Sugar Baby

Sugar Baby
Episode 60


__ADS_3

Tanpa diduga dijalan yang diguyur hujan deras mobil Yora dihadang beberapa mobil.


Mobil Yora terkepung.


Yora tentu saja marah dengan itu namun Yora memberi rau Eden untuk tetap berada didalam mobil apapun yang terjadi.


Yora semakin yakin bahwa ini ancaman yang cukup besar.


Yora melihat beberapa orang berjalan kekar dengan baju rapih keluar membawa pistol. Bahkan salah satu dari mereka membawa shotgan.


Eden yang melihat itu tentu sangat khawatir dengan keselamatan Yora.


"Dengar kau harus tetap didalam mobil. Disini kamu akan aman.Apapun yang terjadi jangan pernah keluar!." Ucap Yora dengan raut yang serius.


Dia membuka laci rahasia dimobil yang berisi pistol dan beberapa pisau kecil.


Raut nya benar benar fokus Yora keluar diantara hujan tanpa menghiraukan bahaya.


Eden tak tau harus berbuat apa. Dia bingung sekaligus panik dengan keadaan saat ini.


Yora menatap tajam orang orang yang bersenjata.


Yora berusaha bersikap polos. Dia juga menyembunyikan pisau dan pistol nya.


Yora juga berpura pura tersesat dan menggunakan bahasa asing untuk meyakinkan mereka.


"Kami telah mengepungnya dengan aman bos." Ucap salah Seorang yang mengepung Yora.


Eden masih gelisah dan berfikir keras.


Dia pun pindah duduk dibangku kemudi. Walaupun hanya pernah membaca panduan berkemudi Eden nekad bersiap siaga jika terjadi hal buruk.


semua orang pun keluar dan meminta Yora tetap diam ditempat.


Saat semua orang mendekat ke Yora. Eden dengan gugup menyalakan mobil dan langsung memutar mobil mengitari Yora berusaha melindungi Yora.


Rem pun dipijak Eden. Salah Seorang yang terlempar akibat dirabrak mobil Eden pun berusaha menembak ban mobil Eden.


Namun tembakannya gagal karena Eden cukup gesit.


Yora pun masuk mobil yang dikendarai Eden.


Tanpa ragu Eden menabrak mobil yang menghalangi jalan nya.


Yora juga mencoba menembak orang yang masih berusaha menembaknya.


beberapa kali tubuh Yora terpental sedikit karena Eden mengendarai mobil dengan ugal ugalan.


Ditambah mobil penjahat tak diketahui itu mulai mengejar Yora dan Eden.


Sayang sekali karena hujan cukup deras membuat penglihatan Eden kurang jelas. Dan yaa mobil nya menabrak bangunan tua dipinggir jalan.


Yora terus mengingat kan Eden untuk kabur dan mencari bantuan.


Namun Eden tak bisa meninggal kan Yora.


Air mata Eden mengalir melihat Tante nya berlari keatas bangunan tua memancing orang itu untuk datang mengejarnya. karena memakai sepatu dengan hak cukup tinggi kaki Yora sedikit terluka namun dia tetap berlari menuju tangga.


Eden menatap kelangit hujan masih begitu deras.


Dia melihat sebuah dron dan yaa tentu Eden tau dron itulah bahaya sebenarnya.


Eden berniat menyusul tantenya namun orang orang bersenjata sudah naik keatas dan Eden bersembunyi tak jauh dari mobil.


dan lagi mereka Ada ber 5 dan senjata iyu sekilas mengingatkan Eden dengan Benda emas yang ternyata itu adalah sebuah peluru emas. yang ada diatas meja disuatu tempat.


Dia juga mengingat huruf A yang tertulis ditembok tembok yang entah dimana.


Yora tak punya pilihan selain melawan.

__ADS_1


Dia bersiap digudang kosong itu berusaha menembak dan berlindung ditembok tembok bangunan. dia juga terus berlari.


Sesekali Yora ditembak namun masih mleset.


Tiba ahirnya ketika Yora telah sampai diatap gedung.


Dia melihat bawah gedung dan memperkirakan dia akan patah tulang jika meloncat dari atas gedung.


dengan terpaksa dia pun menyerah dan meletakkan kedua pistol nya dan menyerahkan diri.


Yora pun ditangkap. Mereka menyampaikan jika sekali Yora ber ulah mereka akan menembak kepala Yora dengan sotgan.


Dibawah hujan cukup deras Yora pun dibawa kabur dengan paksa.


saat menuruni gedung orang orang itu masih tak melihat Eden yang bersembunyi ketakutan.


iya tak sadar jika ponselnya yang canggih mengirimkan sinyal S.O.S. karena kerusakan mobil yang cukup parah.


Yora pun dibawa entah kemana.


Eden hanya bisa bersedih dan menangis dia takut dengan senjata api dan juga dia sangat takut dengan bunyi ledakan dari pistol.


Karena setiap Eden mendengar suara tembakan dia mendengar dirinya sendiri tertawa dengan licik.


Pikiran nya tak karuan kebingungan dan kehilangan arah.


Dia hanya bisa menyesal. Dadanya mulai sesak dia tak bisa melakukan apapun dia Berjalan pergi dari sana dengan harapan menemui seseorang.


Ditubuh Eden terdapat beberapa lecet dan memar.


dia berjalan tanpa alas kaki. Dia terombang ambing oleh ingatan nya yang tak sepenuhnya iya ingat.


Dia mulai bertanya tanya apa yang terjadi saat iya masih kecil?.


Dia juga bingung seperti apa masalalu nya. Dia berusaha mengingat namun tak bisa dia ingat.


Saat Eden berjalan diantara hujan deras dia menginjak sesuatu yang membuat kalinya terluka.


Eden serasa kehilangan rasa sakit dengan raut sedih dia mencabut paper clip dan jelas paper klip yang semula bercampur darah Eden langsung bersih oleh air hujan.


Samar Samar ingatan nya sedikit kembali.


Namun kepalanya sangat pusing. Dia mendengar Kata yang terus membisiki nya.


"Hahaha...Dasar bodoh. menangis seperti pecundang!!." Itu adalah suara yang terus didengar Eden.


Eden terus begumam kalau dia tidaklah lemah sama sekali.


Dia juga terus menengaskan kalau dia bisa menyelamatkan tante nya secepatnya.


Suara itu terus terdengar jelas.


"Eden lemah yang kuat hanyalah Aiden."Itulah ucap terahir yang iya dengar sebelum pingsan ditengah hujan lebat dipinggiran jalan.


#Paman Haza


Paman Haza yang sudah mendapatkan sinyal sos ternyata sedang mandi kalau itu.


#Yora


Yora dibawa kesebuah hotel yang cukup mewah. Dia disekap disana.


Dia didorong dengan kasar memasuki kamar mewah dan dilepaskan ikatan yang mengikuti tangannya.


Memori tentang masa lalu Yora teringat iya ingat seberapa kejam orang orang memperlakukannya dengan kasar dikamar hotel berbintang.


Wajah Yora sedikit ketakutan namun dia berusaha keras melawan rasa takut nya.


dia melangkah dan melihat kearah jendela dia melihat tempat itu dan tau dia ada dimana.

__ADS_1


#Eden terbangun


Eden membuka matanya dia ada disebuah ruangan dengan cahaya redup.


Eden dikejutkan dengan robot kecil disamping nya Yang langsung berlari.


"Tuan. dia sadar!" Ucap robot itu sembari memanggil seseorang.


Dari balik kegelapan muncul Han jaemin.


Eden mengenali han jaemin.


"Apa kau yang menyelamatkan ku." Tanya Eden dengan ramah.


"menurutmu siapa orang selain aku yang mau membopongmu sampai kemari hah." Jawab han jaemin dengan ketus.


Han jaemin membawa segelas air hangat.


"Kenapa kamu sesantuy itu tidur di antara hujan deras." Ucap Han jaemin sambil menyeruput minuman hangat nya.


"Ahh itu aku pingsan karena pusing." Ucap Eden dengan polos.


Eden melihat baju nya sudah diganti. Tentu Eden sedikit kaget.


Han jaemin menatap dengan tatapan meremehkan.


"Kenapa?!. Tenang saja aku sama sekali ngak tertarik dengan pedangmu ko." Ucap han jaemin dengan santai nya.


Hujan belum berhenti.


"Emm Terimakasih. Tapi apa kau bisa membantu ku,." Tanya Eden ragu ragu.


"Dasar tidak tau terimakasih baru saja ditolong sudah minta tolong lagi." Ketus Han jaemin.


Eden pun menunduk dia merasa tak pantas meminta tolong pada siapapun karena dia memang lemah.


Han jaemin memandang iba Eden.


"Fyuhh...Baiklah karna kau terlihat begitu tak berdaya katakan apa yang bisa ku bantu." Ucap han jaemin sembari mengusap rambut nya.


Eden pun bersemangat.


"Begini seseorang bersenjata telah membawa tante ku!." Ucap Eden.


Mendengar kata tante dipikiran Han jaemin hanya memikirkan body tante seksi dengan payudara besar dan bokong yang kencang.


Tentu saja jiwa bobrok han jaemin yang bar bar tergugah.


"Baiklah katakan dulu apa tante mu bertubuh seksi?!." Tanya han jaemin kepada Eden.


Mendengar kata tubuh tante nya tentu Eden ingat jelas tubuh tante nya yang begitu indah.


"Iyah tentu saja tubuhnya bagus dan begitu nyaman." Ucap Eden dengan polos nya.


"Bagus!!" Ucap han jaemin makin semangat.


"Ikut aku." Ucap han jaemin yang langsung berdiri dan menuju lab nya.


Eden merasa tubuh nya sedikit aneh. Dia sedikit gatal namun dia menghiraukannya.


Han jaemin meperlihatkan beberapa komputer hebat miliknya.


Dia mengajak Eden untuk mencari identitas Yora yang kemudian akan membajak beberapa cctv kota untuk menemukan petanjuk.


Eden mengatakan nama tantenya adalah Han Yora.


Setelah mengecek identitas Han jaemin menemukan identitas Yora. dia makin bersemangat ketika tau Yora singel dan masih sangat cantik. Bukan hanya itu han jaemin juga tau Yora Seorang yang cukup banyak uang.


Jika tidak mendapatkan tubuh nya setidaknya dia bisa dapat uangnya itulah hal yang dipikirkan han jaemin yang cukup mata duitan dan sangean.....

__ADS_1


#Han Yora



__ADS_2