Sugar Baby

Sugar Baby
Eps 21


__ADS_3

"Yaa ampun mulus bgt sihh". Ucap Seorang siswa perempuan.


"Apaan sihh biasa ajah tuh, Dasar cewe liat yang ganteng dikit dilebih lebihin". Balas Seorang laki laki.


"Eden kau bisa perkenalkan diri pada yang lain". Ucap dosen kepada Eden.


Jantung Eden mulai berdegup semakin kencang namun isa berusaha menahannya.


Eden sungguh tak kuasa menahan degupan jantung nya dan nafasnya mulai terganggu.


Eden menatap bu dosen itu dan langsung melangkah duduk dibanggu belakang.


"Ahh,,,yaa sudah kalau begitu kita mulai belajar". Ucap dosen yang sedikit terkejut karena Eden tak mengucap apapun.


Beberapa siswa perempuan masih melirik ke Eden.


Eden yang nafasnya mulai terasa sesak pun menundukkan kepalanya diantara meja.


Dosen melihat Eden yang menundukkan kepala dimeja.


"kamu baik baik saja Eden?". Tanya dosen.


Eden pun mengangkat kepala dan menjawab bahwa dia baik baik saja.


Pelajaran pun bermulai Eden berusaha untuk terlihat baik baik saja padahal jantung nya berdegup cukup keras sesekali keringat menetes dari sela sela rambut nya.


"Ahh siall,,jantungku rasanya mau meledak". Ucap Eden dalam hatinya.


Eden sama sekali tidak bisa fokus belajar. Dia terus memikirkan bagaimana cara minum obat penenang dari dokter lea.

__ADS_1


salah satu murid laki laki samping kanannya melirik ke Eden dan melihat Eden yang dahinya terdapat keringat.


"Padahal udaranya cukup dingin..ganteng ko aneh".Bisik laki laki itu lalu menyimak dosen kembali.


#Yora.


Yora telah ada didepan rumah Eden.


"Dimana Eden?". Tanya yora pada salah satu pelayan.


"Tuan muda Eden sudah berangkat kuliah nona". Ucap pelayan sambil menunduk.


Mendengar itu Yora menjadi khawatir dan langsung melangkah dan mengonoh saku mencari ponselnya. Dengan cepat iya menelfon seseorang.


"Kemarin apa kau mendaftakan Eden di Universitas yang sangat umum?!". Tanya yora dengan nada cukup keras karena khawatir.


"Kirimkan aku alamatnya. Sekarang juga!..sial makin rued ajah". Ucap Yora sembari menutup telfon.


Pesan pun telah masuk Yora pun langsung melangkah menuju mobil nya yang terpikir didepan rumah Eden.


"Sial.. kalau saja aq seumuran dengan Eden,, aku bisa jagain dia dikampus. Aduhh kenapa tiba tiba jadi menolak tua sihh". Gerutu Yora sambil menyetir.


Tanpa sadar Yora masih di ikuti mobil yang semalam.


Mobil itu melaju dengan kecepatan sedang dibelakang mobil Yora.


Yora tanpa pikir panjang langsung masuk karena kebetulan penjagaan tidak terlalu ketat.


Eden masih duduk dan menahan degup jantung dan berusaha keras menyetabilkan nafasnya.

__ADS_1


Ahirnya bell istirahat pun berbunyi siswa perempuan mulai mengerumuni Eden.


"Hei,,Aku Yee min,,salam kenal". Ucap Yee min gadis yang berambut pendek.


"ehh aku kaya pernah liat dia lohh". Ucap salah Seorang siswa lain.


Jantung Eden benar benar hampir meledek nafasnya benar benar sesak sampai rasanya seperti tercekik.


Eden pun segera beranjak dan berlari berusaha mencari tempat sunyi. Beberapa perempuan mengikutinya namun karena kaki Eden yang cukup panjang untuk melangkah semua perempuan tadi tertinggal.


Eden yang tak kuasa pun duduk disebuah lorong sepi. Nafasnya makin tak karuan Keringat bercucuran dari tubuhnya. Tubuhnya mulai lemas dan badannya tergeletak dilantai Eden tak tau lagi harus berbuat apa.


"To,,,tollongg.. sii,,siapapun...toollloongg..".suaranya Eden terputus putus.


Beruntung Seorang perempuan datang dan berlari.


"Hei,,kau baik baik saja,,,". Ucap perempuan itu sambil melihat kanan dan kiri berharap ada seseorang yang bisa membantu.


"Obat,,,". Ucap Eden dengan nada lemah.


"Apa,,kau bilang apa aku ngak dengar..siall ngak ada orang. Bertahan lah aku akan membawa mu ke uks". Ucap perempuan itu sambil berusaha membantu Eden berjalan.


Yora menjadi pusat perhatian.


"Dosen baru bukan sihh". Ucap segerombol siswa.


Yora tak mempedulikan ucapan semua orang dia hanya fokus mencari Eden. Melihat kampus yang cukup ramai Yora makin khawatir.


"Awas saja jika Eden sampai mati disini,, aku pastikan tempat ini hangus besok pagi!". Ucap sambil mengepalkan tangan mungilnya.....

__ADS_1


__ADS_2