Sugar Baby

Sugar Baby
EPISODE 68


__ADS_3

Yora menggigit jari karena bingung.


Eden terus tersungkur sembari beberapa kali bertingkah aneh.


"Tante." Ucap Eden dengan lembut. Dari matanya terisyaratkan kesedihan yang mendalam.


Mata Yora melebar.


"Eden?." Ucap Yora dengan nada masih tak percaya.


Yora langsung ikut duduk dilantai membangunkan tubuh Eden yang tersungkur dilantai.


Yora memeluk Eden erat erat.


"Maaf." Ucap Eden sekali lagi dengan lembut dipelukkan Yora.


Yora paham betul dengan nada lembut suara Eden yang samar Samar terdengar manja.


Yora teisak.


"Kenapa!. kenapa kau minta maaf seperti orang bodoh.!. Coba saja permainkan dirimu sendiri sampai kau benar benar gila!!." Teriak Yora sembari menangis.


Terlihat Eden juga menangis. Air matanya jatuh diantara kedua pipinya.


"Tante baik baik saja?." Tanya Eden dengan suara begitu pelan. Dia seakan menahan beban berat.


Yora mengangguk sambil tetap memeluk Eden.


"Maafkan Eden." Ucap Eden lagi sembari menetes kan air mata.


"Aku tidak tau apa yang terjadi tapi tetap lah menjadi bayiku." Rengek Yora.


Bibir Eden mulai tersenyum picik.


"yang kuat akan selalu menang." Ucap Eden dengan nada rendah namun penuh arti tajam.

__ADS_1


Yora melepaskan pelukan nya.


"Toh jahat macam apa kamu ini hah!." Ucap Yora.


"Lucu sekali aku adalah Eden. Sepenuhnya Eden." Ucap Eden dengan nada piciknya.


Yora terdiam. Dia bisa gila memikirkan Eden yang membuat nya depresi.


"Nona kau sangat menarik." Ucap Eden dengan picik.


Yora menepuk pipinya.


" Seperti nya mimpi ku malam ini cukup panjang. Aku harus segera bangun." Ucap Yora yang memejamkan mata lalu menepuk pipinya keras keras.


Melihat itu Eden tersenyum kecil lalu mencium bibir Yora.


Yora sedikit ragu dan tak percaya namun karna bukan yang pertama kalinya dia pun menerima ciuman manis ditengah kebingungannya.


Eden sedikit agresif.


Eden berhenti dan menarik nafas.


Hembusan nafasnya benar benar terasa menyentuh kulit wajah Eden.


#Astaghfirullah belum pada mandi ajim😂.#


"Apa kau Eden." Ucap Yora pelan.


Eden menatap Yora dengan tatapan cukup lembut.


"Tentu saja." Ucap Eden lantas iya melanjutkan aksinya.


#Eden:Author silahkan keluar ruangan😏#


#Author: waktu dan tempat dipersilahkan tuan muda Eden."#

__ADS_1


Waktu berlalu begitu panas dilantai dingin yang menambah suasana.


Eden segera mandi.


Yora pun terun menuju kamarnya dengan raut wajah yang cukup bahagia. Rasanya Eden kali ini memperlakukannya selayaknya orang dewasa.


Tak ada raut polos tak paham yang pernah iya lihat.


Hal itu tentu membuat Yora dilema.


Yora pun mandi dengan raut yang tersipu. Memakainya baju elegan berwarna strobery milk dan rok cream bercorak bunga kecil.


Hari ini iya mengikat rambut nya yang cukup panjang.


seperti biasa skincare pagi iya oleskan dan tak lupa memakai liptint peach yang begitu natural.


Dia siap menjalani hari dan melupakan kejadian kemaren.


Dia keluar kamar dengan ceria dan melihat Eden sudah ada di meja makan dengan jas rapih ala Presdir galak dibeberapa drama yang pernah Yora tonton.


Yora berusaha menutupi rasa senang nya.


Dia melangkah seolah akan ikut makan.


Eden melirik ke leher Yora yang hari ini terlihat jelas.


Yora duduk dan memakan sebuah apel dimeja makan.


Eden berhenti makan dan meletakkan sendok makannya.


Seperti nya Eden juga agak malu tentang hal tadi pagi namun dia berusaha keras menyembunyikan nya.


"Mau makan sesuatu?." Ucap Eden dengan nada ragu ragu setengah malu malu.


"Emmm...tidak mau." Ucap Yora sembari menggigit apel merahnya.

__ADS_1


Eden mengangguk kecil dan melanjutkan makannya sesekali menatap kearah Yora....


__ADS_2