Sugar Baby

Sugar Baby
Episode 54


__ADS_3

Eden melangkah keluar para maid dan penjaga berbaris dengan rapih dan memberi salam seketika Eden datang.


Eden dengan penuh kharisma pun masuk mobil begitu pula dengan Yora.


#Dalam mobil


"Tante kita mau kemana." Tanya Eden yang tak tau mau kemana seketika itu kharisma Eden berubah menjadi begitu lugu dan imut.


Yora tersenyum kecil lalu mengacak rambut Eden.


"Kita kesalon rapihkan rambut mu." Gumam Yora pada Eden.


Mata Eden melirik kerambutnya yang memang cukup berantakan.


"Jadi orang kaya benar benar merepotkan." Ucap Eden sambil menghembuskan nafas sambil berpaling dan menyangga wajahnya.


Supir pun ikut tertawa kecil mendengarkan ocehan Eden.


Tak disangka saat Eden menatap pingiran jalan iya melihat Hyun-Jae yang duduk dihalte bus membawa beberapa koper besar.


Kebetulan saat itu mobil berhenti karena lampu merah.


Eden tak bisa menghentikan kehendak tantenya namun karena dia melihat Yora dengan raut sayup dan putus asa Eden hanya melihat sekitar dia juga merogoh ponselnya untuk menandai map pada tempat itu.


Yora menyadari Eden menandai tempat itu pada maps diponsel canggihnya.


"Nanti mau kesini lagi??." Tanya yora dengan nada datar.


"Ah bukan apa apa tante." Ucap Eden yang langsung mematikan ponselnya lalu menaruhnya disaku jas nya.


Yora menatap tajam pada Eden, Sedangkan Eden berusaha berpaling dari tatapan Yora yang seolah mencari tau apa yang disembunyikan Eden melalui tatapannya.


Mobil melesat cukup cepat.

__ADS_1


"Baiklah aku tidak akan mengorek nya lagi sampai kamu bicara jujur." Ucap Yora yang langsung memalingkan tatapan nya kedepan.


Eden yang begitu polos benar benar tertipu oleh Yora dia merasa tante nya kecewa karena Eden menyembunyikan sesuatu.


"Emm...Eden ingin kuliah!." Seru Eden karena yaa dia memang ingin berangkat kuliah.


Hal itu tentu saja menusuk hati nurani Yora. dia mengilustrasikan dirinya merantai Eden dengan kejam dan meminta nya menuruti permintaannya.


Mobil sudah sampai diparkiran terbuka. Supir membukakan pintu Yora dan Eden keluar tapi Eden memasang raut biasa.


Yora melihat kekecewaan samar Samar dari mata Eden.


Yora dan Eden masuk.


Seorang pegawai salon mewah itu tau kalau Eden adalah tamu VIP.


Dia segera menyambutnya dengan ramah dan mengantar Yora dan Eden menuju ruang styling dan juga Treatment.


"Styling dia secasual mungkin." Ucap Yora.


Mendengar itu Eden langsung menatap Tantenya.


"Kasual?. Bukannya harus formal tante." Ucap Eden yang terheran heran.


"Tadi kau bilang mau kuliah. Tapi sayang surat Dipensassinya sudah dikirim ke Universitas mu. Jadi bersenang senang lah hari ini diluar." Ucap Yora dengan nada datar.


Mendengar itu Eden pun jadi bergembira dia berusaha memeluk Yora tapi jari telunjuk Yora menahan kening Eden dengan tatapan yang begitu dingin.


"Memelukku ditempat seperti ini aku bisa mencekik mu dengan kasar lho..." Ucap Yora dengan tatapan iblis nya.


Tentu Eden menciut melihat raut tante nya yang begitu mengerikan.


Tapi dia tidak kehabisan akal Eden meraih salah satu tangan Eden dan mencium nya.

__ADS_1


Bagi Yora itu terlihat seperti adegan disebuah komik romantis yang sering iya baca.


"Terimakasih tante." Ucap Eden sedetik setalah mencium tangan Yora.


Namun Yora mampu menyimpan rapat raut tersanjungnya.


"Tuan muda Eden mari ikut saya melakukan Treatment." Ucap Seorang pegawai yang tiba tiba muncul.


Eden mengangguk.


"Jaga dirimu baik baik. Aku menaruh obatmu dimeja." Ucap Yora yang berbalik badan.


"Lho tante mau kemana?!" Tanya Eden yang penasaran karna dia kira akan styling dan Treatment dengan tante nya.


"Aku harus mengurus perusahaan mu." Ucap Yora dengan raut serius lalu pergi.


"Hati hati dijalan tante." Ucap Eden pada tante nya yang mulai meninggal kan tempat itu.


"Aku menyayangimu!." Seru Eden yang begitu senang.


Yora sebenarnya mendengar teriakan Eden yang terahir dia tersipu dan tersenyum kecil.


"Dasar anak nakal." Ucap nya dengan suara kecil.


Yora pun kembali kemobil.


Supir pribadi itu langsung bergegas membukakan pintu mobil.


"Anu nona dimana tuan muda Eden?." Tanya supir itu.


"Dia akan dijemput Haza nanti." Ucap Yora dengan nada datar.


Tak disangkka Seorang laki laki dengan jaket hitam dan masker hitam mengamati Yora dari jauh dengan sebuah drone yang disisipkan kamera......

__ADS_1


__ADS_2