Sugar Baby

Sugar Baby
Episode 64


__ADS_3

Paman Haza terdiam.


Jaemin pemperhatikan Haza dan memberanikan diri untuk bertanya.


"Apa ada sesuatu yang terjadi." Tanya jaemin dengan nada hati hati.


Paman Haza masih terdiam.


Jaemin tak menanyakan apapun lagi.


Eden keluar lagi dari kamar ayah ibu nya.


Jaemin menatap nya lalu mendekati nya.


Eden nampak tak berekspresi.


"Aku ngak tau apa yang terjadi. Tapi kau bisa percaya padaku." Ucap jaemin.


Eden tersenyum picik.


"Kebetulan, Aku butuh patner. Kemampuan apa yang bisa aku beli darimu." Ucap Eden mendekati telinga jaemin.


Nampak nya jaemin sedikit kesal.


"Aku peretas yang cukup handal. Kau bisa melihat ku meretas Kbs grup besok." Ucap jaemin dengan bangga.


Eden tersenyum dan memegang bahu jaemin.


"Bagaimana kalau sekarang kau tunjukan bakat mu dalam pemrograman." Ucap Eden yang terlihat cukup tertarik.


Wajah jaemin sedikit terkejut.


"Itu,,,,." Ucap jaemin ragu ragu.


Wajah Eden kecewa.


"Jika tidak punya Kemampuan jangan behayal." Ucap Eden yang langsung enyah dan menuju paman Haza.


Paman Haza duduk dengan tatapan mata kosong dia seakan berusaha mengingat apapun tentang Eden.


"Aku buta warna!!!." Ucap jaemin dengan spontan.


Jaemin berbalik badan.


"Aku akan pulang dan mengambil kacamata ku dulu baru bisa mulai mengoprasikan program retas ku. Dan lagi aku memang bisa meretas tanpa kacamata ku tapi aku akan sediki kesulitan membedakan sel yang punya beberapa warna." Ucap jaemin.


Kita dibawa ke masalalu jaemin.


Jaemin yang masih kecil diasuh Seorang laki laki yang baru saja kehilangan istri nya.


Jaemin kecil hanya dikamar dan menotak atik komputer ayahnya itu.

__ADS_1


Ayahnya depresi.


Jaemin pun keluar untuk membeli makan karena ayahnya sedang tak peduli dengannya.


dia keluar dan melihat anak anak lain menatap jaemin sembari tertawa.


Itu karena jaemin memakai baju dan celana dengan warna berbeda yang mencolok dan terbilang norak.


Jaemin tak tau karena sejak lahir dia sudah buta warna. Dia hanya melihat semua berwarna sama yaitu abu abu.


Dia juga kesulitan dalam membaca karena diatas kertas dia tak bisa membedakan tulisan dan warna kertas.


Dia bisa tau abjad dengan menyentuh buku.


Jika dilihat sekilas dia terlihat normal.


Jaemin sangat suka dengan komputer dan peralatan canggih lainnya.


Suatu hari ayahnya ditemukan bunuh diri.


Dan yaa itu membuat jaemin hidup sebatang kara.


Mulanya jaemin harus tinggal dipanti asuhan.


Namun Seorang laki laki asing menawarkan diri untuk mengadopsi jaemin.


Dia bernama Hyonsu Lim.Laki laki lajang yang sebenarnya Seorang Perampok kelas kakap.


Jaemin menolak namun Hyonsu menawarkan banyak uang yang itu berarti Jaemin bisa membeli kacamata agar dia bisa melihat warna atau hanya sekedar bisa membedakan warna.


Hyonsu Lim memiliki ide untuk meraih jaemin menjadi hacker dan benar saja dengan kacamata yang dipesan khusus jaemin bisa membedakan warna. Itu Adalah kacamata versi pertama nya.


Begitu lah kehidupan jaemin sebelumnya menjadi komplotan perampok bank yang mumpuni.


#kembali kemasa sekarang.


Jaemin menjelaskan semua itu.


Paman Haza tersadar.


"Tuan muda anda terluka." Ucap paman Haza.


Eden tersenyum kecil.


"Tentu saja. Tapi paman dimana ayah dan ibu. Apa mereka sedang bekerja." Ucap Eden dengan nada santai.


"Baiklah aku percaya kau besok datang lah kekantor ku." Ucap Eden pada jaemin.


Paman Haza menjelaskan bahwa orang tuanya sudah meninggal karena kecelakaan.


Paman Haza berargumen bahwa Eden mengalami amnesia sebagian.

__ADS_1


"Jaemin hari sudah larut jika kau mau aku bisa menyiapkan kamar untuk mu." Ucap paman Haza.


Jaemin menghargai niat baik paman Haza namun dia harus pulang.


Eden memandang dengan tatapan dingin.


"Biarkan saja paman dia sudah ku beri banyak uang ko." Ucap Eden dengan santai dan sombong.


"Woi!!! aku juga kesini mau mengembalikkan uang mu!." Ucap jaemin sedikit emosi.


Paman Haza melerainya.


"Tuan muda sebaiknya istirahat." Ucap paman Haza.


Paman Haza menyuruh Seorang maid membawa kan tas kecil Eden yang berisi Golden Card dan beberapa uang tunai dan juga ponsel nya.


"Kita akan jadi patner jadi bicaralah sopan padaku." Ucap Eden dengan picik.


Jaemin geram dan mengenggam tangannya dengan kesal.


"Kumohon bersabarlah jaemin." Ucap paman Haza.


Eden pun naik kekamar atas dituntun paman Haza.


Jaemin pun pamit dengan perasaan geram.


#Han Yora.


Dia telah selesai mandi dia meminta para maid meninggal kan kamar nya.


Dia duduk didepan meja rias.


"Apa Eden selama ini pura pura polos??." Ucap Yora sendiri sembari mengingat semua kepolosan nya.


"Hebat sekali akting nya." Ucap Yora sedikit tersenyum bingung.


Dia merasa dibodohi anak kecil.


"Dia sengaja mempermainkan perasaan ku??!." pikir Yora.


Namun dia berfikir untuk apa Eden berakting??.


Lantas kenapa Eden berakting sedemikian rupa. Sampai mengarang penyakit nya??.


Apakah sedari awal Eden memang merencanakan sesuatu??.


Apa munggkin dia sengaja bersikap polos agar dilindungi banyak orang dan tidak perlu turun tangan??.


Apa Eden benar benar laki laki selicik itu??. Lalu kenapa dia pura pura tak mengenalinya??.


Semua pertanyaan itu terus terusan meracuni pikiran Yora....

__ADS_1


__ADS_2