
Yora pun mengantar Eden pulang.
Eden turun dari mobil mewah tantenya.
"Tante nanti malam tidur dikamarku lagi tidak?". Ucap Eden dengan tatapan polos nya.
Yora mendengar itu Yora jadi menggigit bibir bawahnya dengan raut yang berusaha sedatar mungkin karena ada banyak pengawal yang menyambut Eden.
Samar-Samar Haza mendengar perhatian Eden.
"Ahh,,sudahlah aku pergi dulu.." Ucap Yora sembari menutup kaca mobil dan pergi.
Eden membalikkan badan dan melangkah santai penuh wibawa dan sesekali menoleh ke pengawal didepan pintu utama rumah.
Haza membuntuti dibelakang Eden.
"Tuan muda,,". Tanya Paman Haza pada Eden dengan sopan sambil sedikit menunduk.
Eden pun menoleh.
"Iya ada apa?". Ucap Eden dengan nada datar.
"Besok tuan muda harus berangkat sekolah di Universitas yang sudah ditentukna nona Yora". Ucap paman Haza sambil menunduk kan kepala.
"Baiklah,,siapkan pakaian yang harus aku pakai besok dan letakkan dibangku kamarku aku akan memakainya". Ucap Eden lalu melanggar menuju kamarnya dan paman Haza berhenti mengikuti Eden.
__ADS_1
Raut paman Haza sedikit masam karena iya masih belum berani bersimpatik dengan Eden. Matanya terus menatap tuan muda Eden yang melangkah menusuri tangga.
#Malam.
Yora baru saja menyelesaikan pekerjaanya dia pun beranjak dan meluruskan badan karena lelah. Tangan Yora meraih kopi cup dimejanya yang sudah mulai dingin.
Dia memakai coat coklat muda yang iya bawa dan meninggalkan ruangan.
Suasana kantor telah sepi dan sedikit mencekam hawa dingin menambah kesunyian kantor.
Sebenarnya Yora tak harus bekerja sekeras ini namun dia memilih untuk mengerjakan tugas penuh hari ini. Rasa lelah membuat Yora menghiraukan lorong lorong yang sepi dan terus berjalan.
Yora telah sampai diparkiran terlihat masih ada beberapa mobil yang parkir dari kejauhan terlihat sebuah mobil biasa yang asing parkir tak jauh dari tempat mobil Yora.
Tanpa sadar ternyata mobil Yora diikuti mobil aneh tadi.
Seorang laki laki bertato salib dengan jaket hitam pekat. Laki - laki itu memakai topi hitam dan terus menatap gerak gerik Yora mobilnya parkir disebrang jalan didepan perumahan yang cukup mewah yaa,, itu adalah rumah Yora.
Yora langsung masuk rumah dan berjalan kekamar rambut bergelombang nya sudah mulai acak acakan tak karuan badannya pun sedikit berbau keringat jadi Yora memutuskan untuk mandi.
#Rumah jj
Kyu Ri sedang duduk disofa sambil memakai beberapa camilan dimeja sambil memeluk bantal coklat yang cukup besar.
Jj baru saja keluar dari ruangan Olahraga dia mengunakan kaos putih dengan lengan pendek sedikit biru dan ada handuk dileher Jj
__ADS_1
Jj berjalan sambil sesekali mengelap keringat dengan handuk kecil dilehernya.
"Udah kaya malaikat maut ajah kakak". Ucap Kyu Ri sambil memakan beberapa camilan dan melirik sinis ke kakaknya.
Jj tak merespon.
"Woi kak!! apaan sihh cuek bgt sama adek sendiri". Ucap Kyu Ri dengan wajah kesal dan berlari menuju kakaknya.
Jj pun terpaksa menoleh.
"Apa?". Ucap Jj dengan raut datar.
"Belanja dong". Ucap Kyu Ri memohon.
" Ada tas keluaran terbaru,,limit lagihh cuma buat 20 stok barang kak,,,pliss". lanjut Kyu Ri sambil memegangi lengan kakaknya.
Jj menatap Kyu Ri lalu menoleh tak peduli.
"Uang jajan yang kemaren udah abis, padahal card credit nya ngak sedikit.. Udah deh lain kali ajah belinya kalo kakak udah makin kaya".
Ucap Jj yang masuk kamar.
Kyu Ri yang kesal pun kembali kesofa.
"Ahh nyebelin banget padahal udah kaya masih ajah bilang belum kaya dasar mata duitan". Gerutu Kyu Ri sambil duduk ke sofa dan melanjutkan nonton tv.
__ADS_1