
Eden menjalani beberapa Treatment mewah dengan pelayan terbaik.
Selang beberapa jam dia pun keluar dengan wajah yang cerah dan segar.
Dia tersenyum kecil melihat wajahnya sendiri yang baginya cukup tampan.
Semua pegawai juga sesekali berdecak kagum. Eden ditawari untuk skin care dulu sebelum memilih fasion casual nya.
Eden berfikir itu bukan hal besar toh wajahnya memang perlu skin care.
Eden pun memulai dari step skin care terbaik dengan harga yang ngak murah yaa.
Disini Yora telah memesan dan membayar yaa jadi Eden hanya tinggal menikmati saja.
Eden duduk didepan kaca rias yang cukup mewah tersedia beberapa kotak berisi aksesoris yang lumayan berkilauan.
"Apa tuan ingin memakainya?. Itu adalah beberapa anting terbaik yang milik kami. Banyak idol dari beberapa Entertaitment yang biasa menyewa nya karena harga nya cukup mahal tapi kami juga menyedihkan yang baru dengan berbagai model." Ucap pegawai yang sedang memakaikan skin care wajah dengan kapas.
"Tidak. Aku kurang suka yang dengan barang mewah yang mencolok." Ucap Eden dengan nada datar.
"Ah, begitu rupanya. Mungkin anda bisa mencoba beberapa fasion wah dengan harga mewah namun punya look yang sederhana." Terang si pegawai.
Eden hanya mengangguk.
"Sudah selesai. Apa anda mau lip menggunakan lip tint?. Sekarang banyak laki laki yang datang untuk mencoba beberapa lip tint. Itu akan membuat kesan wajah manis dan lebih segar." Terang pegawai itu lagi.
Eden meng iyakan dan yaa bibir nya makin cantik dengan hidung yang tegas dan mata lebar yang cukup sayup Eden begitu sempurna.
Sekarang dia menuju ruang ganti. semua menyiapkan beberapa stel baju yang begitu casual tentu dengan kualitas terbaik Eden mulai mencoba beberapa namun dia kurang suka.
__ADS_1
#set baju ke 5
Itu jadi set terahir yang iya kenakan karena sebelumnya dia memakai pakaian yang lumayan ribet.
"Wah tuan anda benar benar sangat menawan mengunakan baju apapun." Ucap pegawai memuji.
"Apa tuan muda sudah selesai." Ucap seseorang laki laki yang baru masuk ruangan.
"Jay!. Apa kau datang menjemputku." Tanya Eden yang langsung menghampiri paman Haza itu.
"Iya betul." Ucap paman Haza dengan bahasa formal.
"Hehe pas sekali." Ucap Eden dengan raut licik nya.
"Nona bisakah kau berikan baju casual juga untuknya.
Hal ini Eden lakukan karena mulai kurang suka melihat paman Haza mengenakan baju formal seperti jas sepatu kantor arloji hitam dan tatanan rambut yang rapih.
"Tapi Tuan muda saya datang sebagai Paman Haza bukan teman mu Jay." Ucap paman Haza yang sedikit enggan.
"Wajahmu jelek dengan baju itu paman." Ucap Eden sembari mendorong pamannya agar mau.
Setelah berusaha payah ahirnya paman Haza mau Eden menunggu diruang tunggu dan dia meminum 3 butir obat.
Paman Haza selesai dengan baju yang pertema.
#Baju Jay
__ADS_1
Paman Haza benar benar keren bahkan Eden yang sebenarnya lebih tampan pun begitu terpukau.Matanya berbinar dan berkaca kaca. Tapi paman Haza malah berdecak risih mengenakan pakaian begitu.
Dia merasa aneh dengan sweter yang lebih panjang dari jaket denim nya.
"Wah wah Jay benar benar temanku paling keren." Seru Eden dengan penuh semangat.
"Tunggu aku harus ganti." Ucap paman Haza sedikit gagap karena dia risih.
"Tidak tidak. Aku pilih itu ini aku bayar." Ucap Eden yang dengan semangat memberikan Golden Card VIP.
Itu Adalah Golden rekening Yang cuman ada 3 diseluruh dunia. Dan itu satu satunya di soul.
Mata pegawai pun berbinar melihat card yang langka itu.
"Dan satu lagi kamu juga boleh ambil satu set baju yang kamu mau yaa." Ucap Eden dengan semangat.
"Anu tuan tapi saya tidak." Ucap pegawai yang terputus.
"Mau atau tidak." Ucap Eden dengan raut yang picik.
itu membuat pegawai jadi segera menjawab iya.
Eden telah selesai dia pun memasukkan obat ke tas yang iya bawa.
Tak lupa iya membeli kacamata dan dan masker.
"Eden ini benar benar keterlaluan." Ucap paman Haza
__ADS_1
"Kau cocok begitu. lagi pula kan jadi orang akan segan menganggu ku jika kamu pakai baju begini." Ucap Eden.
Paman Haza menghela nafas dan dia pun melaju menuju rumah sakit karena Eden mau berkonsutan pada doker Lea...