
"kalau begitu aku pamit dulu ,nanti jika aku di cari mama bilang saja aku sudah berangkat " ucap Sean .
"ok kak . hati-hati ya" ucap Nesya tersenyum dan menutup lagi pintu kamar nya .
"hati ku kok jadi begini ? kenapa tiba-tiba aku merasa sedih ya" ucap Nesya yang mood nya berubah menjadi jelek .
tiba-tiba ponsel Nesya pun berbunyi disana tertera nama Xing lu .
"halo " ucap Nesya
"nes kamu dimana ? " ucap Xing lu terisak
"aku ada di rumah , kamu kenapa nangis ? " ucap Nesya yang khawatir dengan teman sebangku nya ini .
"bolehkah aku mengunjungi mu sekarang? nanti akan ku ceritakan" ucap Xing lu .
"ok tidak masalah . kamu tau rumah ghuzheng kan "ucap Nesya lagi .
"iya tau" ucap Xing lu .
"ok aku tunggu di depan rumah ya . kamu hati-hati " ucap Nesya lalu memutus telfon nya . kini Nesya melupakan sejenak rasa janggal nya saat di tinggal oleh Sean berpindah memikirkan Xing lu .
"kenapa Xing lu menangis ya ? tidak biasanya dia begitu" ucap Nesya dengan diri nya sendiri lalu berjalan turun untuk menunggu kedatangan Xing lu . lama Nesya menunggu Xing lu tetapi yang datang adalah nyonya Britney.
"sayang kenapa kamu ada di luar ? " ucap nyonya Britney pada Nesya .
"Nesya menunggu teman sekelas nesya ma . katanya dia mau main kesini . boleh kan ma?" ucap Nesya yang sedikit takut .
"tentu boleh sayang . mama senang kalau kamu bisa beradaptasi dan mendapatkan teman lebih cepat . ya sudah mama masuk dulu ya" ucap nyonya Britney dengan tersenyum .
"o iya ma ,kak Sean sudah berangkat ke los angeles malam ini ma " ucap Nesya lagi
"bukan nya besok keberangkatan nya ,kenapa jadi mendadak begini " ucap nyonya britney .
"kata kak Sean penerbangan nya di majukan ma" ucap Nesya
"mana mungkin . kamu di bohongi sama dia . mama tau dia mau berangkat cepat
supaya tidak di marahi mama soal perjodohan itu . awas saja nanti kalau pulang mama kasih hukuman dia" ucap nyonya britney.
"ma bukan nya Nesya ikut campur . tapi kak Sean kan sudah besar ,biarkan saja kak Sean memilih pendamping hidup nya sendiri " ucap Nesya .
"mama mau nya juga begitu . tapi Sean itu orang nya tertutup . mana mungkin dia mendapat pasangan kalau dia terus-menerus cuek begitu. tenang saja sayang ,lambat laun pasti Sean akan jatuh cinta dengan perempuan yang mama kenalkan " ucap nyonya Britney sambil mengelus pipi Nesya lalu melenggang pergi.setelah kepergian nyonya britney Nesya menunggu kedatangan Xing lu lagi .
"kok dia belum datang juga" ucap Nesya sambil melihat layar ponsel nya dan saat ingin menelfon Xing lu , tiba-tiba ada taxi yang berhenti tepat di halaman rumah nyonya britney itu . sang supir pun keluar dengan mengeluarkan koper kecil dan ada seorang perempuan yang keluar dari mobil itu . ya...itu Xing lu .
"Xing lu" ucap Nesya lalu menghampiri Xing lu di jalan setapak yang menuju rumah nyonya britney.
"Nesya" ucap Xing lu lalu memeluk Nesya .
"kamu kenapa kok nangis ? trus ini apa ? " ucap Nesya sambil menunjuk koper yang di bawa Xing lu .
__ADS_1
"aku kabur dari rumah" ucap Xing lu menahan tangisnya.
"kamu tenang dulu jangan nangis (memeluk Xing lu). ayo ke kamar ku " ucap Nesya mengajak Xing lu ke kamarnya. sesampai nya di kamar nesya , dia memencet bel yang terdapat di dinding untuk memanggil mbak Rani .
"sini kamu duduk dulu" ucap Nesya menyuruh Xing lu untuk santai di ranjang nya .
tok..tok..tok
"permisi non " ucap mbak Rani yang kini sudah melihat Nesya karena pintunya tidak tertutup.
"mbak tolong buatkan minum untuk teman ku ya" ucap Nesya tersenyum
"baik non" ucap mbak Rani lalu turun ke bawah lagi .
"coba kamu cerita sekarang. kamu kenapa bisa nangis sesenggukan seperti di telfon tadi ? " ucap Nesya
"orang tua ku bertengkar lagi nes . mereka sering bertengkar karena papa ku selingkuh " ucap Xing lu . Nesya pun kaget dengan ucapan Xing lu
"kenapa kamu bicara begitu memang nya kamu pernah mergokin papa kamu waktu selingkuh ? " ucap Nesya lembut
"sudah beberapa kali aku melihat papa membawa selingkuhan nya di kamar saat mama ku keluar" ucap Xing lu . lalu Nesya melihat bekas merah di pipi Xing lu dan di lehernya .
"sebentar , ini kamu kenapa ? " ucap Nesya sambil menyentuh bekas itu .
"jangan di sentuh ,sakit nes .aku di pukul dan di cekik papaku karena aku melabrak selingkuhan papa ku trus aku menjambak selingkuhan nya itu. dia ngadu sama papa ku trus aku jadi begini . awal mula pertengkaran mereka kali ini ,karena aku menjambak selingkuhan nya itu nes. padahal aku ingin membela mama ku . aku kasian dengan nya nes " ucap Xing lu menyeka air matanya
"kamu yang sabar ya Xing lu .kamu masih punya aku disini , jangan sedih ya" ucap Nesya memeluk Xing lu .
"permisi non , minumnya saya taruh sini ya " ucap mbak Rani meletakan minuman Nesya dan Xing lu
"makasih ya mbak" ucap Nesya ,lalu mbakrani pun pergi.
"ok sekarang apa yang bisa aku lakukan untuk membantu mu?" ucap Nesya melepas pelukan mereka.
"kamu tidak perlu melakukan apa-apa nes. aku hanya ingin menenangkan pikiran ku di sini boleh?" ucap Xing lu
"tentu boleh . kamu bisa disini sampai benar-benar tenang Xing lu . jangan sedih lagi ya , bagaimana kalau aku menghiburmu dengan lagu ? " ucap Nesya memegang tangan Xing lu.
"maksud mu kamu ingin bernyanyi untuk ku?" ucap Xing lu . Nesya pun menganggukan kepalanya sambil tersenyum .
"boleh " ucap Xing lu.
"kalau begitu ayo ikut aku turun untuk mengambil gitar " ucap Nesya yang turun dari ranjang . lalu Xing lu ikut turun dengan di gandeng oleh Nesya .
"kamu mau mengajak ku kemana sih nes " ucap Xing lu yang bingung dengan rumah megah itu. karena banyak jalan dan ruangan di rumah itu.
"taraaaaa" ucap Nesya membuka pintu studio milik ghuzheng.
"ini studio mu nes ?" ucap Xing lu
"bukan ini milik ghuzheng . tapi aku di beri kepercayaan bebas bisa masuk sini " ucap Nesya lalu mengambil gitar akustik .
__ADS_1
"ayo" ucap Nesya menggandeng Xing lu lagi untuk di ajak nya di taman belakang rumah yang ada kolam renang nya .
"kamu mau lagu apa ? " ucap Nesya menyetel gitar yang dia pegang.
"terserah kamu saja . aku tetap akan menikmati lagu nya" ucap Xing lu .
"ok dengarkan ini ya" ucap Nesya lalu mulai memetik gitar untuk nada intro nya.
#####
"kau langsung pulang atau mau mampir ? " ucap ghuzheng pada Mario saat akan turun dari mobil Mario .
"ini kesempatan ku untuk melihat Nesya" ucap Mario dalam hati .
"aku mampir dulu lah. tenggorokan ku haus " ucap Mario
" ok ,ayo turun" ucap ghuzheng lalu membuka pintu mobil . lalu saat mereka hendak memasuki ruang tamu , ghuzheng dan Mario mendengar ada seseorang yang sedang bernyanyi dengan suara merdu nan halus .
"itu suara siapa ? " ucap Mario sambil menunjuk arah dari suara indah itu .
"nesya" ucap ghuzheng lalu berjalan menuju taman belakang rumah nya dan benar disana ada Nesya yang bernyanyi dengan di temani Xing lu . Nesya belum sadar bahwa dia telah di perhatikan oleh 2 pangeran tampan yang berdiri di ambang pintu kaca itu . sampai akhirnya xing lu menepuk pundak Nesya untuk menyuruhnya menghadap ke depan .
"nes lihat itu , ada ghuzheng dan Mario" ucap Xing lu. Nesya pun mendongak dan kini Mario berjalan sambil bertepuk tangan untuk Nesya .
"suara mu bagus juga nes " ucap Mario dengan tersenyum .
"terimakasih Mario " ucap Nesya juga tersenyum .
"kau baru tau suara Nesya memang lah merdu " ucap ghuzheng pada mario dengan menepuk bahu nya sekali .
"nes selama aku tinggal , kamu tadi di rumah saja kan ?" ucap ghuzheng bertanya sambil tersenyum.
"mmmm, ya aku di rumah saja kok " ucap Nesya sedikit gugup karena berbohong.
"bagus . kamu memang penurut" ucap ghuzheng sambil mengelus kepala nesya dengan sayang.
"nes bolehkah aku mendengar satu lagu lagi ?tapi aku saja yang main gitarnya " ucap Mario .
"tentu" ucap Nesya . ghuzheng kini hanya melihat mereka bertiga yang asik bernyanyi bersama sedangkan dia duduk di meja depan Nesya . ghuzheng mulai teringat kejadian tadi sore ,dia terus melamun dan menatap Nesya "kamu membohongi ku lagi nes ,kenapa kamu tega ? kenapa kamu sangat nyaman saat bersama kak Sean . bukan kah aku lebih hangat daripada dia ?" ghuzheng terus bertanya-tanya dalam hatinya dan tiba-tiba....
"DOR!" ucap Xing lu mengageti ghuzheng .
"sudah selesai ? "ucap ghuzheng .
"kau melamun apa sampai-sampai tidak mendengarkan lagu Nesya" ucap Mario
"ah tidak. oh ya katanya kau haus . sebentar aku akan pergi mengambil minum untuk mu,x ucap ghuzheng untuk mengalihkan pembicaraan Mario .
๐๐permisi author mau ngomong nih ...
buat para pembaca karyaku yang pertama ,ke dua dan seterusnya please jangan langsung ngejudge (wah ini nyontek ya dari sebelah / udah pernah baca dari karya si ini ,dsb) . coba di baca eps-eps selanjut nya , alur cerita dan nama bisa saja sama tetapi pasti ada bedanya kok .kesamaan itu pun dari unsur ketidak sengajaan . aku juga pernah liat karya yang hampir mirip dengan karyaku malah karya itu aku baca , tapi aku gak ngasih koment negatif yang langsung ngejudge kayak di atas ke author nya padahal upload nya duluan aku . positif thingking aja ,bisa aja emang kebetulan kan . jadi tetap nikmati eps-eps yang aku up dengan senang hati ya ๐ . untuk yang mendukung karyaku dengan "like" dan berkomentar positif, aku ngucapin terimakasih karena like dan komen dari kalian sangat membangun untuk aku .
__ADS_1