Sugar Baby

Sugar Baby
Episode 71


__ADS_3

Paman Haza terdiam sejenak mendengar jawaban Eden.


"Apa aku salah,." Tanya Eden lagi dengan nada seperti anak kecil yang benar menanyakan apa dia salah.


"Tentu tidak tuan. Dibandingan dengan nyawa mereka tuan lebih berharga bagi saya. Jika anda merasa terancam saya siap menjadi tameng anda. Sejatinya dengan nyawaku pun aku tak bisa membayar hutang budi pada ayah mu." Ucap paman Haza begitu yakin.


Eden menarik nafas lega, dia mulai bersandar dan menatap langit mobil.


"Bagaimana kalau kita beli senjata?." Ucap Eden sembari memikirkan senjata yang menenangkan.


Senyuman bahagia nyesel sedikit terlihat.


"Emm jika anda mau saya akan antar anda untuk membeli senjata ilegal dilelang." Ucap paman Haza.


"Bagus aku belum pernah ketempat seperti itu." Ucap Eden tersenyum girang.


Paman Haza mengambil rute menuju kesuatu tempat.


Mereka melaju dengan cepat. Eden melonggarkan dasinya. Dia juga mencopot dua kancing kemeja dalam nya.


Itu membuat dada Eden yang menggoda setiap mata yang melihat terpesona.


Aura yang penuh kharisma dan menawan keluar dari diri Eden. Tatapan sinis dan tajam serta senyuman picik keluar menambah ekspresi sempurna nya.


Mobil Eden berhenti disebuah parkiran hotel mewah berbintang.


Paman Haza mengambil tablet kerjanya.


Dia mengecek jadwal lelang senjata ilegal.


Eden menatap paman Haza yang sedikit sibuk mencari informasi.


"Tuan saya sudah membeli tempat duduk terbaik." Ucap paman Haza.


Eden mengangguk.


Paman Haza keluar dan membukakan pintu Eden.


Eden keluar dan langsung memasukkan salah satu tangan kesaku celana.


"Mari tuan muda." Ucap paman Haza sembari sedikit menunduk.


munggkin karena aura Eden begitu sempurna seperti tuan muda sesungguhnya paman Haza merasa tak berani berkata dengan bahasa non formal.


Eden berjalan menuju lift.


semua mata menatap Eden.


Walaupun hotel itu luar biasa mewah namun para pegawai nya lumayan sedikit.


Eden sampai dilantai 21.


Lantai yang telah diboking untuk acara lelang ilegal yang biasa dilakukan orang orang tinggi untuk mencari barang menarik. Ada yang sekedar dijadikan koleksi dan ada juga yang sengaja membeli untuk keperluan pribadi.


Eden duduk dibarisan paling depan.


Banyak orang kaya yang berkumpul disana.

__ADS_1


Eden duduk di kursi VIP yang hanya ada tiga kursi dan epicnya Eden memboking tiga kursi itu sekaligus.


Alhasil satu kursi disebelah kirinya kosong dan sebelah kanan diduduki paman Haza.


Semua pengunjung memegang pin khusus dimana pin itu digunakan sebagai identitas samaran.


Disediakan tablet canggih sebagai Alat untuk mengajukaan pembelian jadi setiap orang bisa menawar harga dan berebut barang yang diinginkan.


Eden duduk dengan angkuh.


Semua membicarakan Eden. Karena baru kali ini mereka melihat Eden ada dipelelangan dan lagi dia duduk dibangku ekslusif yang hanya sedikit orang yang mampu memesan tempat duduk ini.


Ada sebuah acara pembuka yang dibuka oleh Seorang laki laki dengan jas hitam.


"Tuan tuan dan nyonya nyonya yang saya hormati. Dalam pertemuan kali ini kami membawakan sesuatu yang tidak akan mengecewakan!. Kami membawa banyak barang bagus." Ucap nya dengan nada ala bapak bapak sales profesional.


Semua bersorak tak sabar.


Eden masih duduk tenang sambil menyangga dagu nya.


"Baiklah yang pertama kita punya senjata legendaris asal amerika. kiss of death!!." Ucap pembawa acara dengan semangat.


Yaa karena kiss of death merupakan salah satu senjata legendaris pasalnya senjata berupa lipstik itu digunakan oleh gadis cantik mafia asal amerika.


Namun setengah ditangkap senjata itu tak ditemukan pemerintah amerika.


Walaupun berbentuk lipstik yang cukup cantik namun siapa sangka lipstik itu mampu mengeluarkan pluru berukuran 4,55 mm.


Tentu peluru segitu cukup untuk membunuh seseorang dikeadaan mendesak.


Eden tersenyum saat pembicara menjelaskan fungsinya.


Pembicara juga menanyakan pada hadirin yang datang.


Salah seorang bapak tua dengan tubuh gempal menekan tawaran di tablet dengan harga 800jt.


Seorang juga menawarkan harga 850jt.


Ahirnya lelang dimenangkan oleh Seorang bapak berpawakan tinggi.


Eden masih menunggu barang selanjutnya.


"Senjata apa yang tuan cari." Ucap paman Haza.


"Tentu saja sesuatu yang menyenangkan." Ucap Eden dengan picik.


"Benda itu hanya akan membuat musuhku mati dengan cepat." Ucap Eden lagi dengan raut wajah sinis nya.


Paman Haza sungguh tak mengerti dengan apa yang Eden pikiran.


Barang selanjutnya ada heart attacker.


Sebuah pistol jarak dekat berwarna hitam elegan. Pistol itu berisi peluru spesial pasalnya bukan diisi peluru melainkan berisi sebuah jarum lembut.


Walaupun hanya berisi jarum lembut tetapi setiap jarum mampu menembus jantung dan menyebabkan efek serangan jantung mendadak. Hebatnya lagi pistol yang lebih mirip pistol mainan itu bisa dimodifikasi sesuka hati.


jadi bisa mengganti efek pada jarum peluru sesuai dengan serum yang disisipkan dijarum tersebut.

__ADS_1


Tidak hanya efektif untuk melindungi diri pistol itu juga dilengkapi dengan nano serum pada bagian jarum sehingga memungkinkan jarum menyatu dengan komponen tubuh sehingga bisa menghapus jejak kematian korban yang terkena tembakan dari pistol heart attacker.


Pembicara mematok harga 690jt dengan set serum yang bisa dipesan sesuai keinginan pembeli.


Seorang nyonya muda berambut ikal dengan wajah asia menawar dengan harga 900jt.


Wanita itu dengan raut picik dan senyum senang karena tak mungkin ada orang yang mau menawar diharga segitu.


munggkin dia perlu membunuh suaminya.


Eden menoleh ke belakang melirik ke ibu itu.


Eden menekan penawaran dan menulis nominal yang mengejutkan.


layar dibelakang pembicara muncul nominal.


Itu Adalah nominal yang Eden tawarkan. Iya menawar dengan harga yang tak tangung tanggung sebesar 2 milyar.


Sontak semua terheran heran dan bertanya tanya siapa orang asing dibangku eksklusif itu.


"Anu tuan apa anda benar benar menawar dengan harga setinggi itu." Ucap pembicara itu.


Ibu yang tadi menawar pun dibuat kesal.


"Hei anak kecil. walaupun orang tuaku kaya pasti dia akan marah kalau kau mengunakan uang sebanyak itu!." Oceh ibu itu karena merasa dipermalukan.


"Benar siapa orang gila yang mengeluarkan uang 2 milyar untuk pistol yang bahkan nampak seperti mainan." Bisik semua orang.


Eden memutar bangkunya menghadap semua orang yang hadir.


"Ups. Tante bagaimana yaa aku suka benda itu." Ucap Eden dengan nada polos nya yang begitu terlihat menjengkelkan.


paman Haza hanya diam disamping Eden sambil mengawasi sekitar.


"Coba tuan pikir kan baik baik sekali lagi." Ucap pembicara memastikan.


Eden melihat semua orang memandang nya cukup rendah.


"Aduh paman paman ini benar benar membuat ku kesal saja." Ucapnya Eden setengah merajuk dengan raut cukup mengemaskan.


Eden berdiri.


"Pasti karena kalian belum mengenalku dengan baik kan. Baiklah Aku adalah Eden pewaris tunggal KBS grup. Ayahku Kim Daejong Hyun Dan ibuku Alice Hazeline. Bagaimana, Apa kalian mengenal almarhum orang tuaku??." Tanya Eden dengan sedikit senyum picik.


Dia berbalik ke pembicara yang teheran mendengar nama orang tua Eden.


"Apa kau meragukan uang yang aku punya." Tanya Eden dengan raut tak senang.


Semua orang pun kaget karena King Daejong Hyun dan Alice Hazeline merupakan pasangan pembisnis yang luar biasa. Bukan hanya dikorea namun di Amerika serikat pun bisnis mereka begitu lancar dan bis dibilang pasangan yang hampir seperti Seorang raja dan ratu.


"Ahh begitu yaa. maaf tuan muda Eden kami lancang memandang rendah anda. Kami turut berduka atas kepergian orang tua anda pasti sangat berat untuk anda." Ucap ibu tadi yabg seketika ekspresi nya berubah drastis.


Semua orang memberi salam hormat namun semua terpaksa melakukannya.


Eden tersenyum dan duduk kembali.


Paman Haza benar benar bangga dengan sikap Eden. Walaupun terkesan sombong namun itu adalah langkah pertama mengenalkan diri pada dunia bahwa Eden punya kuasa yang besar.

__ADS_1


#lelang pun berlanjut.....


__ADS_2