Sugar Baby

Sugar Baby
rencana jj


__ADS_3

"Udah udah deh,,kasih obatnya cepet aq laper bgt udah". Gerutu Yora.


Dokter lea segera memberikan resep untuk obat Eden.


Eden menoleh ke Yora yang sedang menekuk tanganya raut wajahnya sedikit kesal, melihat itu Eden berusaha menenangkan.


Eden memeluk Yora dari samping. Yora yang sedang kesal pun menjadi luluh hatinya.


"kenapa malaikatku begitu kesal?". Tanya Eden dengan nada sedikit menggoda.


"Rupanya bayiku begitu menyebalkan". Ucap Yora sembari mengalihkan padangannya.


Dokter lea yang menyaksikan kejadian itu, hatinya berbisik iri dengan pasangan yang begitu serasi.


Yora mulai sadar bahwa dokter lea memandang kearahnya. Dengan kasar Yora melepaskan pelukkan Eden.


Seorang suster datang dan mengantar obat Eden.


Setelah menerima obat itu Eden dan Yora pun segera meninggal kan rumah sakit dan pergi mencari Restoran untuk makan siang.


"Mau makan apa?". Ucap Yora sambil menyetir mobil dan menatap jalan.


"Apapun". Ucap Eden.

__ADS_1


Yora pun mengangguk dan melanjutkan perjalanan.


#Tuan jj


Tuan jj duduk bangku kantor diruangan nya dia duduk dengan menyangga dagu. Otaknya berfikir keras untuk mencelakai Eden dan mendapatkan kekuasan atas perusahaan seutuhnya.


Saat berfikir terlintas ingatan saat Eden mencegah Jj mendekati perempuan yang bersamanya. Hal itu membuat Jj penasaran apa hubungan Eden dengan perempuan(Yora) tadi.


Jj tersenyum dan mengambil ponselnya untuk menelfon seseorang.


"Iya boss,, duhh padahal bayaran kemarin masih belum habis,,". Oceh Seorang laki laki dari telfon.


"Ada tugas dengan honor lumayan,,mata mati Eden dan perempuan yang selalu disampingnya". Ucap picik Jj.


"Sekarang lakukan itu saja terlalu menonjol jika Eden celaka sekarang". Ucap jj sambil mengahiri panggilan.


tangan Jj meraih sebuah majalah dimejanya yang cover nya Eden. Matanya mulai menatap tajam dan merobek majalah itu.


"Sampai kapanpun aku ngak akan melepaskan mu Eden!". Ucap jj sambil melempar majalah yang robek ke tembok.


#Eden Yora


Eden dan Yora baru saja selesai makan mereka berdua pun memutuskan untuk pulang. Ditengah perjalanan Eden melihat sebuah keramaian cabang jalan kecil.

__ADS_1


"Tante berhenti sebentar!". Ucap Eden sambil menoleh ke tantenya.


Yora pun kaget dan langsung parkir ditepi jalan. Raut Yora menjadi sedikit kesal.


"Eden,, kau hampir ajah membunuh malaikat mu sendiri". Ucap Yora greget.


Eden menolehkan pandangan kekeramaian dicabang jalan. Yora geram dan menoleh ke jalan yang ditatap Eden.


Yora hanya melihat keramaian orang orang dipinggir jalan.Hati Yora mulai tersentuh melihat Eden yang menatap jalan penuh benar terlihat kesedihan dari tatapan Eden.


"Mau coba makanan disana,,?". Ucap Yora dengan nada lembut.


"ngak tante,, aku cuma pengin liat orang orang disana ajah dari sini". ucap Eden.


"Bagaimana rasanya ada diantara mereka tante?,, apa sangat menyenangkan?,,,seperti semua orang disana terlihat ceria." lanjut Eden dengan nada yang sedih.


"Eden,,kau tau berada dikerumunan seperti itu cukup berbahaya walaupun semua terlihat baik baik saja...kalau kau melihat dengan seksama mereka berdesak kadang tak peduli dengan orang lain,, Walaupun ditempat yang sama mereka ada didunia mereka masing masing".Jelas Yora kepada Eden.


"ditempat seperti itu bahaya ngak telihat kau lihat laki laki itu". Yora menunjuk Seorang laki laki yang membuntuti perempuan dan mengambil dompet disaku celana.


"Ahh..dia mencuri". Ucap Eden


"Yaa benar keramaian membuat banyak orang lengah, jadi kau harus tetap menjadi dirimu sendiri jangan peduli dengan kekurangan mu dan satu lagi penyakit mu harus dirahasiakan jangan biarkan siapapun tau,,kau mengerti". Ucap Yora meyakinkan Eden.

__ADS_1


Eden pun mengangguk.


__ADS_2