
Yora memandang Eden yang makan dengan penuh wibawa dia heran didepan banyak orang Eden terlihat seperti Seorang pangeran yang begitu angkuh namun didepan Yora dia benar benar seperti robot yang tanduk dengan perintah Yora.
Eden menoleh ke Yora yang sedari tadi memandanginya.
"kenapa,,?". ucap Eden dengan wajah cukup dingin.
"ngak ko ngak papa". melanjutkan makannya.
Setelah selesai makan.
"Haza!?". undang Yora.
"Iya nyonya,,,". Ucapnya sambil menundukan badan.
"siapakan mobil". ucap Yora.
Paman Haza mengangguk dan melangkah.
Eden memandang Tantenya.
"Tante aku ikut". pinta Eden ragu ragu.
"Apa aku harus belaja dengan bayi seperti mu". Ledek Yora.
"Apah,,,lihat saja nanti." beranjak dengan kesal dan melangkah menuju kamar.
"Tante bilang aku bayi,,,lihat saja saat aku pakai ini". mengubrak 4 pintu lemari yang tertempel ditembok.
Semua baju mewah berkelas tersedia dari yang casual sampai yang formal sekalipun.
sambil melihat bajunya sambil menimbang nimbang.
"Ahh,,terlalu banyak pilihan baju aku bingung". ucap Eden sambil berfikir.
__ADS_1
Eden mengapai ponselnya.
"Datangkan beberapa pelayan perempuan kekamarku, sekarang!" Ucap Eden yang menelfon salah satu petugas dirumah.
beberapa pelayan yang rapih pun datang.
"Ada apa tuan muda?". tanya Seorang pelayan.
"pilihkan aku baju yang telihat dewasa". ucapnya sambil mengerutu.
Eden pun duduk diranjangnya dneng menunggu baju yang dipilih pelayan.
selang beberapa menit beberapa stel baju sudah dipilih.
"Tuan muda tinggi dan tampan pasti semua cocok dan akan terlihat dewasa". Ucap Seorang pelayan yang lain.
"Ya ya yaa,,, aku akan coba dan kalian berita penilaian".
Eden mulai mencoba dengan coat panjang biru dongker dengan sweter hitam dan celana levis hitam.
semua mata pelayan itu berbinar namun Seorang pelayan lain memperjuangkan pilihan staly masing masing.
"Tuan muda tampan tapi coba mengunakan jas rapih dan dasi pasti sangat dewasa". ucap Seorang pelayan.
" Baiklah". Iya kembali mengangti bajunya.
Kini Eden menggunakan jas hitam bergaris putih yang samar samar. Terlihat kemaja putih polos dan Dasi biru dongker dengan garis tipis miring. Dia benar benar terlihat seperti direktur sungguhan.
semua mata pelayan terkesima melihat wajah Eden yang begitu dewasa sampai mereka lupa kalau tuan mudanya itu masih dibawah umur.
Tubuh gagah Eden semakin terlihat jelas. Bahunya yang lebar dan kaki yang panjang membuat Eden begitu sempurna.
"kami akan merapihkan rambut tuan muda kalau mau". ucap Seorang pelayan.
__ADS_1
"apalah dayaku yang hanya babu". ucap lirih Seorang pembantu lainnya.
Pelayan menata rambut Eden dengan rapih dan memulas sedikit make up.
Yora sudah siap dengan mini dress dan coat marah maron dia menggunakan anting mewah yang modis make up nya telihat natural. dia duduk dan memainkan ponselnya.
"Aku siap".ucap Eden yang sudah berada didepannya.
Yora tercengang melihat Eden mengunakan baju kantor yang rapih dia benar benar keren dan dewasa. Namun Yora berusaha mengabaikan hal itu.
Eden berjalan dengan sedikit angkuh salah satu tangannya dimasukkan kesaku celananya.
"Wah wah... Bayiku benar benar,,,penuh kejutan". Ucap Yora yang sedikit heran.
Paman Haza membukkan pintu mobil sport yang mewah untuk Tuan muda dan nyonya Yora.
#dalam perjalanan.
"Bagaimana aku keren kan". ucap Eden sambil memiringkan badan ke Yora.
"Yahh,, lumayan". Jawab Yora dingin dengan menutupi bahwa iya juga terkesima.
"Fyuh,,,padahal aku ngak nyaman memakai sepatu seperti ini". ucap Eden sedikit kesal dan menunjuk sepatu kantor hitam menggila yang iya gunakan.
Yora menoleh ke Eden yang wajahnya ditekuk.
" Aku akan memujimu tuan muda,,karna anda begitu polos saya sampai lancang maafkan saya" sedikit menunduk karena ingat Eden adalah Tuan muda yang harus dihormati.
Eden pun menatap Tantenya dengan tatapan yang entah apa arti nya.
"Tante,,,apaa ini kenapa tiba tiba". Ucap Eden sambil menaikkan sebelah alisnya.
"ini yang seharusnya...". ucap Yora lirih sambil menunduk.
__ADS_1
"Ngak tante itu orang tua sambung ku jadi perintah kan apapun padaku,, asal aku diberi kebebasan bersosialisasi....aku,, aku akan lakukan apapun yang tante minta,, aku janji". Raut nya mulai serius.
"kau mengatakan seakan aku malaikat mu,,,". Ucap Yora yang gemas dengan raut Eden......