Sugar Baby

Sugar Baby
episode 39


__ADS_3

Mata paman Haza menatap tajam bibir Yora seakan tak mau meninggalkan sepatah kata pun yang terucap. Eden masih diam menunduk, jari jemari Eden bergerak mengisyaratkan bahwa dia khawatir.


Yora menarik nafas, bibir nya mulai mengucap.


"Eden ngak sakit." Ucap nya sengaja memperjelas agar paman Haza tak khawatir sebelum mendengar kan yang sebenarnya.


Benar saja paman Haza mengusap dada sembari melepaskan nafas lega.


Namun Yora masih belum menjelaskan yang sebenarnya.


Mendengar pernyataan tante nya Eden menatap Tantenya. Yora membalas dengan tatapan penuh keyakinan.


"Psikologi Eden terganggu." Ucap Yora sekali lagi.


Seketika raut wajah paman Haza berubah.


Dia masih belum mengerti betul dan perlu memastikan.


Mata paman Haza menoleh kearah Eden. Paman Haza juga melihat raut wajah sedih Eden.

__ADS_1


"Eden, apa benar yang dikatakan pengasuhmu ini??." Ucap paman Haza yang masih belum percaya. Dia Beranjak duduk disamping Eden.


"Ini becanda kan Eden. Kau baik baik saja kan!?. Mana mungkin kau sakit seperti itu."


Ucap paman Haza sembari menatap wajah Eden yang sedikit menunduk.


Paman Haza sesekali menoleh ke Yora namun wajah Yora pun masam. Suasana yang tak diharapkan keluarga besar itu.


"Katakan padaku Eden. Kumohon katakan sejujurnya padaku. Kau bilang menpercayaiku kan." Ucap paman Haza. Dari mata nya terlihat jelas dia begitu khawatir dan merasa begitu bodoh karena tak menyadari apapun.


Namun Eden hanya mengangguk kecil dia berusaha mengisyaratkan bahwa semua yang dikatakan tante nya benar adanya.


dia terdiam sejenak.


"Aku akan sewa dokter psikologi terbaik." Ucap paman Haza dengan nada tegas sedikit putus asa.


Yora menoleh ke Haza.


"Kau dengar ini bukan hal main main kau ingin semua orang tau Eden sakit hah!." Ucap Yora yang khawatir di pikiran nya hanya tersirat sikap buruk Jj yang munggkin makin menggila jika tau Eden sakit psikologi.

__ADS_1


Karena di korea ada peraturan fisik bagi setiap pemimpin sebuah organisasi yang berhubungan dengan perekonomian negara.


Dan Bagi pemimpin yang punya masalah sakit keras atau sakit psikologi bisa diajukan pemecatan atau pergatiaan kepemimpinan.


"Lalu kau akan diam saja melihat Eden hidup tak normal. Eden katakan sakit psikologi seperti apa yang kau alami??." Ucap Haza.


"Tenang lah aku akan selalu menjaga mu tak peduli walaupun nyawaku terancam seumur hidup, Aku akan dengan senang hati mengorbankan apapun Eden." Ucap paman Haza berusaha mendapatkan cerita dari mulut Eden langsung.


"Tenanglah dulu paman. Eden akan bercerita semuanya. Eden juga percaya apapun yang paman katakan tadi tapi jangan pernah mengorbankan nyawa untukku. Itu hanya akan membunuh diriku sendiri." Ucap Eden dengan raut wajah menegaskan.


Eden pun menceritakan tentang penyakit nya. dia bercerita bahwa dia akan sesak nafas ketika ada dikeramaian dan juga kebisingan.


Yora juga sesekali ikut menjelaskan.


Eden juga menceritakan tragedi kebakaran pada Yora dan pamannya.


Yora juga menjelaskan tentang obat Psikotropika dari dokter lea dan memutuskan untuk menjadikan dokter lea sebagai dokter pribadi Eden sekaligus penanggungjawab pembuatan obat Eden.


Yora juga menjelaskan obat Psikotropika itu akan membantu Eden bisa ada dikeramaian dan kebisingan selama 4 jam setengah diminum. Namun batas maksimal konsumsi obat adalah sehari 3 kali dan akan berdapak ketergantungan jika dikonsumsi lebih dari itu.

__ADS_1


Paman Haza kini mengerti Eden sakit karena terlalu terkurung dalam kesunyian. Semua kemawahan seakan tak berarti apapun. Kesehatan dan kehidupan normal jauh lebih berharga. Ibarat seekor buru yang terus terkurung disangkar dan tiba tiba dikeluarkan tentu kehidupan diluar sangkar sangat asing untuk seekor burung yang biasa hidup didalam sangkar.


__ADS_2