Sugar Baby

Sugar Baby
Spesial Come Back.


__ADS_3

#Eden.


Eden mendapatkan kabar penerbangan Yora dari sebuah kota yang cukup jauh dari Seoul.


Iyah mendapati Yora pergi ke Republika Ceko, Jerman.


Eden memerintahkan beberapa peretas handal untuk mendapatkan titik tempat Yora berada. Eden tergesa-gesa ingin segera menjemput Yora.


Peretas meminta waktu untuk mendapat informasi ponsel Yora Karna untuk keamanan ponsel sekarang yang cukup canggih sangat sulit melacak ponsel tanpa ijin pemerintah pusat.


Eden dengan amarah yang iya tahan iya memberi waktu 3 jam namun Eden bergegas pergi ke bandara menuju Ceko.


Belum sempat dia datang ke bandara didepan rumah iya kedatangan Hyun jae.


Hyun jae datang pada Eden mengajukan pekerjaan untuk nya hari ini.


Tapi dengan lugu nya Eden mengajak Hyun jae ikut bersamanya saking terburu buru nya Eden.


Didalam mobil Hyun jae bercerita tentang ayahnya yang menolak kenaikan pangkat Karna tau itu adalah perintah Eden.


Hyun jae tak tau lagi bagaimana bisa membuat ayahnya sadar bahwa memanfaatkan keberuntungan itu cukup bagus.


Sejenak Eden tenang melihat Hyun jae yang baik baik saja.


Hyun jae kebingungan setelah sampai di bandara.


"Kita mau kemana sih?. Sekarang apa pekerjaan ku??." Ucap Hyun jae bingung.


"Tour Guide." Ucap Eden singkat.


"Hah?. Tour guide, tapi aku kan..." Ucap Hyun jae terputus.


Eden menarik tangan Hyun jae menuju pesawat pribadinya.


"Sudah lakukan saja kerja sambilan ini ku bayar 5 kali lipat." Ucap Eden yang cukup bersemangat karena akan menemui tantenya.


Mata Hyun jae berkaca mendengar 5 kali lipat.


Pesawatnya lebih mirip rumah minimalis dengan desain bintang 5.


Hyun jae duduk disofa empuk yang ada didalam pesawat dia sama sekali tidak merasa ada didalam pesawat Karna ada banyak peralatan elektronik tertata rapih.


Mata Yora masih terpukau.


"Butuh waktu sekitar 9 jam untuk sampai ke Jerman jadi bagaimana jika kau istirahat dulu." Ucap Eden pada Yora.


"Mana mungkin aku menyia- nyiakan momen langka seperti ini." Ucap Hyun jae bersemangat.


"Apa aku boleh ambil foto??." Ucap Hyun jae ragu ragu.


Eden tersenyum.


"Yah lakukan sesukamu nona tour guide." Ucap Eden sembari duduk disofa mewah.


Eden juga memesan minuman dan di dessert.


Hyun jae melihat pramugari yang begitu cantik kakinya panjang dan sangat mulus. matanya abu abu dengan rambut pirang.


Membawa nampan berisi dessert dan minuman dengan sangat anggun.


Ini benar benar seperti surga untuk Hyun jae.

__ADS_1


Bahkan sang pramugari tak menghiraukan Hyun jae yang begitu asyik berfoto.


Eden tersenyum melihat Hyun jae yang begitu gembira sesekali melihat Hyun jae berfoto imut.


Mata Eden dan Hyun jae bertatapan. Hyun jae malu karna terlihat norak yah tapi memang begitu adanya.


"Apa boleh di upload di Insta( akun sosial media)." ucap Hyun jae malu malu.


Eden hanya mengangguk sembari tersenyum kecil.


Eden terdiam sejenak.


"Mau foto bersama??." Ucap Eden yang ingin ikut juga.


Hyun jae terkejut.


"eh, apa tidak papa konglomerat seperti mu tidak masalah mengunggah foto ke sosial media??." Ucap Hyun jae dengan penasaran.


"Entahlah tapi memang keluarga ku jarang mengambil gambar." Ucap Eden sembari mengingat.


"Kalau begitu jangan nanti malah jadi masalah." Ucap Hyun jae.


Eden terdiam dia menarik ponsel nya lalu selfie menghadap ke Hyun jae.


Hasil jepretan nya nya memang bagus di muka Eden namun muka Hyun jae yang kaget begitu lucu.


Eden tertawa.


"heh cepat hapus fotonya!. Muka ku jelek banget." Ucap Hyun jae merengek.


"Hehe ternyata seru juga selfie aku baru tau kegunaan lain kamera seasyik ini." Ucap Eden tertawa lepas.


Hyun panik melihat hasil nya.


Yah Eden yang tertawa sambil memegangi perut wajah tertawa nya begitu tampan.


Karna Hyun jae emosi Iyah terus mengambil gambar tanpa melihat arah dan posisi.


Tapi hasilnya tetap bagus dari segala sisi.


"fyuh sejak kapan kamera ponsel ku sejernih ini. Dasar kamera saja tau mana produk mahal mana produk murah." Ucap Hyun jae kesal.


Eden berhenti tertawa, ponselnya berdering.


Eden menghentikan tawa lalu kembali fokus itu adalah alamat yang sudah diterima Eden.


#Republika Ceko, Jerman.


Hyun jae turun dari mobil didepan rumah seseorang.


Langit sore hari yang masih cukup terik. angin berhembus cukup kencang.


Eden tiba depan rumah kayu dia menoleh melihat ada pohon ceri yang berbuah disekitar rumah dan ada seorang perempuan duduk diatas tikar dibawah pohon ceri yang rindang.


Tepat didepan si perempuan terdapat anak laki laki yang berlari menangkap serangga.


Perempuan itu adalah Yora orang yang Eden cari hari lalu.


Tanpa sadar Eden berlari memeluk Tante nya.


Hyun jae terpaku.

__ADS_1


"Sampai ke Jerman hanya untuk Tante Tante itu???." Pikir Yora dalam hatinya.


Hyun jae berjalan mengikuti Eden.


Yora nampak membatu dan membeku sesaat.


Anak kecil yang berlarian itu pun menoleh.


Yora langsung berdiri wajahnya cukup marah.


"Apa kau gila??!." Ucap Yora sambil melepaskan pelukan Eden.


"Hei Tante mulutmu kasar sekali ya." Ucap Hyun jae.


"Lihat lah konglomerat satu ini datang jauh jauh mencarimu. Cih bisa bisa nya ucapan kasar yang keluar pertama kali." Ucap Hyun jae.


"Maaf Eden terlalu khawatir Tante." Ucap Eden sembari meraih tangan Yora.


Namun Yora menolaknya.


Anak kecil itu ada dibelakang Yora yang berdiri.


"Tante siapa anak kecil lucu itu. Apa itu saudara Tante?." Ucap Eden yang gemas.


Yora masih diam matanya terlihat tak fokus ke Eden.


"Pulanglah." Ucap Yora lirih.


"Apah aku baru saja sampai mari berlibur bersama Tante." Ucap Eden sambil berusaha mendekati anak kecil itu.


"Kubilang pulanglah!!!." Seru Yora membuat Eden sedikit terkejut.


Hyun jae melihat tingkah Tante Yora dengan geram.


"Tapi Tante,,." Ucap Eden lirih karena kecewa matanya pun berkaca.


"Hei sedang apa ayo pergi dia mengusir kita." Ucap Hyun jae sembari menarik Eden.


"Tidak." Ucap Eden menolak paksaan Hyun jae.


"Ada apa Tante apa Eden melakukan kesalahan?. Katakan Tante, Eden hanya khawatir." Ucap Eden dengan raut wajah sedihnya.


"Tapi kulihat anak itu mirip Tante mu ya Eden." Ucap Hyun jae spontan.


"Yah dia putra ku." Ucap Yora mantap.


Hyun jae terkejut.


Eden juga sedikit terkejut.


"Maaf sebelumnya Eden Tante tidak bisa mengatakan nya." Ucap Yora sambil menunduk.


"Tante tidak berniat mempermainkan mu, sungguh." Ucap Yora .


Eden terdiam.


Hyun jae menarik Eden kembali ke mobil.


Yora melihat kepergian Eden lalu menoleh ke putra nya yang lucu dia terduduk sembari menangis.


Lalu Yora memeluk putranya sembari menangis.

__ADS_1


__ADS_2