Sugar Baby

Sugar Baby
Episode 49


__ADS_3

Dengan raut wajah sedikit sedih Eden melangkah ke kamar.


Tanpa disadari Yora menatap Eden didepan pintu kamarnya sambil menegug air putih nya.


"Apa aku terlalu ikut campur dengan urusan anak muda.." Ucap Yora sendiri sambil menatap Eden.


Yora jadi sedikit merasa bersalah dia pun memutuskan untuk pergi kedapur dan mengambil beberapa es cream dari lemari es yang begitu lebar dan penuh bahan makanan. Ada beberapa Chef disana.


Yora acuh dan membawa beberapa es cream dengan beberapa rasa.


"Nona mengonsumsi es cream terlalu banyak dimalam hari berpengaruh buruk untuk berat badan nona." Ucap salah Seorang Chef.


Yora menatap nya dengan raut datar.


"Aku ngak peduli tuh." Ucap Yora dengan nada santai dan pergi membawa senampan es cream.


Eden sudah berbaring diranjangnya dia mendengar bell kamar. karena malah melangkah iya membuka ponsel untuk mengecek siapa yang datang.


Dan muncul wajah Yora diponselnya itu berarti orang yang ada diluar adalah Yora.


"Tante?!" Ucap Eden yang langsung bangun dan duduk.


" Cepat buka pintunya! Sebelum jiwa keiblisan ku bangkit_-" Ucap Yora mengancam.


Dengan segera Eden membuka pintu itu.


Yora pun datang dengan membawa nampan.


"Apa yang tante bawa?" Ucap Eden yang tak tau.


Yora langsung duduk disamping Eden.


Tak lupa Yora membuka tirai kamar Eden dan yaa terlihat suasana malam yang cukup sunyi.


"Bagaimana bisa kamu melewatkan malam yang indah begitu saja." Ucap Yora.


"Es cream?" Tanya Eden lagi karena cukup heran.

__ADS_1


Yora duduk dan membuka sebuah es cream dengan rasa vanila. Dia menyodorkan nya pada Eden.


Eden pun tersenyum kecil namun tak disangka Eden tak mengambil es cream itu dia malah menjilat es itu tanpa ragu.


Bagi Eden itu tingkah yang spontan iya lakukan.


Namun bagi Yora meperlihatkan lidah Eden itu lebih terlihat seperti menggoda.


Wajah Yora memerah.


"Penjahat kecil!. Dia benar benar menguji kesabaran ku!" Ucap Yora dalam hati sembari menahan napsu nya sendiri.


Eden melihat pipi tantenya memerah.


"Ada apa tante?" Ucap Eden yang langsung memegang kening Yora memastikan suhu badan Yora.


Yora makin geram. Sentuhan lembut tangan Eden yang berisi kehangatan kecil membuat Yora makin tak kuasa menahan nafsunya.


Dia mengigit es cream itu lalu mendekatkan bibinya ke wajah Eden.


"Sedang apa nona disini!" Ucap serah laki laki.


Tenyata itu adalah paman Haza.


"Tante, Tante baik baik saja." Ucap Eden yang khawatir karena Yora terus batuk karena tersedak.


"Paman jika masuk setidaknya tekan bell nya dulu.!" Ucap Eden yang masih fokus memastikan Yora baik baik baik saja.


"Ahh maaf tuan muda saya fikir tuan muda lupa mengunci kamar jadi sama memastikan tuan dan hendak mengunci kamar. Sekali lagi saya minta maaf karena menganggu." Ucap paman Haza dengan sopan.


"Sudahlah Jay aku akan mengunci pintunya nanti." Ucap Eden dengan bahasa yang santai.


Mendengar Eden nyebut nama Jay Yora langsung menatap tajam Eden.


"Jay?. Siapa Jay." Tanya yora yang tidak tau.


"Ah itu hanya nama yang kami sepakati ketika menjadi teman nona." Ucap paman Haza yang masih belum mau memberitaukan yang sebenarnya.

__ADS_1


"Baiklah aku permisi dulu tuan muda, nona Yora." Ucap paman Haza lalu pergi.


Yora sedikit kesal. Dia pun sedikit terdiam sambil menikmati es cream nya.


Eden melihat itu sedikit tak paham.


"Kupikir tante akan bermalam dikamarku." Ucap Eden dengan nada sedikit kecewa.


Lagi lagi kata kata yang dilontarkan Eden membuat Yora tak terkontrol.


"Yaa aku akan bermalam disini." Ucap Yora yang spontan menjawab.


Mendengar itu Eden jadi bersemangat.


Eden langsung memeluk tantenya namun naas wajah Eden jadi terkena es cream karena Yora yang sedikit kaget tiba tiba dipeluk.


Es cream diwajah Eden meleleh tepat dipojok bibir sebelah kanan Eden. Eden menjilat e cream yang meleleh itu tepat didepan wajah Yora.


Dengan nafsu yang cukup bergejolak Yora menjiat sisa es cream yang ada dipipi kanan Eden.


Jantung Eden berdebar cukup kencang dia merasa bulu kuduknya sedikit berdiri ketika lidah Yora menyentuh kulitnya.


Yora menahan aksinya dan berfikir untuk keluar dari kamar yang penuh gejolak nafsu.


" Aku, Emm aku tiba tiba ngantuk. Aku kan kembali kekamarku." Ucap Yora sambil berdiri.


Nada bicara nya cukup gagap.


"Apa kau yakin bisa keluar dari kamar ku." Ucap Eden sembari memaerkan ponsel nya.


Dilayarnya sudah terbuka aplikasi khusus untuk mengunci pintu.


Yora benar benar merasa dipermainkan.


"Ternyata kamu benar benar laki laki mesum yaa!." Ucap Yora yang langsung meletakan sisa Es cream nya dan menikam Eden berusaha mengambil ponselnya.


Alhasil Yora berada diatas tubuh Eden karena Eden langsung berbaring dan berusaha menyembunyikan ponselnya dengan cara menindih ponselnya.

__ADS_1


Eden juga sempat mengunci pintu kamarnya.....


__ADS_2