdua lama" ucap Soraya yang langsung menggandeng tangan Rina untuk segera beranjak menuju restaurant seafood yang diikuti oleh Rudi dibelakang Rina dan Soraya.


"Loe semua pesan sebanyak ini?!!" tanya Rina yang melihat berbagai aneka seafood yang sudah berada diatas meja yang sudah penuh dengan seafood pesanan mereka.


"Iya, kami kan makan nya double. Nggak kayak kamu" ucap Lulu yang sudah memulai makan.


Sedangkan anak-anak diberikan udang dan yang mudah untuk anak-anak makan. Jadi tidak akan mengganggu para orang tua makan.


"Jika sudah begini gue bakalan sulit buat nolak" ucap Rina yang langsung cuci tangan dan bergabung dengan yang lainnya.


Mereka semua menyantap semua jenis seafood yang sudah ada dihadapan mereka semua. Dengan sangat lahap apa lagi ketiga wanita itu yang tidak bisa berhenti dengan makanan nya saat ini.


"Apa perut mereka tidak merasa kenyang?" tanya Devon yang merasa sudah sangat kenyang melihat mereka bertiga yang makan dengan sangat lahap.


"Mungkin saja tidak" jawab Rudi yang melongo melihat ketiganya tidak ada yang mau menyerah untuk menghabiskan makanan sebanyak itu.

__ADS_1


"Biarkan saja. Toh saya tidak akan jatuh miskin dengan memberikannya banyak makan" jawab Danu yang berbeda dari kedua pria disampingnya.


"Papa, I love you" ucap Soraya yang mendengar ucapan dari Danu.


"Me too sweetie" jawab Danu dengan mengusap kepala istrinya yang sedang lahapnya makan seafood.


Sedangkan Lulu merasa kesal, pasalnya suaminya lah yang pertama bilang jika mereka bertiga tidak ada kenyang nya sama sekali. Sedangkan Rina masa bodo, karena dia tidak perduli dengan ucapan-ucapan yang malah membuat na*su makan nya semakin bertambah.


"Maaf sayang. Aku nggak bermaksud membuat kamu sedih, aku hanya saja masih belum menyangka jika kamu akan menghabiskan semuanya. Maafkan aku" ucap Devon pada Lulu yang sedang mendiamkan nya saat ini.


"Aku nggak mau ngomong sama kamu" ucap Lulu yang langsung merajuk dan tidak mau didekati oleh Devon.


"Buahahahaha... Kasihan amat loe Tevlon hahaha" ucap Rina yang malah tertawa terbahak-bahak menertawakan Devon yang sedang merayu Lulu.


"Sayang, kamu jangan jadi kompor buat mereka berdua" ucap Rudi yang malah membuat Rina melotot horor pada Rudi.


Danu dan Soraya tidak menanggapi kedua pasangan yang sedang saling marah pada pasangannya masing-masing. Dia malah sedang mesra-mesraan pada Danu yang sedang memangku baby AL.


Setelah melewati drama rumah tangga yang Lulu dan Devon. Mereka semua melanjutkan acara jalan bareng dan juga saling bercengkrama bersama-sama.


"Ya siapa lah Sora. Kenapa juga tidak siap, kemana pun suamiku membawa ku. Aku harus ikut kan?" jawab Rina yang meminta pendapat juga pada Soraya.


"Kamu benar Rin. Tapi kan apa kamu sudah mengenal seluruh keluarga dari calon suami kamu itu? Kamu kan mau bersama juga dengan mereka?" tanya Soraya lagi. Dia tidak sadar, sebelumnya dia juga sama dengan Rina.


"Ah elah, gue kira apaan. Sora, loe juga kan dulu yang ngalamin lebih dulu. Kenapa malah nanya gue? Loe kadang-kadang ya" ucap Rina yang malah membuat Soraya tersenyum tipis.


Dia baru sadar dengan yang dikatakan oleh Rina memang benar adanya. Soraya malah nyengir kuda mendengar ucapan dari Rina.


"Kenapa loe? Malah nyengir kagak jelas, baru sadar bu? Jika loe juga sama kayak gue?" tanya Rina yang malah mengajak menggoda Soraya yang sedang salah tingkah.


Entah kenapa semenjak Soraya hamil anak keduanya. Dia kadang-kadang menjadi telmi seperti ini, malah yang lebih anehnya lagi sering sekali berbuat diluar dugaan nya sendiri. Seperti ceroboh dan juga suka banyak bicara. Berbeda dengan kehamilan nya yang pertama.


"Aku juga nggak tahu kenapa Rin. Aku tiba-tiba ingin sekali bicara gitu sama kamu. Padahal kan aku sama saja dengan kamu" ucap Soraya yang malah menggaruk pelipisnya sendiri bingung.


"Sudah Sora jangan loe fikirkan, gue tahu kok. Jika loe khawatir kan sama gue? Loe takut jika gue mendapatkan mertua yang galak dan mirip sinetron ikan terbang? InsyaAllah itu tidak akan terjadi, karena yang gue lihat Ayah dan Ibunya mas Rudi baik banget. Jadi jangan mikirin yang aneh-aneh ya" ucap Rina membuat Soraya lebih tenang mendengar penjelasan darinya.

__ADS_1


"Iya Rin, aku juga ikut senang melihatnya. Kamu akan menikah dengan laki-laki yang bertanggung jawab dan juga terlihat sangat mencintai kamu" ucap Lulu yang ikut nimbrung dengan pembicaraan Soraya dan Rina.


"Iya bestie... Gue seneng banget, ternyata gue memang bisa mendapatkan yang lebih dari pada sikamvret Bram yang bikin gue jadi gahar kayak gini" jawab Rina dengan senyuman cengengesan nya dihadapan kedua sahabatnya.


"Kamu ini Rin ada-ada saja. Lagian bener juga yang kamu katakan tadi. Kamu memang gahar banget, Mas Devon saja kamu buat menjadi pasien rumah sakit" ucap Lulu yang mengingat kejadian beberapa bulan yang lalu.


"Iya bestie. Habisnya gue kesel aja melihat sahabat gue disakiti kayak gitu, apa lagi masalah nya adalah pihak ketiga atau cewek. Ya pasti sudah menyulut amarah gue yang memang sudah berkobar" jawab Rina dengan menggebu-gebu.


"Api kali ah berkobar" sambung Soraya yang semenjak hamil kedua juga sering konyol juga.


"Mirip-mirip lah. Hahahaha" jawab Rina dan disambut gelak tawa oleh kedua sahabatnya.


"Ngomog-ngomong, tumben tuh siTevlon akur-akur saja dengan lakik loe sama lakik gue Sora? Biasanya kagak" ucap Rina yang menunjuk ketiga pria yang terlibat obrolan serius itu.


"Iya juga ya? Tapi biarkan saja lah, itu lebih baik uangnya?" tanya Soraya yang juga sedang menatap ketiga pria itu.


"Itu bagus dong Rin. Bukan malah tumben" ucap Lulu yang juga melihat kearah yang sama dengan kedua sahabatnya.


"Bener-bener, gue ikutan seneng kalo musuh gue bisa akrab sama lakik gue" jawab Rina yang juga sependapat dengan Lulu.


"Kalian ini bener-bener apa maksudnya? Kita pesan makanan yuk, aku pengen makan sesuatu" ucap Soraya yang mudah sekali lapar kembali walau habis makan sebanyak apapun.


"Iya ayo, gue juga sama pengen nyemil syantik. Hahaha" jawab Rina yang sudah bangkit dari duduknya. Disusul oleh Lulu juga yang sama seperti kedua sahabatnya yang doyan ngemil.


Sedangkan para pria saat ini malah ikut bergabung juga. Mereka bertiga biasa-biasa saja dan saling membahas pekerjaan, lebih tepatnya Danu dan Rudi yang sedang membahas itu. Sedangkan Devon hanya menyimak obrolan keduanya saja, tanpa mau ikut menyela. Dari pada istrinya marah lagi jika dia tidak akur dengan kedua pria didepan nya saat ini.


.


.


.


Ini menceritakan sebelum Soraya lahiran baby girl ya...


Jangan lupa tinggalkan jejak nya ya.... Like, komen, vote dan hadiahnya....

__ADS_1


Karena itu membuat Othor semakin dan semakin semangat untuk selalu up extra part nya 😊😊😊


__ADS_2